Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

21 Juta Orang Kena Imbas Covid-19, Mulai Dari PHK Hingga Jam Kerja Berkurang

Bangun Santoso | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Minggu, 07 November 2021 | 08:53 WIB
21 Juta Orang Kena Imbas Covid-19, Mulai Dari PHK Hingga Jam Kerja Berkurang
Kepala BPS Margo Yuwono. (Foto: bidik layar video)

Suara.com - Pandemi Covid-19 yang sudah melanda Indonesia selama 19 bulan lebih meninggalkan catatan buruk di sektor ketenagakerjaan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) sebanyak 21,32 juta penduduk usia kerja kena imbas dari pandemi Covid-19.

Kepala BPS Margo Yuwono mengungkapkan bahwa terdapat 21,32 juta orang atau setara 10,32 persen penduduk usia kerja terkena dampak dari pandemi.

Dari total tersebut terbagi menjadi beberapa dampak, mulai dari pengangguran yang disebabkan Covid-19, Bukan Angkatan Kerja (BAK) tapi terkena dampak Covid-19, tidak bekerja karena Covid-19 dan pengurangan jam kerja akibat pandemi Covid-19.

"Jika dilihat dari penduduk yang menganggur karena Covid-19, jumlahnya turun 740.000 orang dari 2,56 juta menjadi 1,82 juta orang pada Agustus 2021," kata Margo dalam konfrensi pers virtualnya ditulis, Minggu (7/11/2021).

Covid-19 juga memicu perubahan status penduduk usia kerja menjadi bukan angkatan kerja. Pada Agustus 2021, jumlahnya mencapai 700.000 orang, turun 60.000 orang dibandingkan dengan Agustus 2020 yang mencapai 760.000 orang.

Sedangkan penduduk yang tidak bekerja untuk sementara karena Covid-19 juga memperlihatkan penurunan dari 1,77 juta orang menjadi 1,39 juta orang pada periode yang sama. Terdapat penurunan sebanyak 380.000 orang.

Sementara itu, jumlah penduduk yang mengalami jam kerja lebih pendek akibat Covid-19 turun 6,62 juta orang, dari 24,03 juta orang menjadi 17,41 juta orang.

Sementara itu pada bulan Agustus 2021 jumlah angkatan kerja sebanyak 140,15 juta orang, angka ini mengalami kenaikan 1,93 juta orang dibandingkan Agustus 2020.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 131,05 juta orang adalah penduduk yang bekerja atau naik 2,60 juta orang dibandingkan Agustus 2020. Sedangkan 9,10 juta orang menganggur atau turun 0,67 juta orang dibandingkan Agustus 2020.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Inspiratif, Bisnis Roti Rumahan di Tangerang Untung, Bisa Raup Omzet Rp 60 Juta

Inspiratif, Bisnis Roti Rumahan di Tangerang Untung, Bisa Raup Omzet Rp 60 Juta

Banten | Sabtu, 06 November 2021 | 10:13 WIB

Mengenang Perjuangan 281 Pahlawan COVID-19 di Bandung

Mengenang Perjuangan 281 Pahlawan COVID-19 di Bandung

Jabar | Jum'at, 05 November 2021 | 14:41 WIB

Ini Saran Epidemiolog Agar Pandemi Covid-19 di Indonesia Bisa Jadi Endemi

Ini Saran Epidemiolog Agar Pandemi Covid-19 di Indonesia Bisa Jadi Endemi

Health | Jum'at, 05 November 2021 | 11:51 WIB

Pengamat: Divestasi WSKT Harus Dilanjutkan Demi Kesehatan Keuangan Perusahaan

Pengamat: Divestasi WSKT Harus Dilanjutkan Demi Kesehatan Keuangan Perusahaan

Bisnis | Jum'at, 05 November 2021 | 08:28 WIB

TII Ingatkan Ancaman Sentralisasi Kekuasaan Pemerintah Pusat Kembali Lagi

TII Ingatkan Ancaman Sentralisasi Kekuasaan Pemerintah Pusat Kembali Lagi

News | Kamis, 04 November 2021 | 20:21 WIB

Kisah Emak- emak Inspiratif dari Boyolali Geliatakan Ekonomi Pasca Pandemi Covid-19

Kisah Emak- emak Inspiratif dari Boyolali Geliatakan Ekonomi Pasca Pandemi Covid-19

Surakarta | Kamis, 04 November 2021 | 13:00 WIB

Pandemi Covid-19 dan Inovasi Produk Lejitkan Penjualan Sepeda Lipat Element

Pandemi Covid-19 dan Inovasi Produk Lejitkan Penjualan Sepeda Lipat Element

Bisnis | Kamis, 04 November 2021 | 09:36 WIB

Terkini

Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah

Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:07 WIB

Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026

Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:03 WIB

Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya

Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:52 WIB

Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan

Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:20 WIB

Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya

Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:08 WIB

Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah

Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:00 WIB

Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?

Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:52 WIB

Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan

Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:49 WIB

Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi

Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:20 WIB

Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok

Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:47 WIB