Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.790.000
Beli Rp2.665.000
IHSG 6.127,381
LQ45 611,168
Srikehati 300,000
JII 381,954
USD/IDR 17.879

Berdikari Buka-bukaan Tentang Aksi Solidaritas Bersama untuk Peternak Rakyat

Iwan Supriyatna

Selasa, 23 November 2021 | 08:08 WIB
Berdikari Buka-bukaan Tentang Aksi Solidaritas Bersama untuk Peternak Rakyat
Gedung Berdikari.

Suara.com - PT Berdikari (Persero) memberikan kabar terbaru mengenai Aksi Solidaritas Bersama Untuk Peternak Rakyat yang dihimbau oleh Kementerian Koordinator Perekonomian RI mengenai perlunya langkah taktis menyelamatkan peternak ayam mandiri dalam kondisi harga telur yang anjlok secara terus menerus.

Mulai dari Kementerian Perdagangan RI, PT ANTAM Tbk, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, hingga PT RNI Persero telah bersinergi dengan Berdikari dalam melakukan penyerapan.

Adapun dari 16 Oktober 2021 Berdikari telah melaksanakan pembelian hingga 25,72 ton dalam aksi tersebut, dimana penyalurannya kepada berbagai pihak yang membutuhkan di Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Banten.

Terbaru adalah penyaluran melalui program TJSL Berdikari sebanyak 700 kg bersinergi dengan NU Care - Lazisnu NU Jakarta Selatan dan RMI NU, menjadikan serapan telur yang dilaksanakan oleh Berdikari mencapai 63,46 ton pada 2021 ini.

Selain penyerapan melalui Berdikari, berbagai pihak juga telah melakukan penyerapan langsung dari peternak layer. Seperti Kementerian Pertanian RI yang terus melakukan berbagai upaya untuk mengurangi efek fluktuasi harga pada peternak seperti penyerapan satu juta butir telur, serta sektor swasta yang mendukung upaya pemerintah tersebut dengan menyerap produksi telur secara bertahap dari wilayah operasionalnya.

Hasil dari upaya berbagai pihak tersebut dapat terlihat dari harga telur di tingkat peternak di Blitar berdasarkan data Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat Indonesia (PINSAR) Rp 14.500/kg pada 16 Oktober 2021 naik menjadi Rp 22.500/kg pada 10 November 2021 meski terakhir menjadi Rp 19.800/Kg pada 17 November 2021.

Harga pada daerah lainpun juga mengalami tren serupa, sehingga Aksi Solidaritas Bersama Untuk Peternak Rakyat tersebut dapat dikatakan berdampak positif pada harga telur tingkat peternak yang tadinya anjlok, kembali ke kisaran harga sesuai HAP Kemendag RI.

“Kami berterima kasih kepada berbagai pihak yang turut mendukung langkah strategis dari pemerintah dalam mengupayakan kembalinya harga jual peternak ayam layer ke tingkat sesuai Harga Acuan Pembelian (HAP). Kami harap akan ada lebih banyak lagi instansi negara dan sesama BUMN hingga sektor swasta yang turut berkontribusi aktif menyerap telur dalam jangka pendek ini. Harapan kami kedepannya semua unsur dapat bersinergi membangun eksosistem pangan nasional untuk menjaga stabilitas harga dan meminimalisir kejadian serupa kedepannya,” ungkap Direktur Utama Berdikari Harry Warganegara ditulis Selasa (23/11/2021).

Beliau melanjutkan, situasi saat ini yang menimpa peternak layer mandiri sejatinya memiliki kompleksitas tinggi. Mulai dari pakan yang menjulang harganya, hingga penyerapan telur dan karkas ayam dari industri Hotel Restoran Café (Horeca) yang menurun.

Bahkan harga Day Old Chic (DOC) Final Stock juga terpengaruh yang menurut HAP pada kisaran Rp. 10.000 per DOC FS menjadi Rp. 2.000 per DOC FS. Karena itu, Berdikari menghimbau setiap pihak untuk menghindari telur afkir terjual di pasaran demi menjaga stabilitas harga.

Selain itu, Berdikari juga mendatangkan gandum sebagai komponen formula pakan ternak alternatif untuk mendukung upaya stabilisasi harga pakan ternak yang dijalankan oleh Kementan RI. Pemerintah juga telah mengupayakan penyediaan pasokan dan penyaluran jagung bersubsidi tepat sasaran pada peternak.

Upaya menjaga kestabilan harga melalui Aksi Solidaritas Bersama Untuk Peternak Rakyat ini juga mendapatkan sambutan baik dari Ketua NU Care – Lazisnu Jakarta Selatan Ahmad Balya. Beliau menyampaikan dukungannya saat menerima Bantuan Makanan Protein dari Berdikari di Pesantren Nurul Amanah Jagakarsa Selasa (16/11) lalu.

“Apresiasi kami bagi pemerintah, dalam hal ini diwakilkan oleh Berdikari, yang tidak hanya membantu peternak rakyat tetapi juga sekaligus masyarakat yang membutuhkan. Besar harapan bahwa sinergi tidak berhenti disini saja,” ucap Ahmad Balya.

