Forum Aksi Guru Menolak Diadakan PTM, Ini Alasannya

Dwi Bowo Raharjo, Achmad Fauzi

Minggu, 03 Oktober 2021 | 18:55 WIB
Forum Aksi Guru Menolak Diadakan PTM, Ini Alasannya
Ilustrasi Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Kutim. [kaltimtoday.co]

Suara.com - Forum Aksi Guru Indonesia (FAGI) masih tetap menolak diadakannya pembelajaran tatap muka (PTM). Pasalnya, FAGI menilai PTM sangat riskan untuk menciptakan klaster penyebaran covid-19 baru di sekolah

Ketua FAGI Iwan Hermawan mengatakan setidaknya terdapat tiga alasan para guru tetap menolak adanya PTM. Pertama, pemerintah dan kepala daerah tidak mejalankan rekomendasi WHO dalam melakukan PTM.

Iwan melihat saat ini pemerintah pusat dan kepala daerah hanya berpatokan kepada Inmendagri saja.

"Yang namanya PTM itu hanya berdasarkan persyaratan administrasi, jadi mereka hanya melihat Inmedagri, mereka lupa ada regulasi lain, persyaratan lain yang terlupakan, rekomendasi WHO tidak diperhatikan. Saya lihat informasi kepala daerah ini tidak jujur, tidak berani potensi covid di kabupaten tautau udah PTM, jadi kalau tidak percaya dengan dokter sama siapa," ujar Iwan dalam dikusi online Ngopi Seksi, Minggu (3/10/2021).

Ia melanjutkan, alasan kedua yaitu vaksin di sektor pendidikan yang belum merata. Padahal, ungkap Iwan, Ikatan Dokter Anak merekomendasi siswa harus divaksin minimal 70 persen dari jumlah siswa yang diperbolehkan melakukan PTM.

"Tapi kenyataannya, bahkan ada yang tidak konsisten Menteri kita, kan dalam SKB 4 menteri mengatakan seluruh guru harus divaksin sebelum mengajar, tapi tidak melihat inmendagri vaksin tidak disyaratkan PTM, pada akhirnya sekolah-sekolah yang belum 70 persen tetap dilakukan pembelajaran tatap muka, saya kira ada pelanggaran yang dilakukan mereka," ucap dia.

Pekan pertama pelaksanaan pembelajaran tatap muka atau PTM di Kota Cimahi. [Suara.com/Ferrye Bangkit Rizki]
Pekan pertama pelaksanaan pembelajaran tatap muka atau PTM di Kota Cimahi. [Suara.com/Ferrye Bangkit Rizki]

Terakhir ketiga, tutur Iwan, masih banyak sekolah yang belum menerapkan protokol kesehatan dengan benar. Akibatnya, banyak anak sekolah yang terpapar saat dilakukan PTM.

"Sekarang yang terjadi ribuan sekolah kan, terbukti SD yang paling banyak terpapar, kenapa karena anak SD belom divaksin, hampir 40 persen yang terpapar anak SD," kata dia.

Dalam hal ini, Iwan mengancam akan mengajukan somasi kedua kepada pemerintah, jika memang PTM masih terus dilanjutkan.

baca juga

"Minggu depan kita akan buat somasi kedua, karena kita tiga kali somasi, kalau tiga kali tidak dindahkan kita lanjut ke proses hukum, saat ini belum ada jawaban dari mereka terhadap kami," pungkas Iwan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

DIY Bersiap Gelar Kuliah Tatap Muka, Pemda Minta Tambahan Vaksin ke Pemerintah Pusat

DIY Bersiap Gelar Kuliah Tatap Muka, Pemda Minta Tambahan Vaksin ke Pemerintah Pusat

Jogja | Minggu, 03 Oktober 2021 | 17:38 WIB

PTM di Kabupaten Karangasem Kembali Digelar, Disdik Tak Pungut Uang Seragam dan Gedung

PTM di Kabupaten Karangasem Kembali Digelar, Disdik Tak Pungut Uang Seragam dan Gedung

Bali | Minggu, 03 Oktober 2021 | 17:19 WIB

Desak Evaluasi PTM Terbatas, Koalisi Sipil Surati Jokowi dan Empat Menteri

Desak Evaluasi PTM Terbatas, Koalisi Sipil Surati Jokowi dan Empat Menteri

News | Minggu, 03 Oktober 2021 | 15:03 WIB

LaporCovid-19 Ungkap Masalah PTM Terbatas: Tak Taat Prokes Hingga Pemaksaan Izin Orang Tua

LaporCovid-19 Ungkap Masalah PTM Terbatas: Tak Taat Prokes Hingga Pemaksaan Izin Orang Tua

News | Minggu, 03 Oktober 2021 | 14:38 WIB

Terkini

Tom Cruise Apes! Film Digger Terancam Jadi Proyek Paling Rugi Sejarah Masa

Tom Cruise Apes! Film Digger Terancam Jadi Proyek Paling Rugi Sejarah Masa

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10 WIB

Nasib Elkan Baggott di Millwall Memprihatinkan, Padahal Baru Bawa Timnas Indonesia Juara

Nasib Elkan Baggott di Millwall Memprihatinkan, Padahal Baru Bawa Timnas Indonesia Juara

Bola | Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:06 WIB

Serena Francis Nahkodai Garudayaksa Women, Siap Buat Kejutan di IWL 2026/2027

Serena Francis Nahkodai Garudayaksa Women, Siap Buat Kejutan di IWL 2026/2027

Bola | Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:05 WIB

5 Rekomendasi Pembersih Udara untuk Mengurangi Asap Masuk Rumah

5 Rekomendasi Pembersih Udara untuk Mengurangi Asap Masuk Rumah

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:05 WIB

Raja Juli Didemo, Nginap di Hotel Mewah Palangka Raya saat Warga Sesak Napas Akibat Asap

Raja Juli Didemo, Nginap di Hotel Mewah Palangka Raya saat Warga Sesak Napas Akibat Asap

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:02 WIB

Nasib Chery Omoda 5 usai Ban Copot: Dilarang Dijual hingga Recall 8.878 Unit di Malaysia

Nasib Chery Omoda 5 usai Ban Copot: Dilarang Dijual hingga Recall 8.878 Unit di Malaysia

Otomotif | Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:00 WIB

Ulasan Telepon Pohon: Kisah Kehilangan, Persahabatan, dan Belajar Merelakan

Ulasan Telepon Pohon: Kisah Kehilangan, Persahabatan, dan Belajar Merelakan

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:00 WIB

Bukan Cuma Peradilan Militer, MK Juga Bakal Putuskan Uji Materiil UU Pemilu, Ciptaker, dan KUHP

Bukan Cuma Peradilan Militer, MK Juga Bakal Putuskan Uji Materiil UU Pemilu, Ciptaker, dan KUHP

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:58 WIB

Viral Langit Palangka Raya Memerah Bak Pasca Ledakan Bom Nuklir Akibat Asap Tebal

Viral Langit Palangka Raya Memerah Bak Pasca Ledakan Bom Nuklir Akibat Asap Tebal

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:53 WIB

Siap Jelajah Galaksi di HP? No Mans Sky Rilis 28 Oktober

Siap Jelajah Galaksi di HP? No Mans Sky Rilis 28 Oktober

Your Say | Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:50 WIB

×