alexametrics

Trainset Telah Lengkap, Luhut: Target Operasi LRT Jabodebek Agustus 2022

Agung Sandy Lesmana | Achmad Fauzi
Trainset Telah Lengkap, Luhut: Target Operasi LRT Jabodebek Agustus 2022
Kereta api ringan (LRT) berada di lintasan LRT Jabodebek Cawang-Cibubur di Cibubur, Jakarta, Kamis (29/10/2020). [ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak]

Rencananya, tambah Luhut, LRT akan beroperasi secara komersial pada tahun 2022, jika semua persiapan seperti pengujian telah selesai semuanya.

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menyebut saat ini rangkaian kereta (trainset) kereta api ringan atau Light Rail Transit (LRT) Jabodebek telah lengkap. 

Hal ini setelah, PT INKA (Persero) melepas trainset ke-31 untuk LRT Jabodebek.

"Ini menandakan telah selesai proses produksi dan pengujian statis di pabrik INKA yang telah dilaksanakan dan dikirim pertama kali pada Oktober 2019," ujar Luhut, Kamis (14/10/2021).

Meski telah selesai, Mantan Menkopolhukam ini mengingatkan kepada semua pemangku kepentingan untuk melanjutkan pengujian-pengujian trainset LRT Jabodebek di lintasan rel kereta. Sebab, lanjut Luhut, pengujian trainset LRT Jabodebek di lintasan rel masih belum selesai hingga saat ini.

Baca Juga: AS - China Lagi Ribut, Luhut Anggap Berkah Bagi Indonesia

"Saya perlu ingatkan seluruh stakeholders di proyek ini untuk terus menjaga solidaritas dan semangat dalam melaksanakan pengujian-pengujian kereta LRT selanjutnya di lapangan karena pekerjaan kami belum selesai yang memiliki tingkat kesulitan yang lebih tinggi," ucap Luhut. 

Rencananya, tambah Luhut, LRT akan beroperasi secara komersial pada tahun 2022, jika semua persiapan seperti pengujian telah selesai semuanya. 

"Supaya seluruh tahapan pengujian dapat diselesaikan dengan baik dan tepat waktu sehingga kereta LRT Jabodebek dapat beroperasi dengan performa maksimal pada agustu 2022 sebagaimana yang telah kami targetkan bersama,"kata Luhut.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama PT INKA, Budi Noviantoro menambahkan, dalam setiap trainset LRT memiliki enam gerbong kereta. Operasional trainset LRT ini, jelas dia, tidak menggunakan masinis dan akan diatur melalui sistem.

"Kereta yang paling canggih di Indonesia saat ini, LRT ini tidak pakai masinis jadi jalan-jalan sendiri-sendiri sehingga butuh proses pengujian yang cukup lama. Jadi ini produk INKA," pungkas Budi Novi.

Baca Juga: Luhut Soroti Masih Dangkalnya Pendalaman Pasar Keuangan

Komentar