Kementerian Investasi Berkomitmen Dukung Investasi Jababeka Morotai

Iwan Supriyatna | Suara.com

Senin, 08 November 2021 | 15:58 WIB
Kementerian Investasi Berkomitmen Dukung Investasi Jababeka Morotai
Ilustrasi investasi. (Pexels.com)

Suara.com - Kementerian Investasi Republik Indonesia yang dipimpin Nurul Ichwan selaku Deputi Bidang Perencanaan Penanaman Modal Kementerian Investasi, berkunjung ke Pulau Morotai, pada 30 September 2021 – 3 Oktober 2021.

Seperti diketahui, Morotai adalah sebuah pulau di Halmahera, Maluku Utara, yang memiliki keindahan laut yang luar biasa, juga sumber daya alam menakjubkan sehingga Morotai pun dipilih Pemerintah sebagai Kawasan Ekonomi Khusus dan termasuk ke dalam 10 “Bali Baru” oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Tujuan kedatangan tim kementerian investasi sendiri ialah untuk mengidentifikasi peluang investasi dan penentuan Destinasi Pariwisata Prioritas Morotai. Selain itu, kedatangan tim kementerian investasi guna mendukung pencapaian target pemerintah dalam hal peningkatan nilai devisa pariwisata, kontribusi PDB pariwisata, penyerapan tenaga kerja serta pertumbuhan wisatawan nusantara dan asing.

Beberapa hal yang menjadi dasar penentuan proyek strategis yang akan dipromosikan oleh pemerintah adalah status kepemilikan tanah yang jelas, lokasi yang strategis, infrastruktur yang memadai serta master plan atau konsep desain untuk kemudian disiapkan pra studi kelayakannya.

Proyek Morotai Paradise Hotel Resort & Condotel yang akan dikembangkan oleh Jababeka Morotai — selaku pengelola dan pengembang Kawasan Ekonomi Khusus Morotai — di lokasi premium untuk pariwisata di Tanjung Dehegila memenuhi semua syarat yang ditentukan oleh pemerintah.

Sekedar informasi, proyek Morotai Paradise Hotel Resort dan Condotel merupakan proyek eksklusif 700 kamar hotel dan condotel tepi pantai dengan fasilitas kolam renang, function hall untuk resepsi pernikahan, MICE, beach club dan sebagainya.

“Proyek Morotai Paradise Hotel Resort & Condotel yang akan dikembangkan sudah memenuhi syarat yang ditentukan oleh pemerintah,” ungkapnya singkat di sela kunjungan.

Dalam kunjungan tersebut, Nurul Ichwan dan tim juga meninjau perkembangan investasi PT. Jababeka Morotai – salah satu anak usaha dari PT Jababeka Tbk. Nurul Ichwan dan tim berkunjung ke Morotai Paradise Resort, resort terbaru yang dibangun oleh salah satu investor untuk mendukung pertumbuhan kunjungan wisatawan nusantara dan asing ke Morotai.

Setelah itu, Nurul Ichwan dan tim juga meninjau pembangunan di kota baru yang bernama Jababeka Morotai, diantaranya adalah Perumahan Falila yang mulai diminati oleh kalangan millennial karena harga yang terjangkau.

Dan apartemen Loft Studio Falila — yang sedang dalam tahap penyelesaian — yang animo pembelinya juga meningkat trennya. Itu bisa terjadi karena daya tarik Apartemen Loft Studio Falila memberikan rental guarantee dan profit sharing yang sangat menguntungkan. Adapun selama menginap di sana, Nurul dan tim menginap di D’aloha Resort, resort yang dimiliki Jababeka Morotai dengan view langsung menghadap laut.

Tak sebatas itu, Nurul Ichwan dan tim kementerian investasi juga mengadakan rapat dengan Beni Laos selaku Bupati Morotai bersama jajaran pemerintah kabupaten. Tujuannya, untuk mengetahui langsung masalah, kendala serta langkah dukungan yang diperlukan untuk mendukung percepatan perkembangan investasi di Pulau Morotai.

Di samping itu, Nurul Ichwan dan tim juga mengunjungi beberapa destinasi pariwisata yang diunggulkan di Morotai, diantaranya Pulau Dodola, Pulau McArthur, Pulau Zum Zum, dan menyelam di beberapa diving spot yang menarik untuk dinikmati seperti shark dive  Pulau Mitita, ship wreck  di Desa Wawama, dan aneka jenis terumbu karang serta menikmati fresh tuna sashimi yang dihidangkan dengan sambal roa khas Maluku.

