Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.057,106
LQ45 681,583
Srikehati 330,472
JII 466,124
USD/IDR 17.420

6 Faktor Sebab Harga Kripto Shiba Inu (SHIB) Naik, Jumlah Holder Capai 800 Ribu

M Nurhadi | Suara.com

Jum'at, 29 Oktober 2021 | 13:32 WIB
6 Faktor Sebab Harga Kripto Shiba Inu (SHIB) Naik, Jumlah Holder Capai 800 Ribu
Anjing shiba inu punya table manner (instagram.com/punchan_shiba)

Suara.com - Nilai kripto Shiba Inu (SHIB) dilaporkan 800 persen dalam 30 hari membuatnya mengalahkan kepopularan Dogecoin (DOGE) yang didukung oleh Bos Tesla, Elon Musk.

Hal ini membuktikan keperkasaan SHIB tanpa terpengaruh dengan sentimen dari Elon Musk. Hal ini juga jadi bukti dukungan terhadap token di bawah blockchain Ethereum itu cukup besar.

Data itu bisa diakses melalui Etherscan. Pada Kamis (28/10/2021) SHIB berhasil mencapai nilai US$0,00008847 atau setara dengan Rp1,26, selaras dengan di-listing-nya SHIB di bursa kripto di Turki.

Selain itu, SHIB juga mampu bertahan di 20 besar koin versi Coinmarketcap dan melampaui DOGE versi Coingecko hanya untuk beberapa saat saja.

Meski sempat terkoreksi lebih 30 persen usai mencapai nilai tertinggi. Sejumlah faktor turut mendukung kenaikan harga, salah satunya rencana burning SHIB oleh NowPayments pada November 2021.

Untuk informasi, pengembang Shiba Inu sebelumnya bermitra dengan perusahaan penyedia layanan pembayaran kripto itu agar SHIB dapat dijadikan sebagai alat pembayaran tambahan di e-commerce produk CoinPayments.

Seperti yang dikabarkan beberapa waktu lalu, NowPayments mengatakan, SHIB yang di-burn mencapai 3 persen dari pendapatan yang mereka peroleh.

Selain itu, holder Shiba Inu masih menantikan apakah Robinhood akan me-listing SHIB, sebagaimana sebelumnya memperdagangkan DOGE. 

Ketiga, aspek NFT lewat Shiboshi berlangsung mulus, setelah laman di Shiboshis.Shibaswap.com menampilkan 10 ribu NFT yang siap dijual. Semua NFT itu, jika namanya diganti, maka sejumlah kecil SHIB akan ter-burn.

Keempat, NFT itu kelak akan dipadukan dengan game berjenis Play-to-Earn seperti Axie Infinity. Tanggal pasti peluncuran belum diumumkan.

Kelima, selain itu sempat mencuat wacana, bahwa pihak developer sedang mengembangkan blockchain sendiri. Jika ini terwujud, kelak SHIB tak lagi menggunakan Ethereum, dan berubah status menjadi “coin“. Belum jelas apakah menggunakan blockchain murni Layer 1 seperti Ethereum, atau bersistem sidechain atau Layer2.

Keenam, Rencana Doggy DAO juga jangan dilewatkan, karena lebih melibatkan pengguna SHIB dalam pengembangan ekosistem.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tidak Hanya Investasi, Banyak Orang Jadikan Trading Kripto Sebagai Pekerjaan

Tidak Hanya Investasi, Banyak Orang Jadikan Trading Kripto Sebagai Pekerjaan

Bisnis | Jum'at, 29 Oktober 2021 | 10:33 WIB

Ini Alasan NU Jawa Timur Haramkan Uang Kripto

Ini Alasan NU Jawa Timur Haramkan Uang Kripto

Sumsel | Kamis, 28 Oktober 2021 | 21:20 WIB

Aset Kripto Kini Jadi Mata Pencaharian Masyarakat Indonesia, dan Bisa untuk Beramal

Aset Kripto Kini Jadi Mata Pencaharian Masyarakat Indonesia, dan Bisa untuk Beramal

Bisnis | Kamis, 28 Oktober 2021 | 16:44 WIB

Bitcoin, Ethereum Hingga Dogecoin Keok, SHIB Malah Makin Kuat Gak Ada Obat!

Bitcoin, Ethereum Hingga Dogecoin Keok, SHIB Malah Makin Kuat Gak Ada Obat!

Bisnis | Kamis, 28 Oktober 2021 | 14:23 WIB

Viral Investor Tokocrypto Kehilangan Aset Rp1,7 Miliar: Saya Kecewa!

Viral Investor Tokocrypto Kehilangan Aset Rp1,7 Miliar: Saya Kecewa!

Bisnis | Kamis, 28 Oktober 2021 | 11:59 WIB

Aset Kripto Dogecoin Killer Hadir di Marketplace Rekeningku

Aset Kripto Dogecoin Killer Hadir di Marketplace Rekeningku

Bisnis | Kamis, 28 Oktober 2021 | 10:02 WIB

Terkini

Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok

Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:47 WIB

Tak Perlu Pusing, Belanja di China Bisa Bayar Pakai GoPay

Tak Perlu Pusing, Belanja di China Bisa Bayar Pakai GoPay

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:42 WIB

Purbaya Janjikan Kredit Bunga Rendah ke Industri Tekstil, Maksimal 6 Persen

Purbaya Janjikan Kredit Bunga Rendah ke Industri Tekstil, Maksimal 6 Persen

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:32 WIB

IHSG Masih Gagah Menguat, Betah di Level 7.000

IHSG Masih Gagah Menguat, Betah di Level 7.000

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19 WIB

RUPS 2025 Patra Jasa Catat Kinerja Positif Dorong Pertumbuhan Pendapatan Perusahaan

RUPS 2025 Patra Jasa Catat Kinerja Positif Dorong Pertumbuhan Pendapatan Perusahaan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:15 WIB

Rupiah Konsisten Menguat pada Rabu

Rupiah Konsisten Menguat pada Rabu

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06 WIB

Dihantam China, Purbaya Mau Hidupkan Lagi Mimpi Indonesia soal Nikel

Dihantam China, Purbaya Mau Hidupkan Lagi Mimpi Indonesia soal Nikel

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:37 WIB

Apa itu Panda Bonds? Benarkah Ngutang ke China Bisa Perkuat Rupiah?

Apa itu Panda Bonds? Benarkah Ngutang ke China Bisa Perkuat Rupiah?

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:18 WIB

Trading Saham Tak Lagi Andalkan Insting, Tapi Bisa Pakai AI

Trading Saham Tak Lagi Andalkan Insting, Tapi Bisa Pakai AI

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:22 WIB

Indonesia Sudah Stop Impor Solar Sejak April

Indonesia Sudah Stop Impor Solar Sejak April

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 15:16 WIB