Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Harga Emas Naik, Dipengaruhi Kekhawatiran Investor soal Varian Omicron

Bimo Aria Fundrika | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Rabu, 05 Januari 2022 | 08:10 WIB
Harga Emas Naik, Dipengaruhi Kekhawatiran Investor soal Varian Omicron
Ilustrasi emas. (Pixabay/@stevebidmead)

Suara.com - Harga emas menguat pada perdagangan hari Selasa, karena permintaan untuk logam julukan safe-haven itu meningkat karena kekhawatiran atas lonjakan kasus Covid-19 yang dapat mengancam pemulihan ekonomi global.

Mengutip CNBC, Rabu (5/1/2022) harga emas di pasar spot naik 0,8 persen menjadi USD1.814,45 per ounce pada pukul. Sementara itu, emas berjangka Amerika Serikat ditutup meningkat 0,8 persen menjadi USD1.814,60 per ounce.

Tahun ini dimulai dengan rekor tertinggi baru untuk ekuitas, tetapi sulit untuk menentukan apakah kenaikan beruntun ini akan berlanjut. "Investor sudah mulai kembali ke tempat yang aman," kata Ed Moya, analis OANDA.

"Dampak Omicron akan paling terasa di sisi inflasi dan pemulihan ekonomi," tambah Moya.

Ilustrasi Emas Batangan. (pixabay.com)
Ilustrasi Emas Batangan. (pixabay.com)

Wall Street memangkas kenaikan setelah awal yang optimistis untuk Tahun Baru karena investor memutar kembali pengambilan risiko setelah data menunjukkan sektor manufaktur Amerika melambat bulan lalu, dan kekhawatiran Covid-19 masih menghantui.

Beberapa negara memberlakukan pembatasan untuk mengatasi lonjakan kasus yang didorong varian baru tersebut.

"Kekhawatiran seputar varian Omicron memicu permintaan safe-haven dalam emas," ungkap keterangan TD Securities.

Emas, yang tidak menawarkan imbal hasil, cenderung tidak disukai investor saat suku bunga naik.

"Kekhawatiran inflasi yang baru dapat menghantam pasar dalam waktu dekat dan melemahkan selera risiko karena imbal hasil obligasi kemungkinan akan terus meningkat," papar Jim Wyckoff, analis Kitco Metals.

Sementara itu logam lainnya perak naik 0,7 persen menjadi USD23,02 per ounce, platinum melesat 1,7 persen menjadi USD970,73 per ounce, dan paladium melambung 2,2 persen menjadi USD1.865,27 per ounce.  

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kini Bitcoin Dianggap Lebih Berharga dari Emas, Mengapa?

Kini Bitcoin Dianggap Lebih Berharga dari Emas, Mengapa?

Batam | Selasa, 04 Januari 2022 | 12:02 WIB

Sempat Naik Rp7000, Berikut Daftar Lengkap Harga Emas Hari Ini

Sempat Naik Rp7000, Berikut Daftar Lengkap Harga Emas Hari Ini

Batam | Selasa, 04 Januari 2022 | 11:49 WIB

Harga Emas Antam Anjlok Rp 10.000 per Gram, Waktunya Beli

Harga Emas Antam Anjlok Rp 10.000 per Gram, Waktunya Beli

Bisnis | Selasa, 04 Januari 2022 | 10:15 WIB

Terkini

BP Batam 'Ngebut' di 2026: Investasi Tembus Rp17,4 Triliun, Sektor Elektronik Jadi Jawara

BP Batam 'Ngebut' di 2026: Investasi Tembus Rp17,4 Triliun, Sektor Elektronik Jadi Jawara

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 22:01 WIB

7 Hari Menuju Ambang Batas: Trump di Ujung Tanduk, Kongres Beri 'Cek Kosong' Perang?

7 Hari Menuju Ambang Batas: Trump di Ujung Tanduk, Kongres Beri 'Cek Kosong' Perang?

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 21:33 WIB

Lewat Kartini BISA Fest, Telkom Perkuat Peran Perempuan di Era Digital

Lewat Kartini BISA Fest, Telkom Perkuat Peran Perempuan di Era Digital

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 20:42 WIB

Babak Akhir Utang 'Whoosh', RI Siap Sodorkan Skema Restrukturisasi ke China

Babak Akhir Utang 'Whoosh', RI Siap Sodorkan Skema Restrukturisasi ke China

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 20:10 WIB

Pemerintah Gunakan Cara Baru Pantau BBM Subsidi Agar Tak Bocor

Pemerintah Gunakan Cara Baru Pantau BBM Subsidi Agar Tak Bocor

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 20:06 WIB

Pengguna Aktif GoPay Tembus 26 Juta

Pengguna Aktif GoPay Tembus 26 Juta

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 20:00 WIB

Danantara Umbar Biang Kerok Kinerja Garuda Indonesia Masih Seret

Danantara Umbar Biang Kerok Kinerja Garuda Indonesia Masih Seret

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 19:50 WIB

Pegang 42 Persen Cadangan Dunia, Nikel Masih Jadi 'Raja' Investasi Hilirisasi RI

Pegang 42 Persen Cadangan Dunia, Nikel Masih Jadi 'Raja' Investasi Hilirisasi RI

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 19:05 WIB

Jumlah BUMN Dipangkas Jadi Hanya 300, Begini Klaster-klasternya

Jumlah BUMN Dipangkas Jadi Hanya 300, Begini Klaster-klasternya

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 19:02 WIB

Pemerintah Diminta Tak Wajibkan Penggunaan Dolar AS untuk Transaksi Batu Bara DMO

Pemerintah Diminta Tak Wajibkan Penggunaan Dolar AS untuk Transaksi Batu Bara DMO

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 18:57 WIB