Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.575.000
Beli Rp2.447.000
IHSG 5.643,194
LQ45 553,105
Srikehati 276,229
JII 331,154
USD/IDR 17.957

INDEF: 91 Persen Penyandang Disabilitas di Indonesia Tak Mendapat Akses Internet

Agung Sandy Lesmana, Mohammad Fadil Djailani

Selasa, 21 Desember 2021 | 17:31 WIB
INDEF: 91 Persen Penyandang Disabilitas di Indonesia Tak Mendapat Akses Internet
Ilustrasri penyandang disabilitas tunanetra. INDEF: 91 Persen Penyandang Disabilitas di Indonesia Tak Mendapat Akses Internet. [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Peneliti ekonomi digital dari Institut for Development of Economics and Finance (INDEF), Nailul Huda mengungkapkan berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) akses digital seperti internet bagi kalangan disabilitas masih sangat rendah sekali hanya 9 persen dari total penyandang disabilitas di tanah air.

Hal tersebut dikatakan Nailul dalam webinar bertajuk: Difabel Berdaya Jadi Pemasar, Bantu Pulihkan Perekonomian, Selasa (21/12/2021).

"Sisanya 91 persen penyandang disabilitas mereka tidak mendapatkan akses internet," kata Nailul.

Sehingga kata dia gap yang dialami para kaum difabel dalam mendapatkan akses internet dengan kelompok masyarakat yang lain menjadi sangat besar.

Kondisi ini, kata dia makin membuat kaum difabel kesulitan untuk mengembangkan diri mereka untuk maju, seperti halnya dalam menaikkan kelas ekonomi mereka. Padahal kata Nailul diera digital seperti ini semua kelompok masyarakat akan sangat bisa maju dengan memanfaatkan peran digitalisasi, termasuk bagi kelompok difabel.

"Misalkan masuk ke dalam e-commerce, sangat-sangat bisa, asalkan mereka memiliki akses internet terlebih dahulu. Sehingga ketimpangan dari akses digital bisa didapatkan dan ini pekerjaan pemerintah," ucapnya.

Jumlah penduduk disabilitas di Indonesia berdasarkan data-data yang ada dari BPS 2020 sebanyak 22,5 juta orang.

Sementara berdasarkan survei sosial ekonomi nasional atau susenas 2018 mengungkapkan bahwa akses informasi penyandang disabilitas dalam penggunaan ponsel atau laptop hanya 34,89 persen, sedangkan untuk non-disabilitas sebesar 81,61 persen.

Sementara untuk pemanfaatan internetnya sendiri penyandang distabilitas hanya menjangkau itu 9 persen, dan aksebilitas berada jauh dibanding dengan non-disabilitas yaitu 45,46 persen.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

DPRD Kota Bogor Tunjukkan Perhatian pada Para Penyandang Disabilitas

DPRD Kota Bogor Tunjukkan Perhatian pada Para Penyandang Disabilitas

Bogor | Selasa, 21 Desember 2021 | 15:41 WIB

Kondisi Gedung Diskominfo Natuna Setelah Terbakar, Internet Pemkab Sempat Mati

Kondisi Gedung Diskominfo Natuna Setelah Terbakar, Internet Pemkab Sempat Mati

Batam | Selasa, 21 Desember 2021 | 10:31 WIB

Bangkit dari Pandemi, UMKM Kota Semarang dari Komunitas Disabilitas dapat Perhatian Khusus

Bangkit dari Pandemi, UMKM Kota Semarang dari Komunitas Disabilitas dapat Perhatian Khusus

Jawa Tengah | Selasa, 21 Desember 2021 | 07:36 WIB

Digitalisasi Pekerjaan Ciptakan Kesempatan Kerja bagi Penyandang Disabilitas

Digitalisasi Pekerjaan Ciptakan Kesempatan Kerja bagi Penyandang Disabilitas

Bisnis | Senin, 20 Desember 2021 | 12:25 WIB

Terkini

Awal Bulan Juli, Rupiah Tertekan Lawan Dolar AS ke Level Rp17.980

Awal Bulan Juli, Rupiah Tertekan Lawan Dolar AS ke Level Rp17.980

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 09:32 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Cabai dan Telur Kompak Turun, Minyak Goreng Kemasan Masih Merangkak Naik

Harga Pangan Hari Ini: Cabai dan Telur Kompak Turun, Minyak Goreng Kemasan Masih Merangkak Naik

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 09:24 WIB

Daftar Lengkap Harga Emas di Pegadaian Hari Ini, 1 Juli 2026

Daftar Lengkap Harga Emas di Pegadaian Hari Ini, 1 Juli 2026

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 09:23 WIB

IHSG Sempat Dibuka Melemah Tapi Langsung Hijau, BBCA Masih Dijual Asing

IHSG Sempat Dibuka Melemah Tapi Langsung Hijau, BBCA Masih Dijual Asing

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 09:19 WIB

Misbakhun Sebut Sentimen Negatif Jadi Penyebab IHSG Anjlok Meski Fundamental Ekonomi Kuat

Misbakhun Sebut Sentimen Negatif Jadi Penyebab IHSG Anjlok Meski Fundamental Ekonomi Kuat

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 09:17 WIB

Tok! Tarif Listrik Juli - September 2026 Tidak Naik!

Tok! Tarif Listrik Juli - September 2026 Tidak Naik!

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 09:10 WIB

Kinerja Emiten Tak Jelek, Misbakhun Heran IHSG Terus Anjlok

Kinerja Emiten Tak Jelek, Misbakhun Heran IHSG Terus Anjlok

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 08:57 WIB

Tarif Listrik PLN Tak Naik Juli-September, Simak Rincian Harganya per Kw

Tarif Listrik PLN Tak Naik Juli-September, Simak Rincian Harganya per Kw

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 08:38 WIB

Prediksi IHSG Hari Ini dan Saham-saham Rekomendasi Analis

Prediksi IHSG Hari Ini dan Saham-saham Rekomendasi Analis

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 08:28 WIB

Perkuat Permodalan dan Perluas Pembiayaan UMKM, OJK Restui Penggabungan Enam BPR Lintas Sumatera

Perkuat Permodalan dan Perluas Pembiayaan UMKM, OJK Restui Penggabungan Enam BPR Lintas Sumatera

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:48 WIB

×