Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.870.000
Beli Rp2.775.000
IHSG 7.559,380
LQ45 743,671
Srikehati 348,696
JII 519,691
USD/IDR 17.137

Antusias Siswa di Bima Tinggi Ikuti Vaksinasi Massal Binda NTB

Iwan Supriyatna | Suara.com

Selasa, 21 Desember 2021 | 11:59 WIB
Antusias Siswa di Bima Tinggi Ikuti Vaksinasi Massal Binda NTB
Badan Intelijen Negara Daerah (BINDA) Nusa Tenggara Barat (NTB) Kembali mempercepat vaksinasi di Pulau Sumbawa.

Suara.com - Badan Intelijen Negara Daerah (BINDA) Nusa Tenggara Barat (NTB) Kembali mempercepat vaksinasi di Pulau Sumbawa. Dengan menggelar vaksinasi massal yang dipusatkan di Kota Bima dan Kabupaten Bima.

Kabinda NTB, Wahyudi Adisiswanto mengatakan, antusiasme masyarakat mengikuti vaksin sangat tinggi. Hal tersebut terbukti dengan banyaknya peserta vaksin yang dating di SMKN 3 Kota Bima dan SMAN 1 Woha Kabupaten Bima.

“Antusiasme peserta vaksin kali ini sangat tinggi. Hal ini sangat bagus, karena COVID-19 ini penyakit yang sangat berbahaya maka dengan vaksin semoga kitab isa mengendalikannya,” kata Wahyudi Adisiswanto, Selasa (21/12/2021).

Dia meminta agar semua masyarakat NTB mengikuti vaksinasi dan tidak takut divaksin. Dan berharap dengan vaksin pandemi bisa segera berakhir.

“Untuk pelajar saya kira harus memahami bahwa vaksin itu penting. Bulan-bulan kemarin masih banyak yang takut, sekarang sudah banyak yang kepingin divaksin dan ini luar biasa,” ungkapnya.

“Walaupun saat ini kasus sudah mulai landai, progress vaksinasi harus terus digenjot untuk mencegah gelombang baru COVID-19 khususnya varian baru,” sambungnya.

Sementara, Wakil Bupati Bima, Dahlan M Noer mengapresiasi program vaksinasi massal dan door to door yang digelar BIN. Menurutnya dengan adanya vaksin bisa membentuk imun dan fisik yang prima, serta menjamin perekonomian nasional dan daerah kuat.

“Karena dengan vaksin, InsyaAllah COVID-19 dapat terkendali sehingga masyarakat dapat melaksanakan aktivitas usahanya. Kita semakin kuat, fisik kita kuat, imun kita kuat, dan ekonomi kuat,” tuturnya.

Untuk diketahui, pada waktu yang sama Binda NTB juga menggelar vaksinasi massal door to door di sejumlah tempat seperti pondok pesantren dan kantor desa. Adapun sasarannya masyarakat umum, santri-santriwati, pelajar, hingga lansia. Vaksinasi ini digelar dalam rangka mempercepat target vaksinasi 70 persen dan membentuk herd immunity atau kekebalan kelompok.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Saran Psikolog Untuk Menghadapi Orangtua yang Ragu Anaknya Divaksinasi Covid-19

Saran Psikolog Untuk Menghadapi Orangtua yang Ragu Anaknya Divaksinasi Covid-19

Health | Selasa, 21 Desember 2021 | 11:15 WIB

Seminggu Terakhir, Sudah Lebih dari 500 Ribu Anak Indonesia Divaksinasi Covid-19

Seminggu Terakhir, Sudah Lebih dari 500 Ribu Anak Indonesia Divaksinasi Covid-19

Health | Selasa, 21 Desember 2021 | 11:10 WIB

Vaksinasi Rabies di Tabanan Tak Maksimal Akibat Pandemi Covid-19

Vaksinasi Rabies di Tabanan Tak Maksimal Akibat Pandemi Covid-19

Bali | Selasa, 21 Desember 2021 | 10:49 WIB

Terkini

BI Longgarkan Transaksi NDF Offshore untuk Perkuat Rupiah

BI Longgarkan Transaksi NDF Offshore untuk Perkuat Rupiah

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 19:25 WIB

Harga Kondom Naik Gara-gara Perang AS-Iran, Kok Bisa?

Harga Kondom Naik Gara-gara Perang AS-Iran, Kok Bisa?

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 19:04 WIB

Mantan Gubernur BI: Rupiah Melemah Karena Pemerintah Tahan Subsidi BBM

Mantan Gubernur BI: Rupiah Melemah Karena Pemerintah Tahan Subsidi BBM

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 18:54 WIB

Investor RI Masih Tertinggal? Dunia Sudah Pakai AI untuk Trading Saham

Investor RI Masih Tertinggal? Dunia Sudah Pakai AI untuk Trading Saham

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 18:49 WIB

Harga BBM Nonsubsidi Kerek Inflasi? Begini Jawaban BI

Harga BBM Nonsubsidi Kerek Inflasi? Begini Jawaban BI

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 18:36 WIB

Sudah 3 Tahun Tak Naik! Jadi Alasan Pemerintah Kerek HET Minyakita

Sudah 3 Tahun Tak Naik! Jadi Alasan Pemerintah Kerek HET Minyakita

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 18:14 WIB

India Mau Borong Pupuk RI, Mentan Amran: Dubesnya Telepon Langsung!

India Mau Borong Pupuk RI, Mentan Amran: Dubesnya Telepon Langsung!

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 18:07 WIB

Purbaya Tak Tahu Isu PPN Jalan Tol: Janji Saya Sama, Tak Akan Terapkan Pajak Baru

Purbaya Tak Tahu Isu PPN Jalan Tol: Janji Saya Sama, Tak Akan Terapkan Pajak Baru

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 17:58 WIB

Apa-apa Serba Naik, Kini Pemerintah Kerek Harga Sapi Hidup Jadi Rp59 Ribu/Kg

Apa-apa Serba Naik, Kini Pemerintah Kerek Harga Sapi Hidup Jadi Rp59 Ribu/Kg

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 17:26 WIB

Hutama Karya Upgrade Command Center, Kecelakaan di Tol Bisa Cepat Ditangani

Hutama Karya Upgrade Command Center, Kecelakaan di Tol Bisa Cepat Ditangani

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 17:23 WIB