Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Trainset Telah Lengkap, Luhut: Target Operasi LRT Jabodebek Agustus 2022

Agung Sandy Lesmana, Achmad Fauzi

Kamis, 14 Oktober 2021 | 18:31 WIB
Trainset Telah Lengkap, Luhut: Target Operasi LRT Jabodebek Agustus 2022
Kereta api ringan (LRT) berada di lintasan LRT Jabodebek Cawang-Cibubur di Cibubur, Jakarta, Kamis (29/10/2020). [ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak]

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menyebut saat ini rangkaian kereta (trainset) kereta api ringan atau Light Rail Transit (LRT) Jabodebek telah lengkap. 

Hal ini setelah, PT INKA (Persero) melepas trainset ke-31 untuk LRT Jabodebek.

"Ini menandakan telah selesai proses produksi dan pengujian statis di pabrik INKA yang telah dilaksanakan dan dikirim pertama kali pada Oktober 2019," ujar Luhut, Kamis (14/10/2021).

Meski telah selesai, Mantan Menkopolhukam ini mengingatkan kepada semua pemangku kepentingan untuk melanjutkan pengujian-pengujian trainset LRT Jabodebek di lintasan rel kereta. Sebab, lanjut Luhut, pengujian trainset LRT Jabodebek di lintasan rel masih belum selesai hingga saat ini.

"Saya perlu ingatkan seluruh stakeholders di proyek ini untuk terus menjaga solidaritas dan semangat dalam melaksanakan pengujian-pengujian kereta LRT selanjutnya di lapangan karena pekerjaan kami belum selesai yang memiliki tingkat kesulitan yang lebih tinggi," ucap Luhut. 

Rencananya, tambah Luhut, LRT akan beroperasi secara komersial pada tahun 2022, jika semua persiapan seperti pengujian telah selesai semuanya. 

"Supaya seluruh tahapan pengujian dapat diselesaikan dengan baik dan tepat waktu sehingga kereta LRT Jabodebek dapat beroperasi dengan performa maksimal pada agustu 2022 sebagaimana yang telah kami targetkan bersama,"kata Luhut.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama PT INKA, Budi Noviantoro menambahkan, dalam setiap trainset LRT memiliki enam gerbong kereta. Operasional trainset LRT ini, jelas dia, tidak menggunakan masinis dan akan diatur melalui sistem.

"Kereta yang paling canggih di Indonesia saat ini, LRT ini tidak pakai masinis jadi jalan-jalan sendiri-sendiri sehingga butuh proses pengujian yang cukup lama. Jadi ini produk INKA," pungkas Budi Novi.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

AS - China Lagi Ribut, Luhut Anggap Berkah Bagi Indonesia

AS - China Lagi Ribut, Luhut Anggap Berkah Bagi Indonesia

Bisnis | Kamis, 14 Oktober 2021 | 16:30 WIB

Dituding Luhut Minta Saham Freeport, Haris Azhar Ngakak: Yang Ngomong Gak Ngerti Aturan

Dituding Luhut Minta Saham Freeport, Haris Azhar Ngakak: Yang Ngomong Gak Ngerti Aturan

News | Selasa, 12 Oktober 2021 | 16:19 WIB

Luhut Binsar Pandjaitan Sebut Potensi Pasar Game Indonesia Capai Rp 24 Triliun

Luhut Binsar Pandjaitan Sebut Potensi Pasar Game Indonesia Capai Rp 24 Triliun

Sumbar | Selasa, 12 Oktober 2021 | 15:43 WIB

Luhut Minta Potensi Game di Indonesia yang Mencapai Rp 24 Triliun Harus Diisi Pancasila

Luhut Minta Potensi Game di Indonesia yang Mencapai Rp 24 Triliun Harus Diisi Pancasila

Bali | Selasa, 12 Oktober 2021 | 15:12 WIB

Terkini

Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal

Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 01:25 WIB

Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan

Perempuan Jadi Korban Jika Industri Tembakau Tertekan

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:08 WIB

Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM

Pemadaman Bergilir Akibat Pemangkasan RKAB Batubara oleh Kementerian ESDM

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:04 WIB

Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal

Hitung-hitungan Kerugian Negara dari Peredaran Rokok Ilegal

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:21 WIB

418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia

418 Ribu Penumpang Nikmati Diskon Kapal Feri, Kuota Masih Tersedia

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:15 WIB

Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan

Ternyata Kemasan Rokok Polos Melanggar Aturan

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:10 WIB

Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya

Prabowo Bakal Luncurkan BBM Baru, Segini Harganya

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:09 WIB

Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak

Begini Modus WNA Curi Emas di Wilayah Gunung Botak

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 19:05 WIB

Kemasan Rokok Polos Berisiko Gerus Penerimaan Negara hingga Puluhan Triliun

Kemasan Rokok Polos Berisiko Gerus Penerimaan Negara hingga Puluhan Triliun

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:59 WIB

Patriot Bond Jadi Tempat Pencucian Uang, DPR: Insentif Menarik Investor

Patriot Bond Jadi Tempat Pencucian Uang, DPR: Insentif Menarik Investor

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 18:56 WIB

×