Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.580.000
Beli Rp2.455.000
IHSG 6.041,972
LQ45 599,903
Srikehati 294,680
JII 362,104
USD/IDR 18.060

Ramai Tagar BoikotJNE Gegara Unggahan Lowongan Kerja, Ternyata Bukan Salah JNE

M Nurhadi

Selasa, 07 Desember 2021 | 18:13 WIB
Ramai Tagar BoikotJNE Gegara Unggahan Lowongan Kerja, Ternyata Bukan Salah JNE
Harbokir atau Hari Bebas Ongkos Kirim yang kerap setiap tahun dirayakan dalam rangka perayaan hari ulang tahun JNE. [Dok Humas JNE]

Suara.com - Perusahaan pengiriman JNE sempat jadi perbincangan usai tagar BoikotJNE jadi topik utama Twitter. Hal ini disebabkan sebaran lowongan pekerjaan yang diumumkan oleh CV Bangun Banua Lestari selaku mitra JNE. Dalam loker tersebut, salah satunya mewajibkan pelamar beragama Islam.

Belakangan, sosok bernama Alifia Shafira R yang mengaku sebagai pihak yang bertanggung jawab. Ia juga menegaskan, hal ini tidak berkaitan dengan JNE.

“Sehubungan dengan tindak kesalahan yang saya lakukan atas pemberitahuan lowongan kerja, yakni menyatakan unsur agama pada kriteria karyawan yang kami perlukan. Bersama ini saya sampaikan bahwa CV Bangun Banua Lestari menjalin kerja sama [mitra] JNE. Rekrutmen karyawan sepenuhnya menjadi tugas dan tanggung jawab kami dan tidak ada sangkut paut dengan JNE,” tulis dia, dikutip via Solopos.com --jaringan Suara.com.

Masih merujuk dari surat yang sama, Alfia juga memohon maaf kepada seluruh masyarakat Barito Timur, Kalimantan Tengah karena loker itu diperuntukkan di wilayah Tamiang Layang, Kecamatan Dusun Timur, Kabupaten Barito Timur.

“Saya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas kesalahan yang saya lakukan khususnya kepada warga Barito Timur,” sambung dia.

Meski sudah menyampaikan permintaan maaf, tagar #BoikotJNE masih menjadi trending Twitter hingga Selasa (7/12/2021) sekira pukul 18.00 WIB.

Ia sendiri menjelaskan, tudingan diskriminatif dari warganet terkait lowongan kerja itu disebabkan adanya miskomunikasi dan tidak adanya koordinasi dengan tim terkait maupun tim JNE pusat.

“Tindakan salah yang terjadi di luar kesadaran saya tidak ada unsur diskriminatif. Sehubungan dengan itu maka saya sangat mengharapkan semoga saudara berkenan untuk memaafkan saya. Atas perhatian dan kelapangannya saya sampaikan terima kasih,” tutup surat itu.

Sebelumnya, viral sebuah unggahan lowongan pekerjaan yang mewajibkan beragama Islam. Dampaknya, warganet murka hingga menuding lowongan kerja itu bersifat rasis.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tagar Savepolwan Trending di Twitter, Diduga Ada Polisi Wanita Dipukul Oknum TNI

Tagar Savepolwan Trending di Twitter, Diduga Ada Polisi Wanita Dipukul Oknum TNI

Surakarta | Selasa, 07 Desember 2021 | 11:19 WIB

Inilah Rumini, Namanya Trending Sampai ke Hati Warganet

Inilah Rumini, Namanya Trending Sampai ke Hati Warganet

Bekaci | Selasa, 07 Desember 2021 | 10:50 WIB

Perang Tagar di Twitter, Penghargaan Atlet Berprestasi Nyatanya Sudah Diatur dalam UU

Perang Tagar di Twitter, Penghargaan Atlet Berprestasi Nyatanya Sudah Diatur dalam UU

Hits | Selasa, 07 Desember 2021 | 12:10 WIB

Pindahkan Bebatuan Sambil Dipayungi Ajudan, Risma Trending Topic di Twitter

Pindahkan Bebatuan Sambil Dipayungi Ajudan, Risma Trending Topic di Twitter

Bogor | Senin, 06 Desember 2021 | 17:49 WIB

Kasus Mahasiswi NWR, Randy Bagus yang Ditangkap Sampai Punya Pendukung yang Dihujat

Kasus Mahasiswi NWR, Randy Bagus yang Ditangkap Sampai Punya Pendukung yang Dihujat

Kaltim | Senin, 06 Desember 2021 | 07:30 WIB

Gegara Iseng Unggah Foto Ngenes di Biro Jomblo Twitter, Pria Ini Malah Dapat Jodoh

Gegara Iseng Unggah Foto Ngenes di Biro Jomblo Twitter, Pria Ini Malah Dapat Jodoh

Hits | Senin, 06 Desember 2021 | 08:04 WIB

Terkini

Prancis Tersingkir, Taktik Individualis Didier Deschamps Resmi Gagal Total?

Prancis Tersingkir, Taktik Individualis Didier Deschamps Resmi Gagal Total?

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 14:02 WIB

Peneliti ITB Ungkap Potensi Sawit, Ternyata Bisa Diolah Jadi Bensin

Peneliti ITB Ungkap Potensi Sawit, Ternyata Bisa Diolah Jadi Bensin

Bisnis | Kamis, 16 Juli 2026 | 14:02 WIB

Banyak Kepala Daerah Kena OTT, Tito: Biaya Pilkada Tinggi, Akhirnya Cari Jalan Tak Benar

Banyak Kepala Daerah Kena OTT, Tito: Biaya Pilkada Tinggi, Akhirnya Cari Jalan Tak Benar

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 14:01 WIB

Coffee Shop dan Ruang Tenang Bagi Gen Z: Bukan Lagi Sekadar Tempat Ngopi

Coffee Shop dan Ruang Tenang Bagi Gen Z: Bukan Lagi Sekadar Tempat Ngopi

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 14:00 WIB

5 Cara Cek Nomor Indosat Pakai Internet dan Tidak, Praktis dan Cepat

5 Cara Cek Nomor Indosat Pakai Internet dan Tidak, Praktis dan Cepat

Tekno | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:59 WIB

KPK Geledah Rumah Etik Suryani di Laweyan 1,5 Jam, Angkut 2 Koper

KPK Geledah Rumah Etik Suryani di Laweyan 1,5 Jam, Angkut 2 Koper

Surakarta | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:58 WIB

Hackathon Digital Cooperatives 2026 Cetak Inovasi AI untuk Percepat Digitalisasi Koperasi Indonesia

Hackathon Digital Cooperatives 2026 Cetak Inovasi AI untuk Percepat Digitalisasi Koperasi Indonesia

Tekno | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:57 WIB

Tembus Pasar Besar dengan Konservasi, BRI Berikan Dukungan Penuh Suhita Lebah

Tembus Pasar Besar dengan Konservasi, BRI Berikan Dukungan Penuh Suhita Lebah

Bri | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:56 WIB

Said Iqbal Dorong Pajak Pencairan JHT Jadi Nol Persen, Usul Ambang Batas Naik ke Rp 400 Juta

Said Iqbal Dorong Pajak Pencairan JHT Jadi Nol Persen, Usul Ambang Batas Naik ke Rp 400 Juta

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:52 WIB

Beban Ganda Perempuan Kepala Keluarga: Bangun Jam Lima pagi, Malam Masih Menghitung Setoran

Beban Ganda Perempuan Kepala Keluarga: Bangun Jam Lima pagi, Malam Masih Menghitung Setoran

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 13:51 WIB

×