Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.799.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.492

Menteri Erick Thohir Minta Restu DPR Hapus Cucu-cucu BUMN yang Jadi Benalu

Chandra Iswinarno | Achmad Fauzi | Suara.com

Kamis, 02 Desember 2021 | 17:09 WIB
Menteri Erick Thohir Minta Restu DPR Hapus Cucu-cucu BUMN yang Jadi Benalu
Menteri BUMN, Erick Thohir. (Dok: Kominfo)

Suara.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir meminta restu dari Komisi VI DPR gara bisa menghapus anak dan cucu usaha perusahaan pelat merah yang berada di bawah kementerian tersebut. Sebab, ia menyebut anak dan cucu usaha BUMN saat ini sudah terlalu banyak. 

Selain itu, kehadiran anak dan cucu BUMN justru merugikan induk usahanya sendiri. Banyak anak dan cucu BUMN justru menggrogoti keuntungan dari induk usahanya. 

Sebenarnya, Erick mengemukakan, jika pihaknya bisa langsung menghapus anak dan cucu BUMN tanpa adanya restu. Namun, menurutnya lebih formal, jika meminta izin telebih dahulu dengan Komisi VI DPR RI sebagai pengawas. 

"Nah ini, saya meminta dukungan politik, walaupun kita tahu, kita bisa lakukan tanpa restu. Tetapi kita mau kan sama, kita ini kan merupakan tupoksi yang sangat terbuka dengan Komisi VI. Kami minta komisi VI mengawal daripada pelepasan daripada BUMN yang kecil," ujar Erick dalam rapat kerja dengan Komisi VI DPR, Kamis (2/12/2021).

Menurut Erick, saat ini Kementerian BUMN juga telah berhasil memangkas jumlah BUMN dari yang 104 menjadi 41 BUMN saja. Selain itu, pihaknya juga membuat rapi holding para BUMN. 

Misalnya, Holding Semen Indonesia yang mana hampir BUMN Semen telah masuk dalam holding tersebut, hanya satu saja yang belum masuk yaitu Semen Baturaja. Kemudian, tambah dia, Holding BUMN pertambangan yang dikendalikan oleh MIND ID. 

"Kita melihat masih banyak anak cucu BUMN yang nilainya kecil-kecil, yang dikelola tidak maksimal, yang akhirnya ibarat ini holding ini anak-anak cucu semua nyedot terus seperti benalu, yang akhirnya holdingisasi yang sudah rapi akan juga tersedot dengan yang kecil-kecil," ucap Erick. 

Ketua Pelaksana KPCPEN ini menegaskan, dengan penghapusan anak dan cucu usaha BUMN ini secara otomatis juga menghilangkan kerajaan-kerajaan di daerah. 

Sehingga, tambah Erick, BUMN bisa memberikan pengusaha di daerah bisa berkembang dan menciptakan lapangan pekerjaaan buat masyarakat sekitar.

"Jadi kita bisa menciptakan lapangan kerja dan pengusaha-pengusaha baru, yang selama ini kita sering dituduh justru mematikan pengusaha daerah. Toh ini sejalan dengan transformasi yang disepakati dengan Komisi VI. Toh ini sejalan dengan mengecilkan jumlah BUMN, kita lebih baik maen yang besar-besar," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ingatkan BUMN Karya Fokus Core Bisnis, Menteri Erick: Gak Seperti Sekarang Palugada

Ingatkan BUMN Karya Fokus Core Bisnis, Menteri Erick: Gak Seperti Sekarang Palugada

Bisnis | Kamis, 02 Desember 2021 | 16:17 WIB

Erick Thohir Bocorkan Rencana IPO BUMN dan Anak Usahanya, Ini Daftarnya

Erick Thohir Bocorkan Rencana IPO BUMN dan Anak Usahanya, Ini Daftarnya

Bisnis | Kamis, 02 Desember 2021 | 13:47 WIB

Erick Thohir Bakal Ubah BUMN yang Pendapatannya Rp50 Miliar Jadi Swasta

Erick Thohir Bakal Ubah BUMN yang Pendapatannya Rp50 Miliar Jadi Swasta

Bisnis | Rabu, 01 Desember 2021 | 20:13 WIB

Terkini

Pasar Properti Ditopang Rumah Kecil dan Menengah

Pasar Properti Ditopang Rumah Kecil dan Menengah

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 18:40 WIB

Dari Piutang hingga Tata Kelola, Ini PR Besar Perusahaan Sebelum IPO

Dari Piutang hingga Tata Kelola, Ini PR Besar Perusahaan Sebelum IPO

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:55 WIB

Tarif Listrik Tak Naik sejak 2022, Kok Tagihan Bisa Membengkak?

Tarif Listrik Tak Naik sejak 2022, Kok Tagihan Bisa Membengkak?

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:50 WIB

QRIS Masuk Sektor Logistik, UMKM Agen Paket Ikut Kecipratan Manfaat

QRIS Masuk Sektor Logistik, UMKM Agen Paket Ikut Kecipratan Manfaat

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:39 WIB

India Akhirnya Naikkan Harga BBM Setelah 4 Tahun Bertahan

India Akhirnya Naikkan Harga BBM Setelah 4 Tahun Bertahan

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:32 WIB

Begini Ramalan Nilai Tukar Rupiah dalam Waktu Dekat, Bisa Tembus Rp 20.000?

Begini Ramalan Nilai Tukar Rupiah dalam Waktu Dekat, Bisa Tembus Rp 20.000?

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:24 WIB

Pemerintah Klaim Potensi Resesi RI Lebih Rendah dari AS, Jepang, dan Kanada

Pemerintah Klaim Potensi Resesi RI Lebih Rendah dari AS, Jepang, dan Kanada

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:10 WIB

Bukan Belanja Pemerintah, Purbaya Klaim Konsumsi Rumah Tangga Dorong Ekonomi Tumbuh 5,61%

Bukan Belanja Pemerintah, Purbaya Klaim Konsumsi Rumah Tangga Dorong Ekonomi Tumbuh 5,61%

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:00 WIB

Gaji Ke-13 PNS dan Pensiunan Kapan Cair? Kabar Gembira, Jadwal Pencairan PPPK Sudah Diumumkan

Gaji Ke-13 PNS dan Pensiunan Kapan Cair? Kabar Gembira, Jadwal Pencairan PPPK Sudah Diumumkan

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 16:42 WIB

Purbaya Blak-blakan Restrukturisasi Utang Whoosh Lelet, Padahal Sudah Diputuskan

Purbaya Blak-blakan Restrukturisasi Utang Whoosh Lelet, Padahal Sudah Diputuskan

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 16:34 WIB