Harga Emas Dunia Terus Turun Dihantam Dolar AS

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 30 September 2021 | 07:10 WIB
Harga Emas Dunia Terus Turun Dihantam Dolar AS
Ilustrasi emas batang. [shutterstock]

Suara.com - Harga emas dunia kembali turun ke level terendahnya dalam tujuh minggu pada perdagangan Rabu, karena dolar menguat dan ekspektasi Federal Reserve dapat segera mulai mengurangi langkah-langkah dukungan ekonominya.

Mengutip CNBC, Kamis (30/9/2021) harga emas di pasar spot turun 0,7 persen menjadi USD1.722,50 per ounce, setelah mencapai level terendah sejak 10 Agustus di USD1.720,49 per ounce.

Sementara itu, emas berjangka Amerika Serikat ditutup melemah 0,8 persen menjadi USD1.722,9 per ounce.

Apresiasi dolar membatasi kenaikan emas, kata Jim Wyckoff, analis Kitco Metals, membuat logam kuning itu lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya.

"Pasar saham menjadi tidak stabil lagi, emas dapat melihat permintaan safe-haven yang lebih baik memasuki Oktober yang penuh gejolak secara historis," papar Wyckoff.

Dolar, "safe haven" alternatif, menguat ke level tertinggi satu tahun terhadap mata uang saingannya, meski kebuntuan di Washington atas plafon utang Amerika mengancam akan menjerumuskan pemerintah ke dalam penutupan (government shutdown).

"Jika pemerintah mulai ditutup, itu bisa mengangkat emas dan perak karena daya tarik safe-haven mereka," ujar Wyckoff.

Memberikan sedikit kelonggaran bagi emas, imbal hasil obligasi AS 10-tahun tertahan, meski bertahan di atas 1,5 persen level yang tidak terlihat sejak akhir Juni, masih menjadi tantangan bagi logam mulia.

Imbal hasil meningkat di tengah ekspektasi kenaikan suku bunga yang lebih cepat dari perkiraan oleh The Fed, yang dapat diterjemahkan menjadi lebih banyak kerugian bagi emas, kata analis FXTM , Lukman Otunuga, karena hal itu akan meningkatkan opportunity cost untuk menahan bullion yang tidak memberikan bunga.

baca juga

Presiden Bank Fed Philadelphia, Patrick Harker, mengatakan "akan segera waktunya untuk memulai secara perlahan dan metodis" pengurangan pembelian obligasi.

Logam lainnya, perak anjlok 4,3 persen menjadi USD21,47 per ounce, platinum merosot 2,3 persen menjadi USD944,88 per ounce. Paladium menyusut 1,4 persen menjadi USD1.850,00 per ounce.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Lagi Jadi Rp 913.000 per Gram

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Lagi Jadi Rp 913.000 per Gram

Bisnis | Rabu, 29 September 2021 | 08:58 WIB

Dolar dan Obligasi AS Perkasa, Kilau Emas Kian Redup

Dolar dan Obligasi AS Perkasa, Kilau Emas Kian Redup

Bisnis | Rabu, 29 September 2021 | 08:00 WIB

Harga Emas Antam Masih Bertahan di Rp 918.000 per Gram

Harga Emas Antam Masih Bertahan di Rp 918.000 per Gram

Bisnis | Selasa, 28 September 2021 | 09:52 WIB

Terkini

Kemnaker Buka Pelatihan Vokasi untuk Korban PHK 20242026, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Kemnaker Buka Pelatihan Vokasi untuk Korban PHK 20242026, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Nyang-Nyang Bali, Diduga WNA

Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Nyang-Nyang Bali, Diduga WNA

Bali | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Persis Solo Tertahan di Manahan, Bermain Imbang Kontra RANS Nusantara FC

Persis Solo Tertahan di Manahan, Bermain Imbang Kontra RANS Nusantara FC

Surakarta | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:44 WIB

Bus Colt Diesel Mundur Tak Terkendali, Tabrak Tembok dan Atap Bengkel di Babakan Madang

Bus Colt Diesel Mundur Tak Terkendali, Tabrak Tembok dan Atap Bengkel di Babakan Madang

Bogor | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:37 WIB

Ajang Olahraga Buka Peluang Ekonomi bagi UMKM, Gubernur Dorong Pasar Malam

Ajang Olahraga Buka Peluang Ekonomi bagi UMKM, Gubernur Dorong Pasar Malam

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:30 WIB

Kader PSI Kabupaten Bogor Desak Jokowi Masuk Jajaran Pengurus DPP

Kader PSI Kabupaten Bogor Desak Jokowi Masuk Jajaran Pengurus DPP

Jabar | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:29 WIB

Tak Cuma Manis dan Creamy, Ini yang Bikin Kopi Susu Gula Aren Kian Digemari

Tak Cuma Manis dan Creamy, Ini yang Bikin Kopi Susu Gula Aren Kian Digemari

Lifestyle | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:51 WIB

Sarkemfest 2026 Tak Sekadar Pesta, UMKM Lokal Didorong Ketiban Berkah Wisata Malioboro

Sarkemfest 2026 Tak Sekadar Pesta, UMKM Lokal Didorong Ketiban Berkah Wisata Malioboro

Jogja | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:37 WIB

Celah Keamanan Server Email Terbuka, Organisasi Diminta Bergerak dalam 2472 Jam

Celah Keamanan Server Email Terbuka, Organisasi Diminta Bergerak dalam 2472 Jam

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:35 WIB

×