Kedepannya pemerintah tengah menjalankan langkah strategis untuk stabilisasi pasokan, harga, dan sistem distribusi pangan. Untuk mendukung upaya tersebut, Berdikari senantiasa mengedepankan kolaborasi dengan berbagai pihak mulai dari Kementerian Koordinator Perekonomian, Kementerian BUMN, Kementerian Pertanian, Kementerian Perdagangan, Kementerian Desa, PDT, dan Transmigrasi hingga aktif bersinergi dengan BUMN Klaster Pangan dengan PT RNI (Persero) sebagai koordinator dan juga merangkul integrator swasta hingga asosiasi peternak serta koperasi.

Dengan terbangunnya ekosistem pangan nasional yang kuat, program korporasi peternak yang memodernisasi peternak rakyat, serta cara bertindak yang sarat teknologi diharapkan peternak rakyat dapat bersaing dengan keberadaan korporasi integrator besar. Namun, pemerintah tidak dapat berjalan sendiri, dukungan seluruh pihak sangat dibutuhkan untuk mencapai kedaulatan dan ketahanan pangan nasional.

Selain menjalankan bisnis di Hulu industri peternakan, Berdikari juga telah meluncurkan brand ritel BeBest dan Gerai Daging Berdikari untuk bisnis di Hilir.

Pemberdayaan masyarakat juga dilakukan melalui program kemitraan, baik di Hulu melalui kemitraan peternak dan juga di Hilir melalui program freezer point dan reseller dari Gerai Daging Berdikari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Berdikari Datangkan Ribuan Sapi Indukan untuk Dukung Program Desa Korporasi Sapi

Berdikari Datangkan Ribuan Sapi Indukan untuk Dukung Program Desa Korporasi Sapi

Bisnis | Senin, 15 November 2021 | 11:16 WIB

12 Toko Buku Murah di Jogja, Berburu Buku Lawas sampai Terbitan Terbaru

12 Toko Buku Murah di Jogja, Berburu Buku Lawas sampai Terbitan Terbaru

Jogja | Senin, 18 Oktober 2021 | 09:59 WIB

Ini Cara Berdikari Mendongkrak Harga Telur dari Peternak

Ini Cara Berdikari Mendongkrak Harga Telur dari Peternak

Bisnis | Jum'at, 15 Oktober 2021 | 06:44 WIB

Terkini

Harga LNG Global Melonjak, Ekonom Ingatkan Industri dan Pemerintah Hadapi Dilema Ketahanan Energi

Harga LNG Global Melonjak, Ekonom Ingatkan Industri dan Pemerintah Hadapi Dilema Ketahanan Energi

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 07:52 WIB

Rupiah Diramal Bergerak Fluktuatif Hari Ini, Cenderung Melemah ke Level Rp17.850

Rupiah Diramal Bergerak Fluktuatif Hari Ini, Cenderung Melemah ke Level Rp17.850

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 07:44 WIB

IHSG Hari Ini Rawan Koreksi, Analis Beri Rekomendasi Saham: Jangan Asal Serok!

IHSG Hari Ini Rawan Koreksi, Analis Beri Rekomendasi Saham: Jangan Asal Serok!

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 07:15 WIB

Bukan Emas, Ini Komoditas yang Diprediksi 'Cuan' di Tengah Perang AS-Iran-Israel

Bukan Emas, Ini Komoditas yang Diprediksi 'Cuan' di Tengah Perang AS-Iran-Israel

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 07:07 WIB

Neraca Pembayaran Indonesia Defisit USD9,1 Miliar, Terburuk Sejak Pandemi

Neraca Pembayaran Indonesia Defisit USD9,1 Miliar, Terburuk Sejak Pandemi

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 06:52 WIB

Ekspansi Layanan Produk Ekosistem Bisnis Digital Utilitas Kian Diminati

Ekspansi Layanan Produk Ekosistem Bisnis Digital Utilitas Kian Diminati

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 06:35 WIB

Rute Transjakarta Dialihkan Imbas Kebakaran Kemayoran, Cek Jalur Alternatifnya

Rute Transjakarta Dialihkan Imbas Kebakaran Kemayoran, Cek Jalur Alternatifnya

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 00:11 WIB

Jangan Asal Investasi! Pahami 3 Hal Ini Sebelum Uang Anda Ludes di Pasar Berjangka

Jangan Asal Investasi! Pahami 3 Hal Ini Sebelum Uang Anda Ludes di Pasar Berjangka

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 00:01 WIB

Perkuat PT GMM, Bulog Fokus Jaga Kepercayaan dan Kemitraan dengan Petani Tebu Blora

Perkuat PT GMM, Bulog Fokus Jaga Kepercayaan dan Kemitraan dengan Petani Tebu Blora

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 21:56 WIB

Influencer Tak Lagi Dapat PPh UMKM 0,5 Persen, Purbaya: Tak Ada Lapangan Kerja

Influencer Tak Lagi Dapat PPh UMKM 0,5 Persen, Purbaya: Tak Ada Lapangan Kerja

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 19:21 WIB