Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.860.000
Beli Rp2.735.000
IHSG 7.307,589
LQ45 733,903
Srikehati 341,804
JII 507,580
USD/IDR 17.077

Internet Lemot di Indonesia Jadi Kendala Pertumbuhan Ekonomi Digital

M Nurhadi | Suara.com

Selasa, 14 Desember 2021 | 07:08 WIB
Internet Lemot di Indonesia Jadi Kendala Pertumbuhan Ekonomi Digital
Ilustrasi internet. [fancycrave1/Pixabay]

Suara.com - Tarif internet di Indonesia, menurut Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan masuk kategori mahal sehingga menyebabkan terjadinya kesenjangan internet di Tanah Air.

Menurut dia, internet kini hanya dinikmati kalangan tertentu karena alasan ekonomi. Namun demikian, ia tidak merinci nilai ideal untuk tarif internet di Indonesia.

“Kesenjangan internet juga terjadi karena biaya yang mahal, memungkinkan internet hanya bisa diakses mereka yang mampu secara ekonomi,” kata Luhut dalam Jasa Keuangan.

Melansir dari Solopos.com --jaringan Suara.com, Luhut juga menyoroti salah satu penyebab ekonomi digital belum berkembang secara merata karena akses internet yang belum menjangkau seluruh wilayah Indonesia.

Saat ini, ada lebih dari 12.000 desa yang belum mendapat akses internet 4G. Ia lantas menyebut, pada 2022, seluruh desa ditarget memiliki akses internet 4G.

“Selain itu rendahnya tingkat kecepatan jaringan juga menjadi kendala dalam menumbuhkan ekonomi digital,” kata Luhut.

Merujuk data dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 2019, kata Luhut, saat ini indeks literasi keuangan Indonesia baru 30,03 persen dan indeks inklusi keuangan 76,19 persen.

“Angka ini berbanding jauh dengan Singapura yang sudah mencapai 98 persen, Malaysia 85 persen, dan Thailand 82 persen. Tingkat inklusi yang dengan literasi rendah menunjukkan potensi risiko yang begitu tinggi karena meskipun masyarakat memiliki akses keuangan sebenarnya mereka tidak memahami dengan baik fungsi dan risikonya,” ujar Luhut dalam Indonesia Fintech Summit 2021, Minggu (12/12/2021) lalu.

“Pemerintah juga terus mendorong kesenjangan digital yang terjadi. Akses layanan telekomunikasi masih belum menjangkau seluruh desa di Indonesia. Selain itu, rendahnya percepatan jaringan menjadi kendala ekonomi digital. Belum lagi kesenjangan internet juga terjadi karena biaya yang mahal mungkin internet hanya bisa diakses oleh mereka yang mampu secara ekonomi. Hal ini yang menjadi fokus pemerintah ke depan,” sambung dia.

Ia mengaku optimis, ekonomi digital di Indonesia memiliki prospek menjanjikan sehingga pemerintah harus mendukung akselerasi perkembangan ekonomi digital dengan berbagai inovasinya.

“Proyeksi pertumbuhan ekonomi digital diperkirakan mencapai US$124-US$146 miliar di 2025. Tentu ini menjadi momentum yang tidak bisa dilewatkan untuk membawa Indonesia menjadi negara yang kompetitif di Asean maupun dunia,” ujarnya.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Luhut Binsar Pandjaitan: PPKM di Jawa-Bali Diperpanjang hingga 3 Januari 2022

Luhut Binsar Pandjaitan: PPKM di Jawa-Bali Diperpanjang hingga 3 Januari 2022

Jogja | Senin, 13 Desember 2021 | 22:57 WIB

Luhut Ungkap Penurunan Penggunaan Aplikasi PeduliLindungi

Luhut Ungkap Penurunan Penggunaan Aplikasi PeduliLindungi

Sulsel | Selasa, 14 Desember 2021 | 06:45 WIB

Bantuan Kuota Internet Kemendikbud Desember 2021 Bertambah, Ini Perubahannya

Bantuan Kuota Internet Kemendikbud Desember 2021 Bertambah, Ini Perubahannya

Sumsel | Senin, 13 Desember 2021 | 19:13 WIB

Pemerintah Resmi Perpanjang PPKM Jawa-Bali Hingga Tahun Depan

Pemerintah Resmi Perpanjang PPKM Jawa-Bali Hingga Tahun Depan

News | Senin, 13 Desember 2021 | 17:48 WIB

Menko Marves Luhut Belum Berani Bilang Indonesia Sudah Lewati Krisis Pandemi Covid-19

Menko Marves Luhut Belum Berani Bilang Indonesia Sudah Lewati Krisis Pandemi Covid-19

News | Senin, 13 Desember 2021 | 17:44 WIB

Luhut: Jangan Ngomel-ngomel Aturan Karantina 10 Hari!

Luhut: Jangan Ngomel-ngomel Aturan Karantina 10 Hari!

News | Senin, 13 Desember 2021 | 17:14 WIB

Terkini

Pemerintah Sebut Nasib 2 Kapal Tanker Pertamina di Selat Hormuz Belum Jelas

Pemerintah Sebut Nasib 2 Kapal Tanker Pertamina di Selat Hormuz Belum Jelas

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 17:39 WIB

Pasar Saham RI Bergairah, IHSG Naik 2% Lebih ke Level 7.458

Pasar Saham RI Bergairah, IHSG Naik 2% Lebih ke Level 7.458

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 16:59 WIB

Pemerintah Indonesia dan Rusia Perkuat Kerja Sama Ekonomi dan Investasi

Pemerintah Indonesia dan Rusia Perkuat Kerja Sama Ekonomi dan Investasi

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 16:44 WIB

Ekspansi Strategis BRI Group: Pegadaian Resmikan Kantor Cabang Luar Negeri Pertama di Timor Leste

Ekspansi Strategis BRI Group: Pegadaian Resmikan Kantor Cabang Luar Negeri Pertama di Timor Leste

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 16:43 WIB

Purbaya Bidik Potensi Bisnis FSU dan Bunkering, Klaim Bisa Saingi Malaysia dan Singapura

Purbaya Bidik Potensi Bisnis FSU dan Bunkering, Klaim Bisa Saingi Malaysia dan Singapura

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 16:39 WIB

Pajak Kripto Tembus Rp1,96 Triliun, Indodax Sumbang Hampir Setengahnya

Pajak Kripto Tembus Rp1,96 Triliun, Indodax Sumbang Hampir Setengahnya

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 16:27 WIB

Rupiah Tertekan Sentimen Domestik, Dolar AS Menguat ke Rp17.104

Rupiah Tertekan Sentimen Domestik, Dolar AS Menguat ke Rp17.104

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 16:14 WIB

Kantor Digeledah Kejati, Menteri PU Pilih 'Pasrah': Saya Tak Mau Ikut Campur

Kantor Digeledah Kejati, Menteri PU Pilih 'Pasrah': Saya Tak Mau Ikut Campur

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 15:24 WIB

Menhub Ungkap Dampak ke RI Soal Penutupan Wilayah Udara China

Menhub Ungkap Dampak ke RI Soal Penutupan Wilayah Udara China

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 15:02 WIB

Tak Ada WFH di Kementerian PU, Menteri Dody: AC-nya Angin Blesat-blesut

Tak Ada WFH di Kementerian PU, Menteri Dody: AC-nya Angin Blesat-blesut

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 15:00 WIB