Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.799.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.492

97 Juta Orang Mendadak Miskin Imbas Pandemi Covid

Iwan Supriyatna | Achmad Fauzi | Suara.com

Rabu, 29 Desember 2021 | 08:20 WIB
97 Juta Orang Mendadak Miskin Imbas Pandemi Covid
Pemukiman padat penduduk di bantaran Sungai Ciliwung di kawasan Manggarai, Jakarta, Senin (9/4).

Suara.com - Bank dunia atau World Bank memperkirakan sebanyak 97 juta orang di seluruh dunia telah masuk dalam jurang kemiskinan gara-gara pandemi Covid-19. Sebagian orang hanya hidup dengan biaya kurang dari USD 2 per hari,

"Secara global, peningkatan kemiskinan yang terjadi pada tahun 2020 akibat Covid masih bertahan, dan orang miskin akibat Covid pada tahun 2021 terus menjadi 97 juta orang," kata ekonom Bank Dunia seperti dikutip CNN Business, Rabu (29/12/2021).

Pada tahun 2020, menyebabkan kemunduran bersejarah dalam perang melawan kemiskinan global, dengan jumlah orang termiskin di dunia meningkat untuk pertama kalinya dalam lebih dari 20 tahun, menurut Bank Dunia.

Carolina Sánchez-Páramo, direktur global kemiskinan dan kesetaraan di Bank Dunia, menyamakan pandemi dengan bencana alam yang akan dengan cepat menyebar dibanding pusat ditemukannya virus Wuhan, China.

"Kami tahu tsunami akan datang. Pertanyaannya bukan apakah (kejutan ekonomi) ini akan mencapai wilayah berkembang lainnya, tetapi kapan," kata Carolina.

Ketika puluhan juta orang didorong ke dalam kemiskinan, orang yang sangat kaya saat ini justru menjadi lebih kaya. Tahun lalu, para miliarder menikmati peningkatan tertinggi untuk bagian kekayaan mereka yang tercatat, menurut World Inequality Lab.

Dan sementara hanya butuh sembilan bulan bagi 1.000 orang terkaya di dunia untuk mendapatkan kembali kekayaan mereka selama pandemi, butuh lebih dari satu dekade sebelum mereka yang paling tidak beruntung pulih, menurut laporan ketimpangan tahunan Oxfam International.

Shameran Abed, direktur eksekutif BRAC International, sebuah organisasi nirlaba yang bekerja untuk mengentaskan kemiskinan di Asia dan Afrika, menunjuk pada kesenjangan kekayaan yang semakin melebar, dengan mengatakan bahwa tiga orang terkaya di dunia kemungkinan dapat menghapuskan kemiskinan ultra di Bumi.

"Itu bukan tanggung jawab mereka sendiri. Tapi saya hanya mengatakan bahwa secara umum ada cukup sumber daya (untuk mengatasi masalah)," kata Abed.

Pada bulan November, direktur Program Pangan Dunia Perserikatan Bangsa-Bangsa meminta miliarder termasuk dua orang terkaya di dunia, Jeff Bezos dan Elon Musk, untuk bersedia ikut mengentaskan kemiskinan.

Dalam sebuah wawancara dengan CNN, David Beasley mengatakan dengan USD 6 miliar, atau sekitar 2% dari kekayaan bersih Musk, dapat membantu mengatasi kelaparan dunia.

"USD 6 miliar untuk membantu 42 juta orang yang benar-benar akan mati jika kita tidak menjangkau mereka. Ini tidak rumit," tambah David.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penduduk Miskin di Pesisir Selatan Bertambah, Tertinggi Kedua di Sumbar

Penduduk Miskin di Pesisir Selatan Bertambah, Tertinggi Kedua di Sumbar

Sumbar | Senin, 27 Desember 2021 | 11:04 WIB

Kulon Progo Termiskin Tahun Ini, Pemkab: Masyarakatnya Memilih Hidup Sederhana

Kulon Progo Termiskin Tahun Ini, Pemkab: Masyarakatnya Memilih Hidup Sederhana

Jogja | Minggu, 26 Desember 2021 | 14:10 WIB

Capai 18,38 Persen, Kulon Progo Termiskin di DIY Tahun Ini

Capai 18,38 Persen, Kulon Progo Termiskin di DIY Tahun Ini

Jogja | Sabtu, 25 Desember 2021 | 10:30 WIB

Terkini

Serbu Promo Superindo Weekend, Ada Beli 1 Gratis 1 Minyak Goreng sampai Produk Bayi

Serbu Promo Superindo Weekend, Ada Beli 1 Gratis 1 Minyak Goreng sampai Produk Bayi

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:43 WIB

Harga Minyak Terus Naik, DEN: Pembatasan BBM Akan Berdasarkan CC dan Jenis Kendaraan

Harga Minyak Terus Naik, DEN: Pembatasan BBM Akan Berdasarkan CC dan Jenis Kendaraan

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:27 WIB

Pasar Properti Ditopang Rumah Kecil dan Menengah

Pasar Properti Ditopang Rumah Kecil dan Menengah

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 18:40 WIB

Dari Piutang hingga Tata Kelola, Ini PR Besar Perusahaan Sebelum IPO

Dari Piutang hingga Tata Kelola, Ini PR Besar Perusahaan Sebelum IPO

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:55 WIB

Tarif Listrik Tak Naik sejak 2022, Kok Tagihan Bisa Membengkak?

Tarif Listrik Tak Naik sejak 2022, Kok Tagihan Bisa Membengkak?

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:50 WIB

QRIS Masuk Sektor Logistik, UMKM Agen Paket Ikut Kecipratan Manfaat

QRIS Masuk Sektor Logistik, UMKM Agen Paket Ikut Kecipratan Manfaat

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:39 WIB

India Akhirnya Naikkan Harga BBM Setelah 4 Tahun Bertahan

India Akhirnya Naikkan Harga BBM Setelah 4 Tahun Bertahan

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:32 WIB

Begini Ramalan Nilai Tukar Rupiah dalam Waktu Dekat, Bisa Tembus Rp 20.000?

Begini Ramalan Nilai Tukar Rupiah dalam Waktu Dekat, Bisa Tembus Rp 20.000?

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:24 WIB

Pemerintah Klaim Potensi Resesi RI Lebih Rendah dari AS, Jepang, dan Kanada

Pemerintah Klaim Potensi Resesi RI Lebih Rendah dari AS, Jepang, dan Kanada

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:10 WIB

Bukan Belanja Pemerintah, Purbaya Klaim Konsumsi Rumah Tangga Dorong Ekonomi Tumbuh 5,61%

Bukan Belanja Pemerintah, Purbaya Klaim Konsumsi Rumah Tangga Dorong Ekonomi Tumbuh 5,61%

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 17:00 WIB