Pegang Presidensi G20, Indonesia Akan Dorong Pemulihan Ekonomi Merata

Reza Gunadha, Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 03 November 2021 | 16:01 WIB
Pegang Presidensi G20, Indonesia Akan Dorong Pemulihan Ekonomi Merata
Kepala Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Febrio Nathan Kacaribu dalam diskusi bareng media secara virtual, Jumat (9/7/2021). [Suara.com/Muhammad Fadil Djailani]

Suara.com - Pelama memegang Presidensi G20, Indonesia akan memiliki andil dalam menentukan keputusan global sebagai solusi nyata atas permasalahan dunia. Indonesia memiliki peran dan kepentingan untuk memastikan ekonomi tumbuh dan pulih dengan baik, termasuk negara-negara G20.

“Ketika melihat perdagangan berjalan dengan baik dan akhirnya mendorong pertumbuhan ekonomi, maka dapat menciptakan lapangan pekerjaan, juga untuk menarik investasi yang lebih banyak karena dunia akan melihat Indonesia dalam topik yang sangat sentral dimana kita menunjukkan prestasi-prestasi yang sudah kita lakukan semasa pandemi ini, sebelum pandemi, dan juga recover yang akan kita lakukan bersama-sama ke depan,” ujar Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Febrio Kacaribu dikutip dari laman Kemenkeu, Rabu (3/11/2021).

Febrio menjelaskan hal pertama yang terpengaruh ketika terjadi krisis secara global adalah perdagangan internasional yang turun sangat tajam.

Masalah tersebut mengakibatkan pengangguran di sektor manufaktur yang memproduksi barang-barang yang diperjualbelikan secara internasional.

“Biasanya kalau krisisnya agak berkepanjangan seperti pandemi ini, maka pemulihan perdagangan ini harus kita pastikan terjadi secara berkelanjutan,” katanya.

Di sisi lain, pemulihan ekonomi mulai terjadi di dunia, termasuk Indonesia. Konsumsi barang dan jasa masyarakat mulai meningkat sehingga permintaan menjadi tinggi.

Kepala BKF menegaskan supply chain perlu terus dijaga untuk memastikan ketersediaan barang dan jasa dalam rangka memenuhi permintaan masyarakat.

“Kita harus pastikan supply chain-nya bisa bergerak lagi ketika demand-nya sudah mulai naik lagi. Inilah yang menjadi kerjasama yang harus kita lakukan secara bersama-sama. Di G20 juga kita bicarakan tentang risiko supply chain karena kita lihat harga komoditas dan harga transportasi mulai meningkat. Hubungan dagang harus kita pulihkan dalam konteks biaya untuk melakukan perdagangan tersebut,” ujarnya.

Pandemi Covid-19 menyebabkan krisis yang lebih panjang daripada krisis-krisis yang pernah dihadapi dunia sebelumnya. Hal tersebut menyebabkan kinerja perekonomian Indonesia akan sangat dipengaruhi oleh kinerja perekonomian global.

baca juga

“Kita ingin agar global ekonomi itu memang pulih secara bersama-sama, pulih secara kuat bersama-sama. Kalau hanya satu negara yang pulih, negara yang lain tidak pulih, apalagi dalam hal kesehatannya, maka pemulihan suatu perekonomian itu tidak akan berkelanjutan. Inilah yang harus kita kerjakan bersama-sama dengan negara-negara G20,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

UU HPP Bakal Bawa Rasio Pajak RI Bisa Capai 10 Persen di 2025

UU HPP Bakal Bawa Rasio Pajak RI Bisa Capai 10 Persen di 2025

News | Senin, 18 Oktober 2021 | 19:12 WIB

Kemenkeu Bakal Fokus Lima Hal Ini di APBN 2022

Kemenkeu Bakal Fokus Lima Hal Ini di APBN 2022

Bisnis | Senin, 18 Oktober 2021 | 17:39 WIB

IMF Pangkas Ekonomi RI, Anak Buah Sri Mulyani Angkat Suara

IMF Pangkas Ekonomi RI, Anak Buah Sri Mulyani Angkat Suara

Bisnis | Rabu, 13 Oktober 2021 | 20:00 WIB

Kebijakan Fiskal: Pengertian, Fungsi, dan Perbedaannya dengan Moneter

Kebijakan Fiskal: Pengertian, Fungsi, dan Perbedaannya dengan Moneter

Bisnis | Senin, 04 Oktober 2021 | 17:01 WIB

Indeks PMI RI Naik Lagi, BKF: Ekonomi Semakin Pulih

Indeks PMI RI Naik Lagi, BKF: Ekonomi Semakin Pulih

News | Jum'at, 01 Oktober 2021 | 16:03 WIB

PPnBM Mobil Baru Ditanggung Pemerintah, Efek Positif ke Perekonomian Negara Cukup Besar

PPnBM Mobil Baru Ditanggung Pemerintah, Efek Positif ke Perekonomian Negara Cukup Besar

Otomotif | Jum'at, 17 September 2021 | 23:42 WIB

Terkini

Bareskrim Tetapkan 20 Koperasi Jadi Tersangka Karhutla

Bareskrim Tetapkan 20 Koperasi Jadi Tersangka Karhutla

Sumbar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:38 WIB

5 Sabun Cuci Muka untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas

5 Sabun Cuci Muka untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:36 WIB

Sempat Tiga Kali Dihadang, Massa Mahasiswa Trisakti Tembus Patung Kuda Gelar Aksi

Sempat Tiga Kali Dihadang, Massa Mahasiswa Trisakti Tembus Patung Kuda Gelar Aksi

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:35 WIB

Persib Makin Dekat ke Babak 16 Besar ACL 2, Rekor Sempurna Jadi Modal ke Australia

Persib Makin Dekat ke Babak 16 Besar ACL 2, Rekor Sempurna Jadi Modal ke Australia

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:34 WIB

Kesal Tak Dijemput, Nenek di Depok Tega Bakar Cucu Hingga Luka 80 Persen

Kesal Tak Dijemput, Nenek di Depok Tega Bakar Cucu Hingga Luka 80 Persen

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:33 WIB

Bonus Atlet Asian Games dan Asian Para Games Naik, Menpora: Biar Sejahtera

Bonus Atlet Asian Games dan Asian Para Games Naik, Menpora: Biar Sejahtera

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:31 WIB

Viral Gerombolan Turis Israel Mencuri di Lombok, Bayar Uang Damai Rp48 Juta Lalu ke Bali

Viral Gerombolan Turis Israel Mencuri di Lombok, Bayar Uang Damai Rp48 Juta Lalu ke Bali

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:29 WIB

Eks Wamen Imipas Silmy Karim Didakwa Terima Suap Rp33,8 Miliar

Eks Wamen Imipas Silmy Karim Didakwa Terima Suap Rp33,8 Miliar

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:27 WIB

Hashim Ungkap Efek MSCI, Rupiah Terancam Anjlok ke Rp 22.000

Hashim Ungkap Efek MSCI, Rupiah Terancam Anjlok ke Rp 22.000

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:21 WIB

Terima Denny Indrayana Cs, PKS Bakal Seriusi Polemik Keabsahan Ijazah Gibran Pasca Putusan MK

Terima Denny Indrayana Cs, PKS Bakal Seriusi Polemik Keabsahan Ijazah Gibran Pasca Putusan MK

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:20 WIB

×