Erick Thohir Ingin Jargon AKHLAK Jadi Inti Perusahaan BUMN

Dwi Bowo Raharjo | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Rabu, 15 Desember 2021 | 18:07 WIB
Erick Thohir Ingin Jargon AKHLAK Jadi Inti Perusahaan BUMN
Erick Thohir di program Happy Digital X.

Suara.com - Menteri BUMN Erick Thohir menambahkan nilai inti atau core values dalam BUMN menjadi Ber-AKHLAK sebagai bagian dari kesatuan dalam pemerintahan.

AKHLAK sendiri merupakan akronim dari Amanah, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif dan Kolaboratif yang diterapkan keseluruh perusahaan pelat merah.

Upaya tersebut juga dimaksudkan untuk melakukan transformasi human capital dan menjadikan BUMN sebagai pabrik talenta bukan pabrik wacana sehingga dapat menjadi pegangan dalam menyongsong era emas Indonesia pada tahun 2045.

"Yang paling penting justru semua ini adalah punya core values AKHLAK. Karena kita tanpa amanah tidak ada artinya. Karena kita itu berjibaku dengan konflik-konflik setiap hari Conflict of Interest terutama. Nah, AKHLAK itu menjadi pegangan," ujar Erick saat menjadi pembicara dalam Acara Dies Natalis ke-9 ESQ Business School, ditulis, Rabu (15/12/2021).

Dalam mencegah terjadinya konflik kepentingan dalam tubuh perusahaan BUMN, ia menerapkan model rekruitmen human capital perusahaan dititikberatkan pada kualitas atau kompetensi yang sangat dibutuhkan.

"Apalagi kalau kita diisi oleh human-human capital yang juara, sehingga sumber daya alam kita juga punya value di sini. Jadi hal ini yang penting bagaimana menjadi kunci dan kita lihat inilah yang kita coba tadi menghadapi disrupsi pun kita berubah," tuturnya.

Erick juga mendorong ekosistem anak muda di Kementerian BUMN supaya bisa melakukan transformasi dan mengantisipasi disrupsi. Katanya, transformasi itu dalam bentuk pembenahan efisiensi seperti pada road map yang direncanakan oleh Kementerian BUMN dalam rangka pembenahan dan efisiensi serta efektifitas kerja bisa terwujud.

"Kalau melihat dari data-data pun 70 persen daripada pegawai BUMN itu sekarang di bawah 35 tahun. Nah karena itu kenapa kita dorong keberpihakan kepada leadership muda. Dan ini tidak hanya di direksi saja, di Kementerian pun kita lakukan," ungkap Erick.

Ditempat yang sama Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menyampaikan bahwa untuk mencapai Indonesia emas 2045, sudah disiapkan sejak saat ini di mana ada lima prioritas kerja presiden dan wakil presiden untuk visi Indonesia maju yaitu pembangunan SDM, pembangunan infrastruktur, simplifikasi regulasi, penyederhanaan birokrasi dan transformasi ekonomi.

"Pembangunan SDM yang dimaksud yaitu SDM yang bekerja keras, dinamis, terampil dan menguasai iptek serta mengundang talenta global. Kita wujudkan SDM yang berlandaskan inovasi, adaptasi dan kolaborasi," tegasnya dengan semangat.

"Semangat 3G, yang pertama Gercep yaitu gerak cepat. Yang kedua Geber, enggak bisa sendiri kudu gerak bersama dan yang ketiga adalah Gaspol ke garap semua potensi online untuk pulih dan ciptakan lapangan kerja," imbuhnya.

Untuk itu, katanya, kolaborasi dengan ESQ Business School dapat mengembangkan ekosistem industri juga pariwisata dan ekonomi kreatif. Karena ESQ Business School yang sudah memiliki peranan penting diyakini ke depan lulusan-lulusan terbaik ESQ Business School akan menjadi leaders and captains of industry termasuk industri pariwisata dan ekonomi kreatif.

"Saya sangat yakin haqqul yakin bahwa kebangkitan pariwisatalah kebangkitan ekonomi kita dan inilah sektor strategis dalam menciptakan lapangan pekerjaan. Ekonomi kreatif juga hadir sebagai kekuatan baru dalam pemulihan ekonomi nasional," tegas Sandi.

