Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Sektor Properti Jadi Andalan Buat Tren Pemulihan Ekonomi

Bangun Santoso, Achmad Fauzi

Rabu, 13 Oktober 2021 | 14:08 WIB
Sektor Properti Jadi Andalan Buat Tren Pemulihan Ekonomi
Menko Bidang Perekonomian dan KPCPEN, Airlangga Hartarto. (Dok: Kemenko Perekonomian)

Suara.com - Berbagai daerah di Indonesia terus melaporkan penurunan jumlah kasus penularan Covid-19 yang membuat angka pandemi secara nasional terus menurun. Hal ini memberikan dampak langsung terhadap kebangkitan perekonomian sehingga periode Triwulan II/2021 berhasil mencatatkan kenaikan 70,7% secara tahunan (year on year).

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, pertumbuhan yang sangat positif ini mengindikasikan keberhasilan pemerintah dalam upaya penanganan Covid-19. Secara khusus, Airlangga menyebut sektor properti menjadi salah satu faktor utama peningkatan ekonomi.

"Karena itu pemerintah akan terus menjadikan properti sebagai pendorong tren peningkatan pemulihan ekonomi nasional. Sektor properti memiliki multiplier effect, baik dari sisi forward linkage maupun backward linkage, terhadap 174 sub sektor industri baik secara langsung maupun tidak langsung dengan penyerapan tenaga kerja mencapai 19 juta orang. Tidak ada alasan bagi Pemerintah untuk tidak memprioritaskan sektor ini," ujar Airlangga dalam keterangannya, Rabu (13/10/2021).

Menurut Airlangga, beberapa regulasi dan stimulus yang dikeluarkan Pemerintah juga telah memperlihatkan dampak positif.

Kebijakan PPN 10% ditanggung Pemerintah misalnya, telah memberikan dampak pergerakan pasar untuk segmen masyarakat berpenghasilan menengah ke atas dan terjadi pertumbuhan penjualan secara signifikan untuk rumah seharga Rp500 juta ke atas.

Hal ini berdampak pada capaian PDB Kuartal II/2021 dari sisi sektor real estat yang tumbuh 2,82% jauh lebih tinggi dibandingkan kuartal sebelumnya sebesar 0,94%. Sektor jasa konstruksi juga tumbuh 4,42% dan investasi penanaman modal tumbuh 7,54% dari sektor bangunan.

"Kami berharap indikator yang baik ini bisa terus didorong dan menjadi penyemangat para pelaku industri properti untuk terus mendukung pemulihan ekonomi nasional," kata Airlangga.

Dalam kesempatan terpisah, CEO PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) John Riady mengatakan, data dari Kemenko Perekonomian menjadi faktor penting yang menegaskan besarnya kebutuhan pasar perumahan.

Sementara, di sisi lain LPKR sebagai pengembang, baru bisa mensuplai sekitar 4.000 unit rumah. Padahal asumsi tingkat kepemilikan rumah di Indonesia saat ini baru 50%.
"Perhitungan kami, kebutuhan rumah dalam 10 tahun ke depan bertambah menjadi 70%. Bila jumlah kepala keluarga 60 juta dan kebutuhan rumah bertambah 20% maka akan ada kebutuhan 12 juta rumah dalam 10 tahun ke depan. Artinya ada demand 1 juta rumah setiap tahun," kata John.

Optimisme telah ditunjukkan LPKR dalam meresponi dukungan pemerintah terhadap sektor properti dengan melakukan launching produk lebih dari 4.000 rumah, termasuk Cendana Homes Series hingga delapan kali selama rentang waktu tahun 2020 dan 2021 yang selalu terjual habis hanya dalam waktu 5 jam.

Besarnya potensi pasar sektor perumahan ini mendorong LPKR menerapkan strategi yang tepat untuk menjawab kebutuhan pasar dengan menyasar kalangan milenial yang beradaptasi dengan new normal bekerja dari rumah.

Pada Triwulan IV/2021 LPKR meluncurkan 3 produk unggulan yaitu The Hive@Parc dan The Hive@Himalaya yang merupakan gabungan konsep ‘one stop living’ hunian sambil berbisnis, serta Brava Himalaya klaster residensial eksklusif yang berlokasi di tengah kota Lippo Village dengan fasilitas yang telah matang.

