Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.875.000
Beli Rp2.760.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.184

Kilau Emas Dunia Bersinar Lagi Usai Imbal Hasil Obligasi AS Turun

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Kamis, 07 Oktober 2021 | 07:48 WIB
Kilau Emas Dunia Bersinar Lagi Usai Imbal Hasil Obligasi AS Turun
Ilustrasi emas batang dan uang Dolar AS [Shutterstock]

Suara.com - Harga emas dunia menguat pada dalam perdagangan Rabu, setelah imbal hasil hasil obligasi AS mengalami penurunan, meski dolar lebih kuat membatasi kenaikan logam kuning tersebut.

Mengutip CNBC, Kamis (7/10/2021) harga emas di pasar spot naik 0,1 persen menjadi USD1.760,78 per ounce berbalik dari level terendah sebelumnya di USD1.744,84 per ounce.

Sementara, emas berjangka Amerika Serikat ditutup menguat 0,1 persen menjadi USD1.761,8 per ounce.

"Emas mengambil posisi sekunder untuk aset safe-haven lainnya, dan banyak bergantung pada data non-farm payrolls Amerika, dengan logam tersebut kemungkinan akan bergerak sideways sampai saat itu," kata Bob Haberkorn, analis RJO Futures.

Imbal hasil US Treasury 10-tahun menyusut setelah mencapai level tertinggi lebih dari tiga bulan, tetapi tetap di atas 1,5 persen.

Mengambil isyarat dari lonjakan harga energi yang dapat memacu inflasi dan kenaikan suku bunga, dolar AS melesat, membuat emas lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya, dan membatasi keuntungan.

Menyusul data yang menunjukkan kenaikan kuat dalam pekerjaan swasta Amerika pada September, fokus investor beralih ke data non-farm payrolls, Jumat, yang diperkirakan membentuk rencana tapering Federal Reserve.

Xiao Fu, Kepala Strategi Pasar Komoditas di Bank of China International, mengatakan meski data non-farm payrolls tidak "spektakuler dan sejalan dengan ekspektasi", beberapa anggota The Fed sudah berpikir bahwa persyaratan untuk tapering telah terpenuhi, dan itu memberi tekanan pada emas.

Sementara itu harga logam perak di pasar spot turun 0,6 persen menjadi USD22,52 per ounce dan paladium merosot 1,8 persen menjadi USD1.879,42 per ounce. Platinum melonjak 1,9 persen menjadi USD980,50 per ounce.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok Jadi Rp 917.000 per Gram

Harga Emas Antam Hari Ini Anjlok Jadi Rp 917.000 per Gram

Bisnis | Rabu, 06 Oktober 2021 | 10:09 WIB

Harga Emas Dunia Anjlok Dihantam Dolar dan Imbal Hasil Obligasi AS

Harga Emas Dunia Anjlok Dihantam Dolar dan Imbal Hasil Obligasi AS

Bisnis | Rabu, 06 Oktober 2021 | 07:56 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Jadi Rp 922.000 per Gram

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Jadi Rp 922.000 per Gram

Bisnis | Selasa, 05 Oktober 2021 | 08:54 WIB

Terkini

Kurs Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.172 per Dolar AS, Ini Penyebabnya

Kurs Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.172 per Dolar AS, Ini Penyebabnya

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 09:41 WIB

AS Luncurkan Robot Bawah Laut di Selat Hormuz, Sita Kapal Kapal Iran

AS Luncurkan Robot Bawah Laut di Selat Hormuz, Sita Kapal Kapal Iran

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 09:27 WIB

Harga Emas Antam Terus Anjlok Hari Ini

Harga Emas Antam Terus Anjlok Hari Ini

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 09:21 WIB

IHSG Masih Perkasa Senin Pagi ke Level 7.600, Tapi Rawan Terkoreksi

IHSG Masih Perkasa Senin Pagi ke Level 7.600, Tapi Rawan Terkoreksi

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 09:13 WIB

Bank Jago Perkuat Aplikasi, Fitur Kantong dan Investasi Terintegrasi Makin Lengkap

Bank Jago Perkuat Aplikasi, Fitur Kantong dan Investasi Terintegrasi Makin Lengkap

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 08:58 WIB

Wall Street Mulai Anjlok Lagi Setelan Tensi Peran Memanas Lagi

Wall Street Mulai Anjlok Lagi Setelan Tensi Peran Memanas Lagi

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 08:38 WIB

IHSG Melesat, Gairah Pasar Modal di Tengah Ancaman Krisis Timur Tengah

IHSG Melesat, Gairah Pasar Modal di Tengah Ancaman Krisis Timur Tengah

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 08:28 WIB

Di Tengah Rupiah Melemah, Prodia Justru Gas Bisnis Stem Cell

Di Tengah Rupiah Melemah, Prodia Justru Gas Bisnis Stem Cell

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 08:19 WIB

Update Harga Emas Pegadaian 20 April 2026: Antam, UBS, dan Galeri24

Update Harga Emas Pegadaian 20 April 2026: Antam, UBS, dan Galeri24

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 08:14 WIB

Lulusan SMK Paling Banyak Nganggur, Pelatihan Vokasi Menjadi Penting

Lulusan SMK Paling Banyak Nganggur, Pelatihan Vokasi Menjadi Penting

Bisnis | Senin, 20 April 2026 | 08:14 WIB