Sementara itu, pendiri Emotional and Spiritual Quotient (ESQ) Business School Ary Ginanjar menyampaikan Indonesia saat ini sedang akan mengalami kebanjiran bonus demografi, pada 2030 ada sekitar 70 persen hingga 80 persen adalah milenial, apalagi nanti tahun 2045. Kalau tidak bisa handle ini maka bonus ini bukan menjadi sebuah hadiah tapi bisa menjadi sebuah disaster.

"Itulah sebabnya kita harus mempersiapkan generasi masa depan mempersiapkan pemimpin-pemimpin bangsa untuk tahun 2030 Indonesia emas dua, dan 2045 Indonesia emas yang terakhir wujud impian kita. Karena itu tentu harus dibentuklah para calon-calon pemimpin di mana ESQ Business School turut serta melahirkan para kader-kader," tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Erick Thohir Andalkan INA untuk Ciptakan Unicorn Baru

Erick Thohir Andalkan INA untuk Ciptakan Unicorn Baru

Bisnis | Rabu, 15 Desember 2021 | 14:50 WIB

Erick Thohir Butuh Avengers untuk Selamatkan Ekonomi Dunia

Erick Thohir Butuh Avengers untuk Selamatkan Ekonomi Dunia

Bisnis | Rabu, 15 Desember 2021 | 14:40 WIB

Merah Putih Fund Bakal Fokus Bantu Startup Muda dengan Valuasi 200 Juta Dolar AS

Merah Putih Fund Bakal Fokus Bantu Startup Muda dengan Valuasi 200 Juta Dolar AS

Bisnis | Rabu, 15 Desember 2021 | 12:37 WIB

Ultah ke-70, Perbasi Luncurkan Logo Baru

Ultah ke-70, Perbasi Luncurkan Logo Baru

Sport | Rabu, 15 Desember 2021 | 08:27 WIB

Terkini

Ketum Gekrafs Ngamuk Ide dan Editing Dihargai Nol: Bebaskan Amsal Sitepu

Ketum Gekrafs Ngamuk Ide dan Editing Dihargai Nol: Bebaskan Amsal Sitepu

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 14:13 WIB

Purbaya Akan Mutasi Ratusan Pegawai Ditjen Anggaran ke DJP

Purbaya Akan Mutasi Ratusan Pegawai Ditjen Anggaran ke DJP

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 14:08 WIB

Mentan Amran: Etanol Bisa Gantikan Pertalite dan Pertamax di Masa Depan

Mentan Amran: Etanol Bisa Gantikan Pertalite dan Pertamax di Masa Depan

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 13:55 WIB

Kolaborasi Telkom dan AYS Indonesia Dorong Pemulihan Ekosistem Alam di Tarakan

Kolaborasi Telkom dan AYS Indonesia Dorong Pemulihan Ekosistem Alam di Tarakan

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 13:44 WIB

Pemerintah Klaim Mudik dan Arus Balik 2026 Berjalan Lancar

Pemerintah Klaim Mudik dan Arus Balik 2026 Berjalan Lancar

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 13:40 WIB

IHSG Semakin Menurun di Sesi I, 453 Saham Kebakaran

IHSG Semakin Menurun di Sesi I, 453 Saham Kebakaran

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 13:19 WIB

Rupiah Makin Keok saat Harga Minyak Meroket, Pengamat Ungkap Kabar Buruk

Rupiah Makin Keok saat Harga Minyak Meroket, Pengamat Ungkap Kabar Buruk

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 12:47 WIB

Daftar Harga Pangan yang Naik Pasca lebaran, Bawang Melonjak Tajam!

Daftar Harga Pangan yang Naik Pasca lebaran, Bawang Melonjak Tajam!

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 12:20 WIB

BRI Dorong UMKM Desa Hendrosari Lewat Program Desa BRILiaN dan Wisata Lontar Sewu

BRI Dorong UMKM Desa Hendrosari Lewat Program Desa BRILiaN dan Wisata Lontar Sewu

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 12:11 WIB

Emas Dunia Berpotensi Tertekan, Pengamat: Penurunan Harga Hanya Sementara

Emas Dunia Berpotensi Tertekan, Pengamat: Penurunan Harga Hanya Sementara

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 11:54 WIB