Pendapatan Mitratel Diperkirakan Naik 14,41 Persen di 2022

Iwan Supriyatna

Rabu, 22 Desember 2021 | 11:07 WIB
Pendapatan Mitratel Diperkirakan Naik 14,41 Persen di 2022
Ilustrasi uang, pembukuan keuangan. (Pixabay/stevepb)

Suara.com - PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) atau Mitratel siap menerapkan sejumlah strategi bisnis untuk meningkatkan pertumbuhan kinerja Perseroan pada tahun-tahun mendatang.

Menurut Piyush Choudhary dan Rishabh Dhancholia, analis HSBC Global Research, dalam laporan riset yang diumumkan, Minggu (19/12), kinerja Mitratel akan tumbuh positif pada tahun 2022.

"Pendapatan Mitratel kami perkirakan akan mencapai Rp7,94 triliun pada tahun 2022 atau meningkat sekitar 14,41% dibandingkan dengan proyeksi pendapatan Mitratel hingga akhir tahun 2021 yang sebesar Rp6,94 triliun," ujar kedua analis itu ditulis Rabu (22/12/2021).

Piyush dan Rishabh mengemukakan, laba operasi/EBIT Mitratel diperkirakan naik 6,18% menjadi Rp3,09 triliun pada 2022, dari estimasi laba pada tahun 2021 sebesar Rp2,91 triliun. Adapun laba bersih Mitratel diperkirakan naik 22,52%, dari estimasi tahun 2021 sebesar Rp1,51 triliun menjadi Rp1,85 triliun pada 2022.

Piyush dan Rishabh memberikan outlook positif terhadap kinerja keuangan Mitratel dalam jangka panjang. Mitratel, perusahaan menara terkemuka di Indonesia, dengan 28.030 menara, siap untuk pertumbuhan organik yang cepat. Itu karena Mitratel memiliki hubungan yang erat dengan Telkomsel, operator jaringan seluler (MNO) terbesar di Indonesia.

Anak perusahaan PT Telkom Indonesia Tbk itu memiliki potensi kolokasi yang lebih tinggi jika dibandingkan perusahaan sejenis, karena lokasinya yang khas, dimana 57% di antaranya berada di luar Jawa. Berikut, potensi kapasitas yang lebih tinggi, karena rasio tenancy-nya lebih rendah dibandingkan perusahaan sejenis.

“Kami berharap pertumbuhan organik didorong oleh perluasan cakupan MNO dan densifikasi jaringan,” kata kedua analis itu.

Mitratel memiliki rekam jejak yang kuat. Ini terbukti dalam pertumbuhan anorganik dimana Perseroan membeli 13.965 menara pada 2019-2021. Neraca Mitratel yang kuat, biaya utang yang relatif rendah, dan arus kas yang kuat, serta pengalamannya melakukan akuisisi yang menawarkan sinergi, memposisikan Mitratel untuk memanfaatkan peluang pertumbuhan anorganik ke depan.

"Kami yakin, Mitratel berada pada posisi yang tepat untuk pertumbuhan organik karena portofolio menara di luar Jawa terbesar dan rasio sewa yang relatif lebih rendah. Mitratel juga siap mengalami pertumbuhan anorganik karena neraca yang kuat (utang bersih/EBITDA rendah), relatif rendah biaya utang, dan arus kas yang kuat," tulis kedua anais itu.

baca juga

Kedua analis itu menambahkan, Mitratel juga diuntungkan dengan pesanan built-to-suit (B2S) dari Telkomsel yang memiliki jangkauan jaringan terluas, termasuk memimpin pasar di wilayah di luar Jawa.

Mitratel telah membuktikan rekam jejak pertumbuhan organik portofolio menara B2S diperluas menjadi 12.893 per Juni 2021. Mitratel akan terus mendapat manfaat dari pertumbuhan organik.

Ini didorong oleh hubungannya yang kuat dengan Telkomsel, perluasan cakupan di wilayah di luar Jawa oleh MNO lain dan kebutuhan kapasitas operator seiring lonjakan permintaan data.

Karena itu, Mitratel diperkirakan menambah 2.700 menara B2S selama 2020-2023 dan rasio penyewa untuk berkembang didorong oleh lokasi bersama.

Mitratel mengidentifikasi anorganik sebagai pilar utama dari strategi pertumbuhannya. Secara khusus, perusahaan mengakuisisi 13.965 menara selama 2019-2021 sehingga portofolio menara anorganik menjadi 15.137 menara (54% dari portofolio menara).

