Krisis Energi Belum Mereda, Harga Minyak Dunia Naik Lagi

Iwan Supriyatna

Sabtu, 09 Oktober 2021 | 08:52 WIB
Krisis Energi Belum Mereda, Harga Minyak Dunia Naik Lagi
Ilustrasi harga minyak dunia meningkat. (Shutterstock)

Suara.com - Harga minyak kembali menguat pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), karena krisis energi global yang belum menunjukkan tanda-tanda mereda mendorong harga minyak ke level tertinggi multi-tahun saat negara-negara pengguna listrik besar berjuang untuk memenuhi permintaan.

Minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Desember terangkat 44 sen atau 0,5 persen, menjadi menetap di 82,39 dolar AS per barel. Awal pekan ini, acuan global itu mencapai level tertinggi tiga tahun di 83,47 dolar AS.

Sementara, minyak jenis West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman November melonjak 1,05 dolar AS atau 1,3 persen, menjadi ditutup pada 79,35 dolar AS per barel. Itu adalah penutupan tertinggi untuk minyak AS sejak 31 Oktober 2014.

Untuk minggu ini, minyak mentah WTI melonjak 4,6 persen, sementara Brent naik 3,9 persen, berdasarkan kontrak bulan depan.

Sekalipun permintaan di seluruh dunia meningkat karena aktivitas ekonomi pulih dari posisi terendah pandemi, Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak dan produsen sekutu yang dikenal dengan OPEC+ minggu ini mengatakan mereka akan tetap berada di jalur untuk mengembalikan produksi secara bertahap.

Sementara itu pemerintah AS mengatakan sedang memantau pasar energi, tetapi tidak mengumumkan tindakan segera untuk menurunkan harga-harga, seperti pelepasan dari cadangan minyak strategis, yang selanjutnya mendukung pasar minyak.

Bensin berjangka AS juga ditutup pada level tertinggi sejak Oktober 2014 pada Jumat (8/10/2021).

"Latar belakang fundamental adalah salah satu dari ketatnya pasokan yang akan terus mendorong harga-harga ini terus naik," kata John Kilduff, mitra di Again Capital di New York.

Karena pasar-pasar energi telah diperketat dalam menghadapi permintaan bahan bakar yang meningkat, banyak yang khawatir bahwa musim dingin yang sangat dingin dapat semakin membebani pasokan gas alam. China memerintahkan para penambang di Mongolia Dalam untuk meningkatkan produksi batu bara untuk mengurangi krisis energinya.

baca juga

"Karena harga-harga energi lain seperti gas alam dan batu bara terus didorong lebih tinggi, risiko-risiko kenaikan di pasar minyak telah mulai meningkat," kata Christopher Kuplent dari Bank of America.

Kenaikan harga telah didorong oleh melonjaknya harga-harga gas Eropa, yang telah mendorong peralihan ke minyak untuk pembangkit listrik.

Harga acuan gas Eropa di pusat TTF Belanda pada Jumat (8/10/2021) berdiri di setara minyak mentah sekitar 200 dolar AS per barel, berdasarkan nilai relatif dari jumlah energi yang sama dari masing-masing sumber, menurut perhitungan Reuters berdasarkan data Eikon.

"Percepatan peralihan gas-ke-minyak dapat meningkatkan permintaan minyak mentah yang digunakan untuk menghasilkan listrik pada musim dingin yang akan terjadi di belahan bumi utara," kata seorang analis komoditas ANZ dalam sebuah catatan.

ANZ meningkatkan perkiraan permintaan minyak mentah kuartal keempat 2021 sebesar 450.000 barel per hari. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Minyak Dunia Naik Lagi Setelah Sempat Anjlok 2 Persen

Harga Minyak Dunia Naik Lagi Setelah Sempat Anjlok 2 Persen

Bisnis | Jum'at, 08 Oktober 2021 | 07:43 WIB

Sempat Diterpa Krisis, Inggris Mantap Bakal Pakai Energi Bersih Mulai Tahun 2035

Sempat Diterpa Krisis, Inggris Mantap Bakal Pakai Energi Bersih Mulai Tahun 2035

News | Kamis, 07 Oktober 2021 | 17:21 WIB

Harga Minyak Dunia Anjlok 2 Persen, Tinggalkan Level Tertingginya

Harga Minyak Dunia Anjlok 2 Persen, Tinggalkan Level Tertingginya

Bisnis | Kamis, 07 Oktober 2021 | 07:36 WIB

Terkini

Gaya Hidup Deputi II Bakom Timothy Ivan Triyono Disorot, Terseret Dugaan Skandal Rp1,5 Miliar

Gaya Hidup Deputi II Bakom Timothy Ivan Triyono Disorot, Terseret Dugaan Skandal Rp1,5 Miliar

News | Jum'at, 25 September 2026 | 19:38 WIB

Warga Eks Bantaran Rel Pasar Gaplok Ingin Huntara Senen Jadi Tempat Tinggal Tetap

Warga Eks Bantaran Rel Pasar Gaplok Ingin Huntara Senen Jadi Tempat Tinggal Tetap

News | Jum'at, 25 September 2026 | 19:37 WIB

Starting XI Timnas Indonesia vs Singapura: Trisula Lini Depan Romeny, Baker, Vickery

Starting XI Timnas Indonesia vs Singapura: Trisula Lini Depan Romeny, Baker, Vickery

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 19:31 WIB

Korea Selatan Libatkan Warga Lawan Deepfake, Indonesia Bisa Belajar Apa?

Korea Selatan Libatkan Warga Lawan Deepfake, Indonesia Bisa Belajar Apa?

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 19:30 WIB

Cara Dapat Merchandise Eksklusif Pestapora 2026 dari BRI

Cara Dapat Merchandise Eksklusif Pestapora 2026 dari BRI

Bri | Jum'at, 25 September 2026 | 19:10 WIB

Korps Kadet RI di Sekolah: Perlukah Bela Negara Jadi Ekstrakurikuler?

Korps Kadet RI di Sekolah: Perlukah Bela Negara Jadi Ekstrakurikuler?

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 19:10 WIB

Pemerintah Siapkan Teknologi Anyar Pemburu Truk ODOL di Jalan

Pemerintah Siapkan Teknologi Anyar Pemburu Truk ODOL di Jalan

Otomotif | Jum'at, 25 September 2026 | 19:10 WIB

Temuan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong, Sahroni Desak Aparat Usut Tuntas

Temuan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong, Sahroni Desak Aparat Usut Tuntas

News | Jum'at, 25 September 2026 | 19:08 WIB

Vonis Nadiem Makarim Didiskon Jadi 9 Tahun, Kejagung Bakal Ajukan Kasasi?

Vonis Nadiem Makarim Didiskon Jadi 9 Tahun, Kejagung Bakal Ajukan Kasasi?

News | Jum'at, 25 September 2026 | 19:02 WIB

Kulit Durian Tak Lagi Jadi Sampah, Kini Bisa Menyala Jadi Bahan Bakar

Kulit Durian Tak Lagi Jadi Sampah, Kini Bisa Menyala Jadi Bahan Bakar

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 19:00 WIB

×