Wirausahawan Muda Diminta Tak Takut Melihat Investor Asing Masuk RI

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Kamis, 28 Oktober 2021 | 08:33 WIB
Wirausahawan Muda Diminta Tak Takut Melihat Investor Asing Masuk RI
Ketua umum serikat nelayan Nahdlatul Ulama, Witjaksono.

Suara.com - Gelombang pandemi covid-19 membuat dampak yang cukup signifikan bagi laju pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Berbagai lini sektor perekenomian menjadi korban ganasnya penyebaran virus covid-19.

Dalam catatan kementrian keuangan melalui menteri keuangan sri mulyani mencatat bahwa pada tahun lalu ekonomi dunia mengalami kontraksi minus 3,2% dari pertumbuhan ekonominya.

Meski pada ekonomi global mengalami penurunan yang drastis, sebagai bangsa indonesia kita patut berbangga diri tidak ikut terdampak yang begitu besar karena memiliki berbagai potensi nilai investasi yang sangat menjanjikan bagi pertumbuhan perekonomian dunia.

Ketua umum serikat nelayan Nahdlatul Ulama, Witjaksono mendukung langkah pemerintah dalam membangun infrastruktur guna mendukung iklim investasi dan bisnis di Indonesia yang secara tidak langsung akan berpengaruh pada grade indonesia dari negara berkembang jadi negara maju.

Enterpreneur muda NU ini mengatakan bahwa sebagai wirausahawan muda ke depannya kita tidak perlu khawatir akan masuknya investor asing di indonesia.

Menurutnya, masuknya investor asing merupakan jalan bagi kita masyarakat untuk memasuki bahkan merubah iklim bisnis di dunia kedepannya.

"Jadi jangan alergi terhadap investasi asing yang masuk ke Indonesia, tapi alergilah investasi asing yang masuk ke indonesia namun tidak mengindonesiakan, yang artinya kita harus selektif kepada investasi asing dimana harus kita pastikan sumber daya manusia yang masuk dalam investasi itu harus 90% masyarakat indonesia" ujar Witjaksono dalam keterangannya, Kamis (28/10/2021).

Tak hanya itu saja,fondasi yang kuat dalam penanganan pelayanan UMKM di masyarakat menengah ke bawah juga turut andil dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional.

Witjaksono menjelaskan, pembenahan sistem dan peraturan UMKM perlu menjadi perhatian khusus bagi pemerintah Indonesia.

baca juga

Menurutnya, transformasi ekonomi digital yang saat ini digerakkan dan digaungkan pemerintah akan sangat membantu laju pertumbuhan ekonomi di Indonesia.

"Kalau UKM dan Koperasi itu digitalisasi saya sangat sejutu, karena bagaimanapun juga, suka tidak suka itu nanti larinya akan ke digital," imbuhnya.

Oleh karena itu pembangunan infrastruktur pemerintah saat ini sangat perlu dilakukan untuk mengikuti perubahan iklim bisnis dunia ke depan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kembali Digelar, Kongres Nasional Indonesia Kompeten II Akselerasi SDM Kompeten

Kembali Digelar, Kongres Nasional Indonesia Kompeten II Akselerasi SDM Kompeten

Bisnis | Selasa, 26 Oktober 2021 | 16:20 WIB

Saleh Daulay: Pemerintah Sudah Maksimal Bangkitkan Indonesia dari Resesi

Saleh Daulay: Pemerintah Sudah Maksimal Bangkitkan Indonesia dari Resesi

DPR | Senin, 25 Oktober 2021 | 17:14 WIB

Sumsel Dinobatkan "Display" Ekonomi Pulau Sumatera, tapi Hadapi Masalah Ini

Sumsel Dinobatkan "Display" Ekonomi Pulau Sumatera, tapi Hadapi Masalah Ini

Sumsel | Senin, 25 Oktober 2021 | 14:33 WIB

Terkini

Kenapa Wardah Glasting Harus Dikocok Sebelum Pakai? Ini Alasannya

Kenapa Wardah Glasting Harus Dikocok Sebelum Pakai? Ini Alasannya

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:19 WIB

Demo Mahasiswa di Hari Sumpah Pemuda, Ini 4 Titik Aksi di Jakarta

Demo Mahasiswa di Hari Sumpah Pemuda, Ini 4 Titik Aksi di Jakarta

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:19 WIB

Alvin Tedjo Walkot Keturunan Indonesia di Kanada: Ayah Dokter Gigi Kelahiran Padang, Istri Perawat

Alvin Tedjo Walkot Keturunan Indonesia di Kanada: Ayah Dokter Gigi Kelahiran Padang, Istri Perawat

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:19 WIB

Nathan Tjoe-A-On Main Penuh saat Willem II Bungkam Helmond

Nathan Tjoe-A-On Main Penuh saat Willem II Bungkam Helmond

Bola | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:18 WIB

Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?

Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:17 WIB

750 BUMN Ditutup Pada Era Prabowo, Puluhan Ribu Pekerja Terancam PHK?

750 BUMN Ditutup Pada Era Prabowo, Puluhan Ribu Pekerja Terancam PHK?

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:07 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Merah Tembus Rp97.450 per Kg, Cabai Keriting Rp92.800

Harga Pangan Hari Ini: Cabai Rawit Merah Tembus Rp97.450 per Kg, Cabai Keriting Rp92.800

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:06 WIB

Cara Pakai Viva Sunscreen UV Foundation di Pagi Hari, Simak 3 Langkahnya

Cara Pakai Viva Sunscreen UV Foundation di Pagi Hari, Simak 3 Langkahnya

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:06 WIB

Karhutla 20 Hektare di Samarinda, Api Tinggal 20 Meter dari Asrama Yonzipur

Karhutla 20 Hektare di Samarinda, Api Tinggal 20 Meter dari Asrama Yonzipur

Kaltim | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:04 WIB

Pemain Keturunan Mali Gabung Klub Norwegia, Bisa Jadi Amunisi John Herdman di Piala Asia 2027

Pemain Keturunan Mali Gabung Klub Norwegia, Bisa Jadi Amunisi John Herdman di Piala Asia 2027

Bola | Rabu, 28 Oktober 2026 | 10:02 WIB

×