Menurut Piyush dan Rishabh, Mitratel akan terus menjajaki akuisisi menara. Dengan arus kas yang kuat serta pengalaman dalam melakukan akuisisi, membuat Mitratel berada pada posisi yang baik untuk memanfaatkan peluang pertumbuhan anorganik.

“Kami memperkirakan Mitratel akan mengakuisisi 6.000 menara lagi selama 2022-2023,” kata kedua analis itu.

Karena itu, kedua analis itu merekomendasikan beli (buy) saham MTEL dengan target harga Rp 1.120. Target tersebut sebesar 45,45% di atas harga penutupan saham MTEL di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin sebesar Rp770 per saham.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Analis Asing dan Lokal Merekomendasikan Beli Saham Mitratel, Ini Alasannya

Analis Asing dan Lokal Merekomendasikan Beli Saham Mitratel, Ini Alasannya

Bisnis | Selasa, 21 Desember 2021 | 15:09 WIB

Mitratel Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Terdampak Erupsi Gunung Semeru

Mitratel Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Terdampak Erupsi Gunung Semeru

Bisnis | Jum'at, 17 Desember 2021 | 11:10 WIB

Saham Mitratel Ditargetkan Rp 1.200 per Unit

Saham Mitratel Ditargetkan Rp 1.200 per Unit

Bisnis | Senin, 13 Desember 2021 | 08:54 WIB

Terkini

Impor Minyak Rusia Tahap 2 Mulai Jalan, Bahlil: Demi Ketahanan Energi RI

Impor Minyak Rusia Tahap 2 Mulai Jalan, Bahlil: Demi Ketahanan Energi RI

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 15:15 WIB

Misi Promosi Liga 1 Dimulai! Kendal Tornado FC Bidik 3 Poin di Surabaya

Misi Promosi Liga 1 Dimulai! Kendal Tornado FC Bidik 3 Poin di Surabaya

Jawa Tengah | Jum'at, 11 September 2026 | 15:15 WIB

Viva Vitamin C Collagen Serum Dipakai Kapan? Ini Waktu dan Cara Pakainya

Viva Vitamin C Collagen Serum Dipakai Kapan? Ini Waktu dan Cara Pakainya

Lifestyle | Jum'at, 11 September 2026 | 15:13 WIB

Pemerintah Tunggu Surpres RUU Migas, SKK Migas Bisa Berubah

Pemerintah Tunggu Surpres RUU Migas, SKK Migas Bisa Berubah

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 15:09 WIB

ICRC Desak Penghentian Konflik Timur Tengah Demi Mencegah Bencana Kemanusiaan Parah

ICRC Desak Penghentian Konflik Timur Tengah Demi Mencegah Bencana Kemanusiaan Parah

News | Jum'at, 11 September 2026 | 15:08 WIB

Geger Keracunan MBG, BGN dan Pemkab Pati Evaluasi 172 Dapur SPPG

Geger Keracunan MBG, BGN dan Pemkab Pati Evaluasi 172 Dapur SPPG

Jawa Tengah | Jum'at, 11 September 2026 | 15:08 WIB

Perbedaan Wardah Powder Foundation Colorfit dan Light Feel untuk Tampilan Flawless Seharian

Perbedaan Wardah Powder Foundation Colorfit dan Light Feel untuk Tampilan Flawless Seharian

Lifestyle | Jum'at, 11 September 2026 | 15:05 WIB

Ancaman El Nino, Menteri ESDM Ungkap Kebakaran Nyaris Capai Kilang Migas di Papua Barat

Ancaman El Nino, Menteri ESDM Ungkap Kebakaran Nyaris Capai Kilang Migas di Papua Barat

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 15:04 WIB

Hari Ke-4 Pencarian, Tim SAR Sisir Pulau Sebesi hingga Pulau Umang Cari 5 Jurnalis Hilang

Hari Ke-4 Pencarian, Tim SAR Sisir Pulau Sebesi hingga Pulau Umang Cari 5 Jurnalis Hilang

News | Jum'at, 11 September 2026 | 15:04 WIB

Pelaku Penembakan 3 ASN di Jayawijaya Teridentifikasi, Pernah Culik Pilot dan Pembantaian Karyawan

Pelaku Penembakan 3 ASN di Jayawijaya Teridentifikasi, Pernah Culik Pilot dan Pembantaian Karyawan

News | Jum'at, 11 September 2026 | 15:03 WIB

×