alexametrics

Erick Thohir Bakal Ubah BUMN yang Pendapatannya Rp50 Miliar Jadi Swasta

Dwi Bowo Raharjo | Achmad Fauzi
Erick Thohir Bakal Ubah BUMN yang Pendapatannya Rp50 Miliar Jadi Swasta
Menteri BUMN Erick Thohir.[Instagram]

BUMN pendapatan kecil tidak memberikan kontribusi kepada negara, seperti penciptaan lapangan kerja atau dari deviden.

Suara.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir bakal merombak total jumlah BUMN-BUMN. Bahkan, ia menginginkan BUMN yang memiliki pendapatan kecil beralih menjadi perusahaan swasta.

Menurut Erick, langkah ini bisa dilakukan jika dirinya mendapat dukungan dari semua pihak mulai dari DPR, BPK, BPKP, Kejaksaan, dan lain-lain.

"Sudah lah, suruh pengusaha muda, pengusaha daerah, jadi tumbuh entrepeneur-entrepeneur baru, pengusaha-pengusaha baru. Karena apa? di era covid ini yang kaya makin kaya, miskin makin miskin, yang besar makin besar yang kecil makin kecil. Jadi apa? ya ini, kalau ada yang kecil-kecil revenue Rp 50 miliar udah lah," ujar Erick kepada wartawan, Rabu (1/12/2021).

Ketua Pelaksana KPCPEN ini menuturkan dengan pendapatan kecil, maka BUMN hanya akan bersaing dengan perusahaan menengah seperti UKM.

Baca Juga: Kembali Tutup 74 Anak dan Cucu Usaha BUMN, Erick Thohir: Harus Dibongkar dan Disetop

Dengan pendapatan kecil juga, lanjut Erick, BUMN tidak memberikan kontribusi kepada negara, seperti penciptaan lapangan kerja atau dari deviden.

"Nah saya melihat juga kalau BUMN itu kecil-kecil buat apa? Akhirnya apa? bersaing dengan swasta, bersaing dengan UMKM, bersaing dengan pengusaha daerah. Sedangkan pembukaan lapangan kerja itu kan tidak bisa bergantung oleh BUMN saja, harus juga swasta. Apalagi UMKM, UMKM itu penyerap lapangan kerja terbesar dibandingin industri," tutur dia.

Erick menginginkan, BUMN-BUMN itu harus besar dan bersaing di global. Selain itu, juga bisa menjadi penyeimbang pasar dalam maupun luar negeri.

Tidak hanya itu, tambah dia, BUMN-BUMN juga harus bisa memanfaatkan sumber daya alam yang dimiliki oleh Indonesia.

"Kita main yang gede-gede BRI, PLN, Pegadaian, Telkom, MIND ID, Pertamina. Kita tidak mau market kita dipakai pertumbuhan bangsa lain. Harus jadi pertumbuhan bangsa kita," pungkas Erick.

Baca Juga: Berdikari Borong 3 Penghargaan Sekaligus dari BUMN Awards 2021

Komentar