alexametrics

Nike Bakal Stop Jualan Konvensional, Beralih Jualan Online

Iwan Supriyatna | Achmad Fauzi
Nike Bakal Stop Jualan Konvensional, Beralih Jualan Online
Ilustrasi Logo Nike. (Shutterstock)

Nike, produsen peralatan olahraga berencana untuk menyetop menjual produk-produknya di toko-toko retail di Amerika Serikat.

Suara.com - Nike, produsen peralatan olahraga berencana untuk menyetop menjual produk-produknya di toko-toko retail di Amerika Serikat. Sebab, perusahan bakal mengalihkan penjualannya secara online.

Dalam hal ini, Nike mengumumkan akan berhenti menjual ke toko retail DSW. Nike juga secara signifikan memangkas jumlah toko retail yang dijualnya dalam beberapa tahun terakhir untuk meningkatkan keuntungan dan memperketat kontrol atas bagaimana produknya dipamerkan.

Kepala keuangan Nike (NKE) Matthew Friend mengatakan, produk-produk yang disajikan ke retail telah berkurang hingga 50% sejak mengumumkan strategi ini pada tahun 2017.

"Pada saat itu, perusahaan mengatakan akan memfokuskan sumber daya, pemasaran, dan produk unggulannya pada hanya 40 mitra ritel, termasuk Foot Locker (FL) dan Alat Olah Raga Dick (DKS)," ujar Friend seperti dikutip dari CNN Bussiness, Kamis (9/12/2021).

Baca Juga: Kisah Sukses Perusahaan Nike, Berawal Dari Rasa Tidak Nyaman Pakai Sepatu

Menurut Nike, menjual barang di situs web dan toko fisiknya membuat perusahaan mendapatkan dua kali lipat keuntungan dibandingkan penjualan melalui mitra grosir.

Perusahaan juga mendapatkan kontrol yang lebih ketat atas pengalaman dan harga pembelanja.

Itu keuntungan besar bagi merek premium seperti Nike yang ingin menyajikan barang dagangan kepada pelanggan dengan cara yang menarik dan konsisten, serta mencegah produk didiskon terlalu banyak.

Rival Under Armour (UA) dan Adidas (ADDDF) mengikuti jejak Nike, menarik kembali mitra ritel dan membangun saluran penjualan langsung ke konsumen.

Sementara itu, meski kehilangan Nike, DSW yakin dapat menambah pendapatan dengan menumbuhkan merek atletik lainnya.

Baca Juga: Diungkap Mantan Pacar, Nike Ardilla Pernah Memohon agar Segera Dilamar

"Kami benar-benar mendapatkan hasil yang kuat di seluruh portofolio atletik kami," kata CEO Designer Brands Roger Rawlins.

Komentar