Rusia Siapkan Kripto Jadi Cadangan Devisa Negara Demi 'Kalahkan Dolar AS'

M Nurhadi

Minggu, 24 Oktober 2021 | 08:43 WIB
Rusia Siapkan Kripto Jadi Cadangan Devisa Negara Demi 'Kalahkan Dolar AS'
Presiden Joko Widodo bersalaman dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dalam KTT APEC di Beijing. (Antara/Setpres/Rusman)

Suara.com - Rusia kini mempertimbangkan kripto jadi komponen baru cadangan devisa negara menggantikan dolar. Hingga kini, Euro dan rubel digital juga terus dikembangkan.

Bersama dengan opsi ini, Kementerian Luar Negeri Rusia mempertimbangkan kripto sebagai pengganti dolar AS meski tidak menjelaskan jenis kripto yang akan digunakan.

Wakil Menteri Luar Negeri Rusia, Aleksandr Pankin mengatakan, rencana itu guna mengurangi posisi dolar AS sebagai cadangan aset internasional Rusia.

Dalam wawancara dengan kanal berita Interfax, Pankin menjelaskan Rusia ingin mengurangi pemakaian dolar AS dalam transaksi dengan negara rekan bisnis.

“Kami terbuka terhadap kemungkinan penggantian dolar AS dengan uang fiat, nasional dan regional, serta beberapa aset kripto untuk jangka panjang,” kata Pankin dikutip dari Warta Ekonomi.

Secara terpisah, Presiden Rusia, Vladimir Putin menyebut, sulit menggantikan dolar AS untuk perdagangan minyak mentah.

Namun demikian, Wakil Menlu Rusia itu menegaskan usaha Rusia untuk mengurangi pemakaian dolar AS berjalan seiring dengan niat Rusia menghindari hambatan akibat sanksi ekonomi dari pemerintah AS.

Sejak tahun 2020, Bank Sentral Rusia sudah mempersiapkan rubel digital meski mendapatkan penolakan oleh perbankan di dalam negeri, karena bisa mendisrupsi bisnia mereka.

“Pembayaran dalam dolar AS dilakukan melalui bank-bank dan sistem kliring Amerika, sehingga pemerintah AS dapat memblok transaksi apapun yang mereka anggap mencurigakan,” jelas Pankin.

baca juga

Ia menambahkan, pemerintah Rusia tidak mengalami masalah serupa dengan penggunaan euro atau uang fiat lain dan tidak berencana mengurangi penggunaan mata uang nasional lain selain dolar AS.

Dalam beberapa tahun, Rusia telah mempertimbangkan langkah untuk memotong porsi dolar di dana nasional Rusia sebesar US$186 milyar.

Sejumlah otoritas lokal berencana menambah simpanan yuan dan investasi emas secara signifikan.

Pernyataan dari Kementerian Luar Negeri Rusia mendukung minat Rusia untuk menggunakan aset kripto sebagai alat pembayaran internasional.

Pada pekan lalu, Presiden Vladimir Putin mengaku kini memang terlalu awal untuk memakai aset kripto dalam penyelesaian transaksi perdagangan minyak.

Kendati demikian, Putin mengakui potensi kripto sebagai alat untuk transaksi secara global.

Selain kripto, Rusiajuga mempersiapkan mata uang digital bank sentral (CBDC). Gubernur Bank Sentral Rusia, Elvira Nabiullin, berkata mata uang digital penting bagi keutuhan ekonomi Rusia.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cerita Svetlana Tinggal di Tong Bobrok selama 35 Tahun, Begini Nasibnya

Cerita Svetlana Tinggal di Tong Bobrok selama 35 Tahun, Begini Nasibnya

News | Sabtu, 23 Oktober 2021 | 16:48 WIB

PM Israel Sambangi Rusia Bahas Program Nuklir Iran

PM Israel Sambangi Rusia Bahas Program Nuklir Iran

News | Sabtu, 23 Oktober 2021 | 09:34 WIB

Wisatawan Rusia Menunggu Sinyal Agar Bisa Segera Datang ke Bali

Wisatawan Rusia Menunggu Sinyal Agar Bisa Segera Datang ke Bali

Bali | Sabtu, 23 Oktober 2021 | 13:10 WIB

Mengenal Blockchain dan NFT Bersama Bali Blockchain Center

Mengenal Blockchain dan NFT Bersama Bali Blockchain Center

Bisnis | Jum'at, 22 Oktober 2021 | 13:58 WIB

Viral Remaja Ini Ngaku Punya 3019 Bitcoin Pada 2010, Kini Harganya Rp2,69 Triliun

Viral Remaja Ini Ngaku Punya 3019 Bitcoin Pada 2010, Kini Harganya Rp2,69 Triliun

Bisnis | Jum'at, 22 Oktober 2021 | 13:05 WIB

Harga Bitcoin Bullish Terus-terusan, Capai Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah

Harga Bitcoin Bullish Terus-terusan, Capai Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah

Bisnis | Jum'at, 22 Oktober 2021 | 07:59 WIB

Terkini

Olahraga Sambil Berburu Tiket Online Week 2026

Olahraga Sambil Berburu Tiket Online Week 2026

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

37.000 Pelari JRF 2026 Dapat Perlindungan Asuransi dari Generali Indonesia

37.000 Pelari JRF 2026 Dapat Perlindungan Asuransi dari Generali Indonesia

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Dari Lokal ke Global, Kemenekraf Luncurkan Creative by Indonesia

Dari Lokal ke Global, Kemenekraf Luncurkan Creative by Indonesia

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Usai KMP Batu Mandi Terbakar, BKI Telaah Aspek Teknis Kapal

Usai KMP Batu Mandi Terbakar, BKI Telaah Aspek Teknis Kapal

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Karhutla di Way Kambas Sulit Dipadamkan, Lahan Gambut dan Jarak Sumber Air Jadi Kendala

Karhutla di Way Kambas Sulit Dipadamkan, Lahan Gambut dan Jarak Sumber Air Jadi Kendala

Lampung | Minggu, 25 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Jusuf Kalla Ajak Dunia Utamakan Solidaritas Kemanusiaan Hadapi Bencana dan Perang

Jusuf Kalla Ajak Dunia Utamakan Solidaritas Kemanusiaan Hadapi Bencana dan Perang

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Palembang Diguyur Hujan Usai Kemarau Panjang, BMKG Ungkap Peran OMC dan Dinamika Atmosfer

Palembang Diguyur Hujan Usai Kemarau Panjang, BMKG Ungkap Peran OMC dan Dinamika Atmosfer

Sumsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:55 WIB

OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka

OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:35 WIB

Napi Tewas di Lapas Muaradua, 4 Tersangka Ditetapkan, Petugas Jaga Ikut Diperiksa

Napi Tewas di Lapas Muaradua, 4 Tersangka Ditetapkan, Petugas Jaga Ikut Diperiksa

Sumsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Liga Catur Nasional Segera Digulirkan, Percasi Bidik April 2027

Liga Catur Nasional Segera Digulirkan, Percasi Bidik April 2027

Sport | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:05 WIB

×