"Dengan penjualan The Hive @ Parc, The Hive @ Himalaya, Brava Himalaya serta didukung penjualan yang sama baiknya pada anak usaha perusahaan, kami optimis LPKR akan menutup tahun 2021 dengan pencapaian target pra-penjualan senilai Rp 4,2 triliun," pungkas John.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wamenkeu Berharap Profesi Keuangan Ikut Andil Dalam Proses Pemulihan Ekonomi

Wamenkeu Berharap Profesi Keuangan Ikut Andil Dalam Proses Pemulihan Ekonomi

Bisnis | Senin, 11 Oktober 2021 | 13:44 WIB

Bulan Ini IHSG Diprediksi Cetak Rekor Tertinggi

Bulan Ini IHSG Diprediksi Cetak Rekor Tertinggi

Bisnis | Minggu, 10 Oktober 2021 | 08:04 WIB

Menko Airlangga Hartarto: PPKM Jadi Kunci Penurunan Angka Pandemi Covid-19

Menko Airlangga Hartarto: PPKM Jadi Kunci Penurunan Angka Pandemi Covid-19

Bisnis | Rabu, 06 Oktober 2021 | 13:37 WIB

7 Mantan Pejabat Dinas Pariwisata Buleleng Bali Divonis 1 Tahun Penjara

7 Mantan Pejabat Dinas Pariwisata Buleleng Bali Divonis 1 Tahun Penjara

Bali | Rabu, 06 Oktober 2021 | 12:38 WIB

Korupsi Dana Pemulihan Pariwisata, Mantan Kepala Dinpar Buleleng Divonis 2 Tahun 8 Bulan

Korupsi Dana Pemulihan Pariwisata, Mantan Kepala Dinpar Buleleng Divonis 2 Tahun 8 Bulan

Bali | Rabu, 06 Oktober 2021 | 08:10 WIB

Pemprov Jawa Barat Umumkan Tiga Strategi Pemulihan Ekonomi

Pemprov Jawa Barat Umumkan Tiga Strategi Pemulihan Ekonomi

Jabar | Rabu, 06 Oktober 2021 | 05:30 WIB

Menteri Airlangga: Realisasi Anggaran PEN 2021 Sudah Mencapai Rp 411 Triliun

Menteri Airlangga: Realisasi Anggaran PEN 2021 Sudah Mencapai Rp 411 Triliun

Bisnis | Selasa, 05 Oktober 2021 | 14:43 WIB

Terkini

DJP Klaim Anggaran Pajak Indonesia Lebih Murah dari China

DJP Klaim Anggaran Pajak Indonesia Lebih Murah dari China

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 18:34 WIB

Banyak yang Mundur dari Manajer Kopdes Merah Putih, Ada Denda Rp100 Juta hingga Penempatan Diacak?

Banyak yang Mundur dari Manajer Kopdes Merah Putih, Ada Denda Rp100 Juta hingga Penempatan Diacak?

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 18:31 WIB

B50 Resmi Meluncur Juli 2026, ESDM Pastikan Stok Minyak Goreng Tetap Aman

B50 Resmi Meluncur Juli 2026, ESDM Pastikan Stok Minyak Goreng Tetap Aman

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 18:21 WIB

Bos Baru Danantara dari WNA Tuai Polemik, Pakar: Yang Penting Kompeten, Bukan Paspor

Bos Baru Danantara dari WNA Tuai Polemik, Pakar: Yang Penting Kompeten, Bukan Paspor

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 18:15 WIB

Harga Pertamax Cs Berpotensi Turun, ESDM Beri Kabar Baik untuk Kantong Masyarakat

Harga Pertamax Cs Berpotensi Turun, ESDM Beri Kabar Baik untuk Kantong Masyarakat

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 17:51 WIB

Bea Cukai Ungkap BYD & Wuling Biang Kerok 10.000 Kontainer Menumpuk di Tanjung Priok

Bea Cukai Ungkap BYD & Wuling Biang Kerok 10.000 Kontainer Menumpuk di Tanjung Priok

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 17:47 WIB

90 Juta Produk UMKM RI Laku di Luar Negeri, Ternyata Ini Rahasianya

90 Juta Produk UMKM RI Laku di Luar Negeri, Ternyata Ini Rahasianya

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 17:46 WIB

Danantara Pegang Kendali Ekspor Sawit, Pemerintah Ubah Total Tata Kelola CPO Nasional

Danantara Pegang Kendali Ekspor Sawit, Pemerintah Ubah Total Tata Kelola CPO Nasional

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 17:25 WIB

Rupiah Terkapar ke Rp17.762 per Dolar AS, Investor Tunggu Putusan The Fed dan BI

Rupiah Terkapar ke Rp17.762 per Dolar AS, Investor Tunggu Putusan The Fed dan BI

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 16:53 WIB

Purbaya Bongkar Masalah Era Sri Mulyani, Pegawai Pajak dan Bea Cukai Sulit Kerja Sama

Purbaya Bongkar Masalah Era Sri Mulyani, Pegawai Pajak dan Bea Cukai Sulit Kerja Sama

Bisnis | Rabu, 17 Juni 2026 | 16:41 WIB