Dari hasil kunjungan selama lima hari tersebut, Nurul Ichwan dan tim kementerian investasi menyimpulkan bahwa KEK Morotai memiliki potensi besar untuk berkembang. Pemerintah Pusat sangat optimis bahwa Morotai – yang memiliki keindah alam pantai & bahari – pariwisatanya akan berkembang, didukung dengan industri perikanan – karena lokasi Pulau Morotai jalur migrasi ikan tuna, dan hub logistik yang memiliki rantai pasok untuk pasar domestik dan internasional – mengingat Morotai berada di jalur perdagangan antar negara dan antar benua.

Morotai juga memiliki potensi yang sangat besar dalam rangka pengembangan destinasi wisata yang akan dipromosikan di tingkat internasional. Dan sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo dan yang disampaikan oleh Bapak Bahlil Lahadalia selaku Menteri Investasi, bahwa pemerintah siap mendorong pertumbuhan investasi dengan mempermudah perizinan, baik di pusat maupun di daerah.

Tak ketinggalan Nurul dan tim juga bertemu dengan Basuri Tjahaja Purnama selaku Presiden Direktur Jababeka Morotai. Dalam pertemuan tersebut dijadikan kesempatan Basuri untuk menjelaskan tentang progres investasi di Jababeka Morotai.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BRIN: Biak Bukan Satu-satunya Calon Bandar Antariksa

BRIN: Biak Bukan Satu-satunya Calon Bandar Antariksa

Tekno | Senin, 27 September 2021 | 23:21 WIB

Sensasi Menyelam Bersama Ikan Hiu di Perairan Pulau Mitita

Sensasi Menyelam Bersama Ikan Hiu di Perairan Pulau Mitita

Foto | Jum'at, 10 September 2021 | 16:03 WIB

Pabrik Baterai Sel Kendaraan Listrik Akan Dibangun di Bekasi

Pabrik Baterai Sel Kendaraan Listrik Akan Dibangun di Bekasi

Bekaci | Senin, 24 Mei 2021 | 18:06 WIB

Terkini

Askrindo Berangkatkan 500 Pemudik ke 13 Rute Dengan Asuransi Gratis

Askrindo Berangkatkan 500 Pemudik ke 13 Rute Dengan Asuransi Gratis

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 12:07 WIB

Armada Mobil Tangki Ditambah, Stok BBM Dijamin Tak Langka Selama Mudik

Armada Mobil Tangki Ditambah, Stok BBM Dijamin Tak Langka Selama Mudik

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 11:59 WIB

BRI Life Siapkan Proteksi Khusus Momen Mudik Lebaran 2026

BRI Life Siapkan Proteksi Khusus Momen Mudik Lebaran 2026

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 11:58 WIB

Prabowo Serukan Pakai Kompor dan Kendaraan Listrik, Ini Kata Pengamat

Prabowo Serukan Pakai Kompor dan Kendaraan Listrik, Ini Kata Pengamat

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 11:53 WIB

Tak Hanya Beri Diskon, Sarinah Gelar Program Ngabuburit hingga Mudik

Tak Hanya Beri Diskon, Sarinah Gelar Program Ngabuburit hingga Mudik

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 11:46 WIB

Antrean Masih Mengular, 25 Ribu Kendaraan Padati Gilimanuk

Antrean Masih Mengular, 25 Ribu Kendaraan Padati Gilimanuk

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 11:35 WIB

Mudik Gratis Sinergi Pertamina dan Pemerintah, Dukung Perjalanan Aman dan Hemat Energi

Mudik Gratis Sinergi Pertamina dan Pemerintah, Dukung Perjalanan Aman dan Hemat Energi

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 11:33 WIB

Jelang Idulfitri, PLN Siagakan Pasokan Listrik Sulawesi Bagian Selatan

Jelang Idulfitri, PLN Siagakan Pasokan Listrik Sulawesi Bagian Selatan

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 11:26 WIB

Dampak Energi Perang Iran, AS dan Israel Lebih Parah dari Krisis 2022?

Dampak Energi Perang Iran, AS dan Israel Lebih Parah dari Krisis 2022?

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 10:50 WIB

BI Kasih Likuiditas Rp427,1 Triliun ke Perbankan, Bank Asing Dapat Jatah

BI Kasih Likuiditas Rp427,1 Triliun ke Perbankan, Bank Asing Dapat Jatah

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 10:28 WIB