BFI Finance Siap Tangkap Peluang 2022 dengan Berbagai Strategi Baru

Iwan Supriyatna

Rabu, 17 November 2021 | 11:34 WIB
BFI Finance Siap Tangkap Peluang 2022 dengan Berbagai Strategi Baru
Ilustrasi uang. (pixabay.com/EmAji)

Suara.com - PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFI Finance) siap memanfaatkan peluang bisnis ditengah perbaikan ekonomi makro, termasuk mengisi celah yang ditinggalkan oleh sebagian kompetitor di tahun 2022. Hal tersebut telah menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam memenangkan persaingan di tahun depan.

Direktur Keuangan BFI Finance Sudjono mengungkapkan strategi perusahaan di tahun depan juga akan mengembalikan size bisnis seperti sebelum pandemi COVID-19 dan menyelesaikan seluruh restrukturisasi piutang yang terjadi selama kondisi pandemi COVID-19.

Sampai dengan kuartal III 2021, sebanyak 86,8% dari pembiayaan yang direstrukturisasi telah kembali normal. Sementara 12,9% adalah re-restrukturisasi dengan ketentuan yang telah ditinjau kembali dan sisanya adalah restrukturisasi dengan opsi grace period.

"Nilai piutang yang direstrukturisasi saat ini adalah 14,8% dari total piutang yang dikelola Perusahaan, atau turun dari porsi sebelumnya di 35,5% di September 2020," terang Sudjono dalam acara Public Expose virtual di Jakarta, Rabu (17/11/2021).

Lebih jauh lanjut Sudjono, perusahaan juga akan melakukan transformasi digital untuk seluruh transaksi dengan penerapan teknologi berbasis data.

"Perusahaan juga terus mengeksplor peluang bisnis baru di tengah kondisi new normal," tutup Sudjono.

Sekadar catatan, hingga kuartal III 2021 BFI Finance kembali berhasil mencatatkan peningkatan nilai pembiayaan baru sebesar Rp9,4 triliun atau naik 72,7% year-on-year (yoy) dan 4,2% jika dibandingkan secara quarter-to-quarter (qoq).

Pencapaian ini berkolaborasi apik dengan rasio non-performing financing (NPF) senilai 1,97% atau membaik 70 basis points dari periode yang sama di tahun 2020 dan naik 18 basis points dari posisi per Juni 2021. Sementara itu, pencadangan tetap dilakukan secara konservatif sehingga mendorong angka NPF neto ke level 0,3%.

Dengan hasil positif tersebut, BFI Finance berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp796 miliar, atau meningkat sebesar 53% dibandingkan perolehan pada periode sama tahun sebelumnya.

baca juga

Adapun komposisi pembiayaan dari nilai piutang pembiayaan yang dikelola senilai Rp13,7 triliun, porsi terbesarnya adalah pembiayaan mobil bekas 71,7%, disusul dengan alat berat dan mesin 13,7%. Sedangkan komposisi pembiayaan motor bekas sebesar 9,3%. Porsi pembiayaan 5,3% diisi oleh pembiayaan property-backed financing (PBF), mobil baru, dan syariah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Proyek Pembangunan Rusun di Jakarta Terkendala Pembiayaan

Proyek Pembangunan Rusun di Jakarta Terkendala Pembiayaan

Jakarta | Rabu, 17 November 2021 | 00:10 WIB

LPEI Salurkan Penjaminan Pemerintah kepada HOREKA di Bali

LPEI Salurkan Penjaminan Pemerintah kepada HOREKA di Bali

Bisnis | Senin, 08 November 2021 | 05:57 WIB

Mantan Kepala Kantor LPEI Wilayah Makassar Jadi Tersangka

Mantan Kepala Kantor LPEI Wilayah Makassar Jadi Tersangka

Sulsel | Kamis, 04 November 2021 | 08:58 WIB

Terkini

Bebas Berbahasa Bukan Bebas Salah: Nyaman Berbahasa Tanpa jadi Polisi Ejaan

Bebas Berbahasa Bukan Bebas Salah: Nyaman Berbahasa Tanpa jadi Polisi Ejaan

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:15 WIB

IHSG Ambruk ke 5.161, Makin Dekat ke Level Terendah Setahun!

IHSG Ambruk ke 5.161, Makin Dekat ke Level Terendah Setahun!

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:13 WIB

Timnas Indonesia Ikut Terdampak Ketidakpastian Piala Asia 2027, Erick Thohir Tunggu Keputusan AFC

Timnas Indonesia Ikut Terdampak Ketidakpastian Piala Asia 2027, Erick Thohir Tunggu Keputusan AFC

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:10 WIB

Ada 102 Perusahaan: Simak Jadwal, Syarat, dan Link Daftar Job Fair Jatim 2026

Ada 102 Perusahaan: Simak Jadwal, Syarat, dan Link Daftar Job Fair Jatim 2026

Jatim | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:09 WIB

Wajib Kunjungi! Spot Halloween Paling Hits di Jakarta dari Nuansa Pantai hingga Sirkus Mewah

Wajib Kunjungi! Spot Halloween Paling Hits di Jakarta dari Nuansa Pantai hingga Sirkus Mewah

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:08 WIB

Ikut di Aksi 28 Oktober, Rekam Jejak Wanda Hamidah Jadi Aktivis Usai Berhenti Jadi Politisi

Ikut di Aksi 28 Oktober, Rekam Jejak Wanda Hamidah Jadi Aktivis Usai Berhenti Jadi Politisi

Entertainment | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:08 WIB

3 Bedak Purbasari untuk Usia 40 Tahun, Intip Pilihannya

3 Bedak Purbasari untuk Usia 40 Tahun, Intip Pilihannya

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:07 WIB

Suara Demokrasi Menggema Tanpa Merusak Fasilitas, Pramono Bersyukur Bundaran HI Tetap Aman

Suara Demokrasi Menggema Tanpa Merusak Fasilitas, Pramono Bersyukur Bundaran HI Tetap Aman

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:00 WIB

Wanderers: Perjalanan Panjang Manusia Menaklukkan Jarak dan Waktu

Wanderers: Perjalanan Panjang Manusia Menaklukkan Jarak dan Waktu

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:00 WIB

Bedah 18 Ribu Hektare Jalur Air, Skema Canggih BBWS Redam Banjir Kronis di Bandar Lampung

Bedah 18 Ribu Hektare Jalur Air, Skema Canggih BBWS Redam Banjir Kronis di Bandar Lampung

Lampung | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:56 WIB

×