Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.599.000
Beli Rp2.485.000
IHSG 5.924,360
LQ45 589,254
Srikehati 291,550
JII 348,641
USD/IDR 18.064

Presiden Jokowi: Pengendalian Covid Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi di 2022

Iwan Supriyatna, Achmad Fauzi

Kamis, 18 November 2021 | 14:40 WIB
Presiden Jokowi: Pengendalian Covid Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi di 2022
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bangsa Indonesia sepatutnya bersyukur karena mendapatkan kesempatan untuk menjadi Presidensi G20. (tangkap layar)

Suara.com - Presiden Jokowi menyebut, semua negara tengah menghadapi ketidakpastian dan kompleksitas tinggi dalam menghadapi Covid-19. Bahkan, semua negara khawatir dengan ketidakpastian tersebut membuat timbulnya krisis.

Namun, sebut Jokowi, ketidakpastian tersebut bisa ditangkal jika semua pihak mengantisipasi dan mempersiapkan diri untuk menghadapi ancaman krisis.

Karena, menurut dia, kunci untuk menumbuhkan ekonomi di tahun 2022 hanya dengan pengendalian Covid-19.

"Kita semuanya harus mengantisipasi, harus mempersiapkan diri, harus hati-hati, tetapi juga tidak usah terlalu ketakutan. Yang paling penting menurut saya kunci ekonomi di tahun 2022 hanya satu kuncinya kita bisa mengendalikan yang namanya covid, kuncinya hanya itu," ujar Jokowi dalam Kompas100 CEO Forum, Kamis (18/11/2021).

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini melanjutkan, jika semua pihak tidak bisa mengendalikan Covid-19, imbasnya ekonomi akan kembali terpuruk. Maka dari itu, ia meminta adanya antisipasi semua pihak terkait laju penularan covid-19.

Sebab, ia melihat, masih ada gelombang laju penularan covid-19 yang mengancam semua negara hingga saat ini.

"Saya selalu sampaikan kepada menteri dan daerah bukanya harus tahapan tahapan tahapan. Tidak usah tergesa-gesa buka semuanya. Dilihat bagaimana positivity rate seperti apa, belum cukup, lihat BOR-nya di RS seperti apa. Cek lagi testing dan tracing di setiap daerah seperti apa, semuanya kita memang harus hati-hati," ucap Jokowi.

Kendati begitu, Ia merasa bersyukur dengan perkembangan Covid-19 di dalam negeri. Pasalnya, pemerintah bisa mengendalikan kasus yang tinggi pada Juli hingga mencapai 56 ribu.

"Tapi memang kuncinya menurut saya adalah gotong royong, kerja bersama sama solidaritas antarseluruh elemen bangsa. Itu sudah kita tunjukan di Juli, Agustus September dan kita bisa lakukan itu. Sekarang, kemarin kasus harian sudah di angka kurang lebih 500-400, 300 itu yang patut kita syukuri," pungkas Jokowi.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Milad ke-109, Jokowi Puji Muhammadiyah Bantu Penanganan Covid: Contohkan Kesalehan Sosial

Milad ke-109, Jokowi Puji Muhammadiyah Bantu Penanganan Covid: Contohkan Kesalehan Sosial

News | Kamis, 18 November 2021 | 11:13 WIB

Soal Mural Jokowi Dekat Toilet Binjai Milenial Market: Sudah Dihapus

Soal Mural Jokowi Dekat Toilet Binjai Milenial Market: Sudah Dihapus

Sumut | Kamis, 18 November 2021 | 11:04 WIB

APBN Cuma Kontribusi 15 Persen untuk PDB, Jokowi Perintahkan Segera Realisasikan Investasi

APBN Cuma Kontribusi 15 Persen untuk PDB, Jokowi Perintahkan Segera Realisasikan Investasi

News | Rabu, 17 November 2021 | 19:14 WIB

Terkini

Prabowo Sebut Banyak BUMN Mau Dijual ke Asing: PT PAL, PT Pindad dan PTDI Dibunuh

Prabowo Sebut Banyak BUMN Mau Dijual ke Asing: PT PAL, PT Pindad dan PTDI Dibunuh

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 15:49 WIB

Produksi Pupuk Petrokimia Gresik Tembus 2,7 Juta Ton pada Semester I 2026

Produksi Pupuk Petrokimia Gresik Tembus 2,7 Juta Ton pada Semester I 2026

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 14:58 WIB

IHSG Terkoreksi, BEI Sebut Justru Jadi Peluang Investasi Jangka Panjang

IHSG Terkoreksi, BEI Sebut Justru Jadi Peluang Investasi Jangka Panjang

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:07 WIB

Panasonic Tampilkan Solusi Modern Living & Building Terintegrasi di IndoBuildTech Expo 2026

Panasonic Tampilkan Solusi Modern Living & Building Terintegrasi di IndoBuildTech Expo 2026

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 12:30 WIB

Tabel Pinjaman KUR BRI Juli 2026 Terbaru, Simulasi Angsuran Rp1 Juta hingga Rp100 Juta

Tabel Pinjaman KUR BRI Juli 2026 Terbaru, Simulasi Angsuran Rp1 Juta hingga Rp100 Juta

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 11:34 WIB

Liburan Lebih Hemat dengan Diskon Rp125.000 di tiket.com Pakai BRI Kartu Kredit

Liburan Lebih Hemat dengan Diskon Rp125.000 di tiket.com Pakai BRI Kartu Kredit

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 11:15 WIB

Harga Emas Antam Berbalik Naik ke Rp2,655 Juta per Gram, Buyback Ikut Menguat

Harga Emas Antam Berbalik Naik ke Rp2,655 Juta per Gram, Buyback Ikut Menguat

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 10:48 WIB

Asing Masih Genjar Jual Saham, IHSG Menguat Tipis Pekan Ini

Asing Masih Genjar Jual Saham, IHSG Menguat Tipis Pekan Ini

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 09:47 WIB

Vietjet Bidik Wisatawan Muslim Indonesia

Vietjet Bidik Wisatawan Muslim Indonesia

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 09:38 WIB

Harga Cabai Rawit Naik Lagi, Telur Ayam Rp28.950 per Kg, Cek Daftar Harga Pangan Terbaru

Harga Cabai Rawit Naik Lagi, Telur Ayam Rp28.950 per Kg, Cek Daftar Harga Pangan Terbaru

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 09:36 WIB

×