Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.956,804
LQ45 669,344
Srikehati 325,787
JII 462,109
USD/IDR 17.373

Rusia Siapkan Kripto Jadi Cadangan Devisa Negara Demi 'Kalahkan Dolar AS'

M Nurhadi | Suara.com

Minggu, 24 Oktober 2021 | 08:43 WIB
Rusia Siapkan Kripto Jadi Cadangan Devisa Negara Demi 'Kalahkan Dolar AS'
Presiden Joko Widodo bersalaman dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dalam KTT APEC di Beijing. (Antara/Setpres/Rusman)

Suara.com - Rusia kini mempertimbangkan kripto jadi komponen baru cadangan devisa negara menggantikan dolar. Hingga kini, Euro dan rubel digital juga terus dikembangkan.

Bersama dengan opsi ini, Kementerian Luar Negeri Rusia mempertimbangkan kripto sebagai pengganti dolar AS meski tidak menjelaskan jenis kripto yang akan digunakan.

Wakil Menteri Luar Negeri Rusia, Aleksandr Pankin mengatakan, rencana itu guna mengurangi posisi dolar AS sebagai cadangan aset internasional Rusia.

Dalam wawancara dengan kanal berita Interfax, Pankin menjelaskan Rusia ingin mengurangi pemakaian dolar AS dalam transaksi dengan negara rekan bisnis.

“Kami terbuka terhadap kemungkinan penggantian dolar AS dengan uang fiat, nasional dan regional, serta beberapa aset kripto untuk jangka panjang,” kata Pankin dikutip dari Warta Ekonomi.

Secara terpisah, Presiden Rusia, Vladimir Putin menyebut, sulit menggantikan dolar AS untuk perdagangan minyak mentah.

Namun demikian, Wakil Menlu Rusia itu menegaskan usaha Rusia untuk mengurangi pemakaian dolar AS berjalan seiring dengan niat Rusia menghindari hambatan akibat sanksi ekonomi dari pemerintah AS.

Sejak tahun 2020, Bank Sentral Rusia sudah mempersiapkan rubel digital meski mendapatkan penolakan oleh perbankan di dalam negeri, karena bisa mendisrupsi bisnia mereka.

“Pembayaran dalam dolar AS dilakukan melalui bank-bank dan sistem kliring Amerika, sehingga pemerintah AS dapat memblok transaksi apapun yang mereka anggap mencurigakan,” jelas Pankin.

Ia menambahkan, pemerintah Rusia tidak mengalami masalah serupa dengan penggunaan euro atau uang fiat lain dan tidak berencana mengurangi penggunaan mata uang nasional lain selain dolar AS.

Dalam beberapa tahun, Rusia telah mempertimbangkan langkah untuk memotong porsi dolar di dana nasional Rusia sebesar US$186 milyar.

Sejumlah otoritas lokal berencana menambah simpanan yuan dan investasi emas secara signifikan.

Pernyataan dari Kementerian Luar Negeri Rusia mendukung minat Rusia untuk menggunakan aset kripto sebagai alat pembayaran internasional.

Pada pekan lalu, Presiden Vladimir Putin mengaku kini memang terlalu awal untuk memakai aset kripto dalam penyelesaian transaksi perdagangan minyak.

Kendati demikian, Putin mengakui potensi kripto sebagai alat untuk transaksi secara global.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cerita Svetlana Tinggal di Tong Bobrok selama 35 Tahun, Begini Nasibnya

Cerita Svetlana Tinggal di Tong Bobrok selama 35 Tahun, Begini Nasibnya

News | Sabtu, 23 Oktober 2021 | 16:48 WIB

PM Israel Sambangi Rusia Bahas Program Nuklir Iran

PM Israel Sambangi Rusia Bahas Program Nuklir Iran

News | Sabtu, 23 Oktober 2021 | 09:34 WIB

Wisatawan Rusia Menunggu Sinyal Agar Bisa Segera Datang ke Bali

Wisatawan Rusia Menunggu Sinyal Agar Bisa Segera Datang ke Bali

Bali | Sabtu, 23 Oktober 2021 | 13:10 WIB

Mengenal Blockchain dan NFT Bersama Bali Blockchain Center

Mengenal Blockchain dan NFT Bersama Bali Blockchain Center

Bisnis | Jum'at, 22 Oktober 2021 | 13:58 WIB

Viral Remaja Ini Ngaku Punya 3019 Bitcoin Pada 2010, Kini Harganya Rp2,69 Triliun

Viral Remaja Ini Ngaku Punya 3019 Bitcoin Pada 2010, Kini Harganya Rp2,69 Triliun

Bisnis | Jum'at, 22 Oktober 2021 | 13:05 WIB

Harga Bitcoin Bullish Terus-terusan, Capai Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah

Harga Bitcoin Bullish Terus-terusan, Capai Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah

Bisnis | Jum'at, 22 Oktober 2021 | 07:59 WIB

Terkini

Bank Indonesia Luncurkan PIDI dan QRIS Antarnegara RI-China, Dorong Ekonomi Digital 2026

Bank Indonesia Luncurkan PIDI dan QRIS Antarnegara RI-China, Dorong Ekonomi Digital 2026

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 09:28 WIB

Update Harga Emas 1 Mei 2026 di Tengah Ketidakpastian Global

Update Harga Emas 1 Mei 2026 di Tengah Ketidakpastian Global

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 09:08 WIB

Riset Oxford: Produk Tembakau Alternatif Lebih Ampuh Bantu Perokok 'Hijrah'

Riset Oxford: Produk Tembakau Alternatif Lebih Ampuh Bantu Perokok 'Hijrah'

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 08:36 WIB

Cashlez (CASH) Siap Rights Issue Rp237 Miliar untuk Kurangi Beban Kerugian

Cashlez (CASH) Siap Rights Issue Rp237 Miliar untuk Kurangi Beban Kerugian

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 07:52 WIB

Kisah Owner Jejamuran, Buka Usaha di Usia 62 Tahun hingga Dua Kali Dipanggil ke Istana

Kisah Owner Jejamuran, Buka Usaha di Usia 62 Tahun hingga Dua Kali Dipanggil ke Istana

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 07:44 WIB

IHSG Merosot Sepekan, Nilai Kapitalisasi Pasar Menyusut 2,78 Persen

IHSG Merosot Sepekan, Nilai Kapitalisasi Pasar Menyusut 2,78 Persen

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 07:22 WIB

Harga BBM Pertamina Hari Ini 1 Mei 2026: Harga Pertamax Belum Berubah

Harga BBM Pertamina Hari Ini 1 Mei 2026: Harga Pertamax Belum Berubah

Bisnis | Jum'at, 01 Mei 2026 | 06:12 WIB

Presiden Prabowo: Hilirisasi Harus Berbasis Teknologi Terbaik, Utamakan Manfaat untuk Rakyat

Presiden Prabowo: Hilirisasi Harus Berbasis Teknologi Terbaik, Utamakan Manfaat untuk Rakyat

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 23:45 WIB

Presiden Prabowo Lakukan Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II Senilai Rp116 Triliun

Presiden Prabowo Lakukan Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II Senilai Rp116 Triliun

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 23:27 WIB

Presiden Prabowo Tegaskan SDA Indonesia Harus Dinikmati Sepenuhnya oleh Rakyat

Presiden Prabowo Tegaskan SDA Indonesia Harus Dinikmati Sepenuhnya oleh Rakyat

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 23:25 WIB