Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Bagaimana Nasib SPBU Saat Mobil Listrik Mendominasi Jalanan di Masa Depan?

Siswanto | Suara.com

Senin, 22 November 2021 | 15:28 WIB
Bagaimana Nasib SPBU Saat Mobil Listrik Mendominasi Jalanan di Masa Depan?
Kawasan industri di Kawasi, Obi, Halmahera Selatan Maluku Utara, akan produksi baterai mobil listrik, sedang memasuki tahap konstruksi akhir [ANTARA/Abdul Fatah/am]

Suara.com - Tujuh ribu Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di seluruh Australia menjual sekitar 90 juta liter bensin setiap harinya. Pekerja SPBU juga mencapai 55 ribu orang.

Tapi dalam 10-20 tahun mendatang, kebutuhan konsumen untuk bahan bakar mobil akan semakin berkurang atau bahkan bisa jadi tidak memerlukannya lagi.

Dengan semakin banyaknya produksi mobil listrik di dunia, pelanggan pun akan mulai meninggalkan SPBU.

"Banyak kepanikan yang terjadi saat ini," kata Stavros Yallouridis, Direktur Eksekutif Asosiasi Pengusaha Motor dan Mobil di negara bagian New South Wales dengan ibu kota Sydney.

Namun ada juga yang masih merasa optimistis, seperti yang dikatakan Mark McKenzie, Direktur Eksekutif Asosiasi Pengusaha SPBU Australia.

Menurutnya SPBU nantinya akan mampu beradaptasi dengan perubahan.

Jadi bagaimana masa depan SPBU di Australia dan di negara lainnya?

80 Persen tidak akan alami untung di tahun 2035

Untuk bisa bertahan, SPBU harus berubah.

Di tahun 2019, riset pasar yang dilakukan perusahaan konsultan Boston Consulting Group (BCG) menemukan ketika nanti semua mobil bertenaga listrik, maka SPBU tak bisa lagi mendapat keuntungan dari jual bensin.

Dalam skenario terburuk, diramalkan di tahun 2025 ada sekitar 60-80 persen SPBU yang tak lagi mendapat untung kecuali mereka mengubah model bisnisnya.

"Ini perubahan besar dan saya kira semua SPBU harus berpikir dengan hati-hati dan bersiap diri," kata Anita Oh, direktur pelaksana BCG.

"Namun ini juga jadi adalah kesempatan besar."

Namun pertanyaan besarnya: jika warga tak lagi beli bensin, siapa yang akan datang ke SPBU?

Uji coba yang dilakukan di Australia menunjukkan 80 persen warga mengisi baterai listrik di mobil mereka di rumah.

SPBU tidak akan lagi memonopoli energi untuk transportasi, bahkan mengisi listrik di luar rumah bisa dilakukan di supermarket ketika kita berbelanja.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkini

Fundamental Ekonomi Kuat di tengah Ketidakpastian, Indonesia Kian Dilirik Investor Global

Fundamental Ekonomi Kuat di tengah Ketidakpastian, Indonesia Kian Dilirik Investor Global

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:38 WIB

Harga Nikel Langsung Terkerek Aturan Baru ESDM, Tapi Tekan Industri Smelter

Harga Nikel Langsung Terkerek Aturan Baru ESDM, Tapi Tekan Industri Smelter

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:31 WIB

Program 3 Juta Rumah Libatkan 185 Industri dan Serap Tenaga Kerja

Program 3 Juta Rumah Libatkan 185 Industri dan Serap Tenaga Kerja

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:30 WIB

Program Gentengisasi Digeber, 40 Ribu Rumah di Jabar Dapat Bantuan

Program Gentengisasi Digeber, 40 Ribu Rumah di Jabar Dapat Bantuan

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:27 WIB

Anggaran Subsidi Energi Terus Bengkak, Insentif EV Perlu Diberlakukan Lagi?

Anggaran Subsidi Energi Terus Bengkak, Insentif EV Perlu Diberlakukan Lagi?

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:21 WIB

Alasan Harga Emas Justru Turun di Tengah Konflik

Alasan Harga Emas Justru Turun di Tengah Konflik

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:12 WIB

Di saat Harga Avtur Melambung, Maskapai Vietnam Justru Agresif Tambah Frekuensi Penerbangan

Di saat Harga Avtur Melambung, Maskapai Vietnam Justru Agresif Tambah Frekuensi Penerbangan

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:45 WIB

Pemerintah Umumkan Respons Pembelaan Investigasi Dagang AS Hari Ini

Pemerintah Umumkan Respons Pembelaan Investigasi Dagang AS Hari Ini

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:39 WIB

Airlangga Akui AS Penyumbang Surplus Perdagangan dan Destinasi Ekspor Terbesar RI

Airlangga Akui AS Penyumbang Surplus Perdagangan dan Destinasi Ekspor Terbesar RI

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:26 WIB

Airlangga Ungkap Alasan Cicilan Kopdes Merah Putih Dibayar dari APBN

Airlangga Ungkap Alasan Cicilan Kopdes Merah Putih Dibayar dari APBN

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:14 WIB