Sri Mulyani Bangun Rusunara untuk Pegawai Kemenkeu di Papua

Iwan Supriyatna, Mohammad Fadil Djailani

Jum'at, 26 November 2021 | 13:47 WIB
Sri Mulyani Bangun Rusunara untuk Pegawai Kemenkeu di Papua
Menkeu Sri Mulyani dalam konfrensi pers APBN Kita pada Kamis (23/9/2021). [Tangkapan layar]

Suara.com - Kementerian Keuangan bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melakukan kerjasama pembangunan rumah susun negara (rusunara) untuk pegawai Kemenkeu yang ditugaskan di Papua.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan penugasan seluruh jajaran Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang berada di seluruh wilayah Indonesia membutuhkan perhatian yang sangat tinggi.

Dia bilang menjalankan tugas dan tanggung jawab di bidang keuangan negara, pegawai Kemenkeu tidak memiliki kemewahan untuk memilih lokasi dimana ia ditempatkan.

“Kebutuhan untuk bisa menjalankan tugas di tempat yang jauh dari homebase membutuhkan dukungan terutama dari sisi rumah tinggal,” ungkap Menkeu saat melakukan Groundbreaking rusanara di Jayapura, secara virtual, Jumat (26/11/2021).

Dia memahami sebagai makhluk, manusia membutuhkan tempat tinggal. Untuk itu, pemerintah turut membantu masyarakat untuk menjangkau dan memiliki rumah tinggal melalui program satu juta rumah dengan memberikan fasilitas pendanaan seperti subsidi uang muka dan subsidi bunga.

“Dalam konteks inilah artinya negara tidak membedakan antara pemihakan kepada masyarakat dengan tugas bagi jajaran yang harus melakukan fungsi dan tanggung jawab negara yaitu di jajaran Kemenkeu yang mengelola keuangan negara,” katanya.

Bukan hanya Kemenkeu, pembangunan rumah tinggal bagi jajaran Aparatur Sipil Negara telah dilakukan oleh banyak instansi pemerintah lainnya.

“Sebetulnya Ibu telat minta padahal Ibu yang punya uang. Sebetulnya Kementerian/Lembaga sudah banyak yang membangun,” ungkap Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Khalawi dalam kesempatan yang sama.

Rusunara ditargetkan selesai dalam jangka waktu satu tahun dengan tinggi tiga lantai. Adapun kapasitas akan menampung 176 pegawai dengan tipologi seperti Wisma Atlet Kemayoran.

baca juga

Rusunara ini akan ditinggali pegawai lintas unit eselon I Kemenkeu yang berada di wilayah Papua yang secara simbolis menunjukkan spirit bekerja sama sinergis antar semua unit.

“Spirit kebersamaan inilah yang saya harapkan akan terus diperkuat karena tantangan mengelola keuangan negara akan sangat dinamis, menjadi sangat tinggi, dan sangat kompleks,” pungkas Sri Mulyani.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sri Mulyani Ngaku Makin Sibuk Jelang Akhir Tahun

Sri Mulyani Ngaku Makin Sibuk Jelang Akhir Tahun

Bisnis | Jum'at, 26 November 2021 | 12:39 WIB

Kondisi Keuangan Membaik, Menkeu Sri Mulyani Janji Tak Tarik Utang Lagi Tahun Depan

Kondisi Keuangan Membaik, Menkeu Sri Mulyani Janji Tak Tarik Utang Lagi Tahun Depan

Bisnis | Kamis, 25 November 2021 | 21:52 WIB

UU Cipta Kerja Disebut Inkonstitusional, Sri Mulyani Memilih Bungkam

UU Cipta Kerja Disebut Inkonstitusional, Sri Mulyani Memilih Bungkam

Bisnis | Kamis, 25 November 2021 | 21:32 WIB

Terkini

Pembalut Dikenai PPN 11 Persen, Bu Tejo 'Tilik' Kritik Keras Pemerintah: Ora Duwe Utek!

Pembalut Dikenai PPN 11 Persen, Bu Tejo 'Tilik' Kritik Keras Pemerintah: Ora Duwe Utek!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:13 WIB

Buntut Penggeledahan "Ponpes" di Sukoharjo, Taj Yasin Pastikan Pendampingan Psikologis Anak-Anak

Buntut Penggeledahan "Ponpes" di Sukoharjo, Taj Yasin Pastikan Pendampingan Psikologis Anak-Anak

Jawa Tengah | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:10 WIB

CASA Maybank Indonesia Tumbuh 16,7%, Rasio Dana Murah Capai 64,1%

CASA Maybank Indonesia Tumbuh 16,7%, Rasio Dana Murah Capai 64,1%

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:10 WIB

Masduki Sebut Ada Upaya Sistematis Alihkan Isu Evaluasi Pemerintah Lewat Framing Anarkisme

Masduki Sebut Ada Upaya Sistematis Alihkan Isu Evaluasi Pemerintah Lewat Framing Anarkisme

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:06 WIB

Cara Pakai Moisturizer Retinol Hanasui untuk Pudarkan Flek Hitam di Usia 40 Tahun ke Atas

Cara Pakai Moisturizer Retinol Hanasui untuk Pudarkan Flek Hitam di Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:05 WIB

Sempat Syok! Siswa Sekolah Rakyat Korban Penganiayaan Kadet Unhan di Jember Mulai Bersekolah Lagi

Sempat Syok! Siswa Sekolah Rakyat Korban Penganiayaan Kadet Unhan di Jember Mulai Bersekolah Lagi

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:04 WIB

Mendag Buka Peluang Papua Jadi Hub Ekspor RI ke Pasifik

Mendag Buka Peluang Papua Jadi Hub Ekspor RI ke Pasifik

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:02 WIB

Review Laut Bercerita: Kisah Pilu Perjuangan Aktivis Melawan Orde Baru

Review Laut Bercerita: Kisah Pilu Perjuangan Aktivis Melawan Orde Baru

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:00 WIB

Bias Dunia Kerja Modern: Menyoroti Gengsi CV Bahasa Inggris di Mata Gen Z

Bias Dunia Kerja Modern: Menyoroti Gengsi CV Bahasa Inggris di Mata Gen Z

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:55 WIB

Ironi Lulusan SMK: Disiapkan untuk Kerja, Tapi Jadi Beban Pengangguran

Ironi Lulusan SMK: Disiapkan untuk Kerja, Tapi Jadi Beban Pengangguran

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:54 WIB

×