Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.778.000
Beli Rp2.653.000
IHSG 6.162,045
LQ45 620,444
Srikehati 309,367
JII 386,908
USD/IDR 17.712

Menkeu Sri Mulyani Berharap Kuartal IV 2021 Pertumbuhan Ekonomi Bisa Tembus 6 Persen

Chandra Iswinarno | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Selasa, 23 November 2021 | 18:05 WIB
Menkeu Sri Mulyani Berharap Kuartal IV 2021 Pertumbuhan Ekonomi Bisa Tembus 6 Persen
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani. [Tangkapan layar]

Suara.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati berharap pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal IV 2021 bisa tembus diangka 5 persen hingga 6 persen.

Keoptimisan tersebut dilandasi makin baiknya kondisi perekonomian dalam negeri imbas menurunya kasus penularan Virus Covid-19.

"Kita berharap pemulihan ekonomi dalam jangka menengah akan terus berjalan, mencapai kepada level 5 persen bahkan di atas 6 persen, sehingga kita bisa mencapai tujuan pembangunan yang tertunda akibat Covid-19," kata Sri Mulyani dalam sebuah webinar, Selasa (23/11/2021).

Sejumlah indikator perbaikan ekonomi diklaim Sri Mulyani mulai pulih, seperti halnya penerimaan pajak yang tumbuh 15,3 persen jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

"Dibandingkan Oktober tahun lalu, pendapatan negara anjlok 15,3 persen di mana penerimaan pajak Rp 826,9 triliun, sementara tahun ini penerimaan pajak sudah naik ke angka Rp 953,6 triliun atau naik 15,3 persen," paparnya.

Sementara dari penerimaan bea dan cukai, juga mengalami peningkatan dibandingkan Oktober tahun lalu, di mana sampai saat ini pundi-pundi penerimaan bea cuka telah mencapai Rp 205,8 triliun.

Sedangkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) tahun lalu Rp 278 triliun hingga untuk tahun ini sebanyak Rp 349,2 triliun atau tumbuh di atas 25 persen.

"Jadi kalau kita lihat 2021 pendapatan negara cerita mengenai pemulihan ekonomi recovery dan rebound. Namun pekerjaan sudah selesai, kita masih sedang dalam pemulihan ekonomi," katanya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan jika ingin mencapai target pertumbuhan ekonomi tahun ini bisa mencapai 4 persen, maka pertumbuhan ekonomi kuartal IV 2021 harus mencapai 5,5 persen hingga 5,6 persen.

Hal tersebut dikatakan Airlangga dalam webinar Economic Outlook 2022, Senin (22/11/2021).

"Kalau kita mau tumbuh di angka 4 persen maka di kuartal IV kita harus pacu 5,5-6 persen," kata Airlangga.

Airlangga menekankan, target pertumbuhan ekonomi tidaklah terlalu tinggi, melainkan berpotensi dicapai karena positifnya beberapa indikator pertumbuhan ekonomi.

Semisal, indikator Purchasing Managers’ Index (PMI) Manufaktur Indonesia mencetak rekor baru yang berada di posisi 57,2 Oktober 2021.

Selain itu dari sisi lain, Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) katanya sudah di zona optimis, yaitu di level 113,4 pada Oktober 2021.

Tak hanya itu, proyeksi pertumbuhan ekonomi global dari berbagai lembaga internasional juga semakin membaik. 
Diantaranya OECD memperkirakan pada 2021 ekonomi global di level 5,7 persen, IMF 5,9 persen dan World Bank 5,6 persen.

Sementara itu, untuk 2022 diperkirakan OECD tumbuh di level 4,5 persen, IMF 4,9 persen dan World Bank 4,3 persen. Sedangkan Indonesia diperkirakan Airlangga di level 5,2 persen.

"Dan kita perkirakan bahwa di tahun ini kita bisa capai 4 persen maka tahun depan kita optimis bisa memacu di 5,2 persen," katanya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sri Mulyani Sebut Upaya Pemulihan Ekonomi Pemerintah Pusat dan Daerah Tak Sinkron

Sri Mulyani Sebut Upaya Pemulihan Ekonomi Pemerintah Pusat dan Daerah Tak Sinkron

Sumbar | Selasa, 23 November 2021 | 17:15 WIB

Sri Mulyani Kesal Serapan APBD Masih Rendah

Sri Mulyani Kesal Serapan APBD Masih Rendah

Bisnis | Selasa, 23 November 2021 | 15:07 WIB

Airlangga dan Sri Mulyani Kompak Sebut Dana Asing Bisa Kabur dari Indonesia

Airlangga dan Sri Mulyani Kompak Sebut Dana Asing Bisa Kabur dari Indonesia

Bisnis | Selasa, 23 November 2021 | 14:20 WIB

Terkini

Bantah Krisis 1998 Terulang, Purbaya: Saya Pinteran Dikit dari IMF

Bantah Krisis 1998 Terulang, Purbaya: Saya Pinteran Dikit dari IMF

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 16:24 WIB

NCKL Siapkan Rp1 Triliun untuk Buyback Saham, Cek Jadwalnya

NCKL Siapkan Rp1 Triliun untuk Buyback Saham, Cek Jadwalnya

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 15:55 WIB

Kapan IHSG Kembali Dibuka Setelah Iduladha 2026, Ini Jadwalnya

Kapan IHSG Kembali Dibuka Setelah Iduladha 2026, Ini Jadwalnya

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 15:16 WIB

PHE dan Mitra Global Perkuat Kerja Sama Pengembangan Proyek CCS Lintas Batas IndonesiaKorsel

PHE dan Mitra Global Perkuat Kerja Sama Pengembangan Proyek CCS Lintas Batas IndonesiaKorsel

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 15:10 WIB

IHSG Hancur Lebur Seperti Era COVID-19, Padahal Tak Sedang Pandemi

IHSG Hancur Lebur Seperti Era COVID-19, Padahal Tak Sedang Pandemi

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 15:05 WIB

Ekonom: Rupiah Telah Melemah Lebih dari 5%

Ekonom: Rupiah Telah Melemah Lebih dari 5%

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 15:04 WIB

Carbon Trading Dinilai Jadi Senjata Baru Tekan Emisi di Indonesia

Carbon Trading Dinilai Jadi Senjata Baru Tekan Emisi di Indonesia

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 15:00 WIB

Pertumbuhan Uang Beredar Agak Tersendat, April Hanya Rp 10.253,7 Triliun

Pertumbuhan Uang Beredar Agak Tersendat, April Hanya Rp 10.253,7 Triliun

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 14:54 WIB

Perkuat Layanan Maritim Energi Nasional, PTK Jalankan Kerja Sama STS Proyek FAME 2026

Perkuat Layanan Maritim Energi Nasional, PTK Jalankan Kerja Sama STS Proyek FAME 2026

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 14:50 WIB

Bukan Harga, Konsumen RI Lebih Pilih Respon Cepat Saat Belanja

Bukan Harga, Konsumen RI Lebih Pilih Respon Cepat Saat Belanja

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 14:45 WIB