Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.625.000
Beli Rp2.490.000
IHSG 5.896,134
LQ45 583,722
Srikehati 289,560
JII 342,327
USD/IDR 17.957

Ada Indikasi Korupsi di Balik Utang Krakatau Steel

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Selasa, 28 September 2021 | 15:31 WIB
Ada Indikasi Korupsi di Balik Utang Krakatau Steel
Ilustrasi - korupsi. ANTARA/Shutterstock/am.

Suara.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir blak-blakan soal utang-utang BUMN. Kali ini, ia berbicara soal utang PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS).

Ketua Pelaksana KPCPEN ini mengungkapkan, Krakatau Steel saat ini punya utang sebesar USD 2 Miliar. Salah satu penyebab utangnya, kata Erick, karena ada investasi proyek Blast Pernish senilai USD 850 juta yang saat ini masih mangkrak.

Erick Thohir pun mengindikasikan, utang tersebut menggunung karena ada praktik korupsi di tubuh Krakatau Steel.

"Pasfi ada indikasi korupsi kita akan kejar siapapun yang merugikan, karena ini bukan ingin menyalahkan tapi penegakan hukum  proses yang salah harus kita perbaiki," ujar Erick dalam Talkshow online, Selasa (28/9/2021).

Namun demikian, Erick melihat proses restrukturisasi utang Krakatau Steel berjalan dengan baik. Ia menyebut, ada langkah-lanngkah yang dijalankan Krakatau Steel agar bisa keluar dari jurang kerugian.

Pertama, Kementerian BUMN membuat sub holding untuk kawasan industri di Krakatau Steel. Hal ini agar bisnis Krakatau Steel terintegrasi mulai dari air, listrik, hingga lahan untuk investasi baru. 

Nantinya, lanjut Erick, sub holding itu akan melaksanakan penawaran saham perdanan atau Initial Public Offering (IPO) di bursa saham untuk mendapatkan pendanaan baru. 

"Kedua, bersama Posco kota nego yang tadinya saham minoritas kita ingin jadi paling nggak 50-50. Karena kemitraan dengan posco luar biasa,  terima kasih Posco kerja sama 6-7 tahun terakhir dan ini net income sangat positif," ucap dia.

Selain itu, tambah Erick, pihak juga mengharapkan industri agar bisa mengurangi penggunaan baja impor dan bisa menggunakan baja lokal yang dibuat di dalam negeri.

baca juga

"Kita juga efisiensi besar-besaran, terima kasih kepada direksi dan komisaris Krakatau Steel akhirnya dengan restrukturisasi utang perbaikan arus kas efisiensi ada project-project yang juga baik, akhirnya yang tadinya 8 tahun rugi terus-menerus sekarang bisa untung Rp 800 miliar," pungkas Erick.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nyaris Bangkrut, Jokowi Akui Senang Krakatau Steel Kembali Sehat

Nyaris Bangkrut, Jokowi Akui Senang Krakatau Steel Kembali Sehat

Bisnis | Selasa, 21 September 2021 | 12:07 WIB

Pabrik Baru Krakatau Steel Diresmikan, Presiden: Tekan Impor dan Hemat Rp29 Triliun

Pabrik Baru Krakatau Steel Diresmikan, Presiden: Tekan Impor dan Hemat Rp29 Triliun

Bisnis | Selasa, 21 September 2021 | 11:58 WIB

Resmikan Pabrik Baja Krakatau Steel, Jokowi: Hanya Ada Dua, di AS dan Indonesia

Resmikan Pabrik Baja Krakatau Steel, Jokowi: Hanya Ada Dua, di AS dan Indonesia

News | Selasa, 21 September 2021 | 11:44 WIB

Terkini

DEN: Rupiah Melemah saat Kepercayaan pada Pemerintah Tergerus

DEN: Rupiah Melemah saat Kepercayaan pada Pemerintah Tergerus

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 18:29 WIB

Investor Ritel Kini Bisa Punya Analis Saham Berbasis AI

Investor Ritel Kini Bisa Punya Analis Saham Berbasis AI

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 18:28 WIB

Putusan KPPU Denda 97 Pinjol Harus Batal, Dinilai Lampaui Kewenangan

Putusan KPPU Denda 97 Pinjol Harus Batal, Dinilai Lampaui Kewenangan

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 18:24 WIB

Cara Bahlil Turunkan Harga LNG, Semua Pihak Dipaksa Efisiensi

Cara Bahlil Turunkan Harga LNG, Semua Pihak Dipaksa Efisiensi

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 18:21 WIB

Kisah 11 Tahun TUKU, Gaet UMKM dan Petani Lokal hingga Hadapi Berbagai Tantangan

Kisah 11 Tahun TUKU, Gaet UMKM dan Petani Lokal hingga Hadapi Berbagai Tantangan

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 18:19 WIB

Harga Gas Industri Turun untuk Cegah PHK, Bahlil: Instruksi Presiden Prabowo

Harga Gas Industri Turun untuk Cegah PHK, Bahlil: Instruksi Presiden Prabowo

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 18:08 WIB

Mentan Mau Ekspor Beras ke Singapura, Meski Harga di Indonesia Terus Naik

Mentan Mau Ekspor Beras ke Singapura, Meski Harga di Indonesia Terus Naik

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 17:54 WIB

Program Pemerintah B50 Diyakini Tak Terhambat Pasokan CPO

Program Pemerintah B50 Diyakini Tak Terhambat Pasokan CPO

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 17:15 WIB

Investor Asing Terus Berhasrat Jual Saham, IHSG Melemah ke Level 5.820

Investor Asing Terus Berhasrat Jual Saham, IHSG Melemah ke Level 5.820

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 17:09 WIB

Purbaya Mulai Kaji Anggaran Pemerintah untuk Kebijakan Wajib Belajar 13 Tahun

Purbaya Mulai Kaji Anggaran Pemerintah untuk Kebijakan Wajib Belajar 13 Tahun

Bisnis | Senin, 29 Juni 2026 | 17:02 WIB

×