Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Link Net Catatkan Pertumbuhan Pendapatan 11,7 Persen Menjadi Rp 2,15 Miliar

Iwan Supriyatna | Suara.com

Kamis, 04 November 2021 | 06:23 WIB
Link Net Catatkan Pertumbuhan Pendapatan 11,7 Persen Menjadi Rp 2,15 Miliar
Ilustrasi uang, pembukuan keuangan. (Pixabay/stevepb)

Suara.com - Link Net mencatat kinerja keuangan yang kuat pada 2Q2021. Pendapatan pada 2Q2021 sebesar Rp1,09 triliun, meningkat 11,9% Year-on-Year. Pada 1H2021, pendapatan meningkat sebesar 11,7% dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

EBITDA pada 2Q2021 tercatat Rp616 miliar, meningkat 13,3% dari tahun sebelumnya. Pada 1H2021 EBITDA meningkat 17,1% dari tahun sebelumnya.

Net Profit pada 1H2021 bertumbuh 3,4% dibandingkan dengan tahun sebelumnya menjadi Rp472 miliar. Pendapatan Rata-Rata Per Pengguna (Average Revenue Per User / ARPU) tetap tinggi sebesar Rp351 ribu.

Bisnis Enterprise Link Net terus menunjukkan perbaikan. Pada 2Q2021 pendapatan enterprise bertumbuh 26% dari tahun sebelumnya. Perusahaan terus melakukan migration project.

Hingga akhir September, Link Net menyelesaikan hampir setengah dari keseluruhan migration project.

Pencapaian finansial Perseroan tetap kuat, namun dalam sisi operasional, Perseroan mengalami dampak dari tingginya kasus COVID-19 selama kuartal ke-2 dan ke-3 tahun 2021.

COVID-19 varian Delta mempengaruhi operasional bisnis Perseroan, terutama pada bagian direct sales karena adanya pembatasan pergerakan atau isolasi mandiri akibat terpapar COVID-19.

Untuk meminimalisir risiko, Perseroan menjalankan protokol kesehatan termasuk pengadaan tes COVID-19 secara rutin, tenaga kerja, pembatasan jumlah karyawan di dalam kantor, kebijakan work from home, dan menjaga lingkungan kantor agar tetap higienis.

Di tahun 2020, Link Net mencapai prestasi dengan jumlah subscribers tertinggi. Umumnya, tingkat churn tertinggi dalam siklus berlangganan terjadi pada tahun pertama.

Seperti yang diperkirakan, sepanjang tahun 2021 terdapat peningkatan churn dari pelanggan yang berlangganan di tahun 2020.

Link Net telah mengimplementasikan strategi untuk memperkuat manajemen churn. Strategi ini termasuk dengan menggunakan layanan pengiriman pesan instan seperti WhatsApp, meningkatkan customer contact untuk menyelesaikan berbagai isu yang dihadapi pelanggan.

Perseroan secara strategis juga menyediakan program loyalitas bagi pelanggan dan memperkuat prosedur untuk mengelola pelanggan top tier.

Dampak dari virus corona varian Delta tersebut menyebabkan penurunan sementara pada produktivitas penjualan, peningkatan churn, dan mengakibatkan penambahan pelanggan yang lemah.

Pada kuartal ke-2 dan ke-3, tim penjualan Link Net menambah 50 ribu gross subscribers, lebih sedikit dari periode yang sama di tahun 2020. Jumlah net subscribers di 2Q2021 dan 3Q2021 masing-masing adalah sebanyak 882 dan 1.002 pelanggan.

Pada 9M2021, Link Net telah menambah 21 ribu net subscribers dan total pelanggan Link Net tercatat sebanyak 861 ribu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tingkatkan Kualitas SDM, Link Net Raih 2 Penghargaan di IHCA VII 2021

Tingkatkan Kualitas SDM, Link Net Raih 2 Penghargaan di IHCA VII 2021

Bisnis | Selasa, 12 Oktober 2021 | 08:55 WIB

Link Net Terus Lakukan Berbagai Upaya dan Optimalisasi Layanan

Link Net Terus Lakukan Berbagai Upaya dan Optimalisasi Layanan

Bisnis | Jum'at, 24 September 2021 | 15:32 WIB

Dukung UMKM, Link Net dan Nobu Bank Hadirkan Program Kemitraan

Dukung UMKM, Link Net dan Nobu Bank Hadirkan Program Kemitraan

Bisnis | Senin, 09 Agustus 2021 | 12:01 WIB

Terkini

Mendag Bertemu Perwakilan e-commerce Bahas Revisi Permendag Nomor 31 Tahun 2023

Mendag Bertemu Perwakilan e-commerce Bahas Revisi Permendag Nomor 31 Tahun 2023

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 18:15 WIB

Investor Kripto Dinilai Sudah Matang dan Tak Cuma FOMO

Investor Kripto Dinilai Sudah Matang dan Tak Cuma FOMO

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 17:15 WIB

Menkeu Optimistis Pendapatan Negara Capai Target, Coretax Dinilai Sudah Menunjukkan Hasil

Menkeu Optimistis Pendapatan Negara Capai Target, Coretax Dinilai Sudah Menunjukkan Hasil

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 13:22 WIB

Menkeu Purbaya Heran Rupiah Melemah Terus: Enggak Masuk Akal

Menkeu Purbaya Heran Rupiah Melemah Terus: Enggak Masuk Akal

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:32 WIB

Luhut Sebut Bea dan Cukai Tak Diperlukan Lagi, Purbaya Beri Jawaban

Luhut Sebut Bea dan Cukai Tak Diperlukan Lagi, Purbaya Beri Jawaban

Bisnis | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:10 WIB

Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat

Harga BBM Subsidi Tak Naik, Kepercayaan Industri RI Langsung Melesat

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:55 WIB

Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56

Di Tengah Lemahnya Rupiah, Kepercayaan Industri Naik ke Level 53,56

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:20 WIB

Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?

Infrastruktur Kompleks di Balik Layar: Mengapa Gangguan Platform Trading Sering Bikin Trader Panik?

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:53 WIB

Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?

Investasi Digital China di RI Makin Marak, Apa Untung dan Ruginya?

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:48 WIB

Begini Cara Ubah Data Karyawan Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis

Begini Cara Ubah Data Karyawan Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:42 WIB