Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.057,106
LQ45 681,583
Srikehati 330,472
JII 466,124
USD/IDR 17.420

Apa Itu Stock Split: Tujuan dan Manfaatnya Bagi Para Investor

M Nurhadi | Suara.com

Selasa, 19 Oktober 2021 | 18:00 WIB
Apa Itu Stock Split: Tujuan dan Manfaatnya Bagi Para Investor
Ilustrasi saham (unsplash)

Suara.com - Stock split adalah aksi korporasi yang dilakukan oleh perusahaan untuk memecah harga saham dalam rasio tertentu. Pemecahan saham bertujuan agar jumlah saham yang beredar di pasaran meningkat, dengan konsekuensi harganya akan menurun.

Namun demikian, emiten atau badan usaha yang mengeluarkan kertas berharga untuk diperjualbelikan berharap transaksi saham bisa kembali ramai setelah kebijakan stock split.

Untuk mencapai tujuan tersebut, stock split biasanya dilakukan oleh perusahaan yang harga sahamnya sudah mencapai nilai tertinggi. Stock split juga diharapkan mampu menarik investor baru.

Stock Split bisa meningkatkan keuntungan pemegang saham. Pasalnya, bukan hanya harga saham yang menjadi lebih murah. Namun, porsi kepemilikan saham juga menjadi lebih banyak sebagai dampak dari pemecahan tersebut.

Sebagai contoh, paling baru BCA stock split dengan rasio 1:5, PT Unilever Indonesia juga pernah melakukan stock split saham dengan rasio 1:5. Harga saham pun turun dari semula Rp42.000 per lembar menjadi Rp8.400 per lembar.

Perusahaan lain adalah PT HM Sampoerna dengan stock split 1:25. Harga saham perusahaan ini turun dari Rp92.500 per lembar menjadi Rp3.700 per lembar.

Tak hanya bagi investor, bagi emiten keputusan melakukan stock split ini juga membawa sejumlah keuntungan. Saham menjadi lebih likuid sehingga terjangkau oleh investor dan lebih mudah diperjualbelikan. Kapitalisasi pasar perusahaan tidak mengalami perubahan.

Namun, stock split tak selalu menjamin saham perusahaan selalu dilirik investor. Semuanya akan kembali pada kinerja perusahaan.

Di tangan investor, hal-hal berikut perlu diperhatikan sebelum membeli stock split. Pertama perhatikan secara cermat kinerja finansial perusahaan. Calon investor bisa menilik kondisi finansial ini berdasarkan laporan laba rugi, cash flow, pendapatan, dan pengeluaran.

Di samping itu seberapa besar prospek bisnisnya ke depan. Apakah perusahaan yang menjual saham ini mampu menjadi pemimpin pasar, atau sebaliknya justru tersingkir oleh peran kompetitor. Faktor lain yang berpengaruh signifikan adalah kondisi ekonomi secara makro. Terlebih di masa pandemi dan ancaman krisis hari ini, seberapa besar efek bagi bisnis perusahaan.

Setelah mempertimbangkan semua faktor di atas, segera siapkan uang untuk membeli saham dari emiten incaran yang melakukan stock split. Jangan sampai nantinya calon investor kehilangan momentum karena ketiadaan dana.

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

REAL Makin Serius Masuk Sektor Bisnis Data Center, Gandeng DCII Hingga Siap 'Pindahan'

REAL Makin Serius Masuk Sektor Bisnis Data Center, Gandeng DCII Hingga Siap 'Pindahan'

Bisnis | Senin, 18 Oktober 2021 | 09:12 WIB

Pemerintah Ingin Produksi 600 Ribu Mobil Listrik, Emiten Perusahaan Ini Bakal Naik

Pemerintah Ingin Produksi 600 Ribu Mobil Listrik, Emiten Perusahaan Ini Bakal Naik

Batam | Sabtu, 16 Oktober 2021 | 11:23 WIB

Pemerintah Ingin Produksi 600 Ribu Mobil Listrik, Saham-saham Ini Masuk Rekomendasi

Pemerintah Ingin Produksi 600 Ribu Mobil Listrik, Saham-saham Ini Masuk Rekomendasi

Bisnis | Jum'at, 15 Oktober 2021 | 20:04 WIB

Tak Hanya Lokal, Investor Asing Juga Rebutan Borong Saham BBCA Usai Stock Split

Tak Hanya Lokal, Investor Asing Juga Rebutan Borong Saham BBCA Usai Stock Split

Bisnis | Kamis, 14 Oktober 2021 | 11:46 WIB

Saham BBCA Diperdagangkan dengan Harga Baru, Ini Harapan Jahja Setiaatmadja

Saham BBCA Diperdagangkan dengan Harga Baru, Ini Harapan Jahja Setiaatmadja

Bisnis | Rabu, 13 Oktober 2021 | 16:28 WIB

BBCA Memang Menarik, Tapi ARTO Diklaim Akan Kembali Perkasa

BBCA Memang Menarik, Tapi ARTO Diklaim Akan Kembali Perkasa

Bisnis | Rabu, 13 Oktober 2021 | 11:02 WIB

Terkini

Aturan Baru DHE SDA Berlaku 1 Juni 2026, Devisa Eksportir Wajib Disimpan di Bank Negara

Aturan Baru DHE SDA Berlaku 1 Juni 2026, Devisa Eksportir Wajib Disimpan di Bank Negara

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:52 WIB

Purbaya Mau Terbitkan Panda Bond di China Demi Perkuat Rupiah

Purbaya Mau Terbitkan Panda Bond di China Demi Perkuat Rupiah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:39 WIB

Kurs Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.388, Dolar AS Tertekan Sentimen Global

Kurs Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.388, Dolar AS Tertekan Sentimen Global

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:29 WIB

Purbaya Minta Investor Segera Serok Saham RI, Jamin Bakal Untung Banyak

Purbaya Minta Investor Segera Serok Saham RI, Jamin Bakal Untung Banyak

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:26 WIB

IHSG Masih Perkasa di Awal Perdagangan, Betah di Level 7.000

IHSG Masih Perkasa di Awal Perdagangan, Betah di Level 7.000

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:17 WIB

OJK Denda Rp85,04 Miliar ke 97 Pelaku Pasar Modal, Investor RI Tembus 26,49 Juta

OJK Denda Rp85,04 Miliar ke 97 Pelaku Pasar Modal, Investor RI Tembus 26,49 Juta

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:12 WIB

BI Perketat Syarat Beli Dolar AS, Ini Strategi Terbaru Penguatan Rupiah

BI Perketat Syarat Beli Dolar AS, Ini Strategi Terbaru Penguatan Rupiah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:06 WIB

BNI Ingatkan Nasabah Jaga Data Sensitif, Waspadai Modus Penipuan Digital

BNI Ingatkan Nasabah Jaga Data Sensitif, Waspadai Modus Penipuan Digital

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:02 WIB

Harga Emas Antam Mulai Naik, Hari Ini dibanderol Rp 2,79 Juta/Gram

Harga Emas Antam Mulai Naik, Hari Ini dibanderol Rp 2,79 Juta/Gram

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:00 WIB

IHSG Uji Resistansi 7.120 di Tengah Reli Wall Street dan Volatilitas Harga Minyak

IHSG Uji Resistansi 7.120 di Tengah Reli Wall Street dan Volatilitas Harga Minyak

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 08:28 WIB