facebook

Bukan Rachel Vennya, Ternyata Artis Ini Punya Tarif Endorse Termahal di Indonesia

M Nurhadi
Bukan Rachel Vennya, Ternyata Artis Ini Punya Tarif Endorse Termahal di Indonesia
Raditya Dika Instagram/raditya.dika

Raditya Dika dinobatkan sebagai artis dengan bayaran endorse termahal di Indonesia dan ke-35 di dunia

Suara.com - Endorse atau mengiklankan produk di tangan seorang artis di media sosial kerap menjadi salah strategi pemasaran. Lalu siapa artis dengan bayaran endorse paling mahal di Indonesia? Pasalnya beberapa pengusaha tak tanggung-tanggung jika ingin mengundang artis untuk endorse barang mereka.

Cara ini pun diyakini mampu mendongkrak penjualan. Jika ditanya soal artis dengan bayaran endorse termahal maka jawabannya adalah Raditya Dika

Melansir sejumlah sumber, penulis sekaligus konten kreator, komika ini dibayar setidaknya Rp1,16 miliar untuk sekali endorse. Angka ini menobatkan Raditia Dika sebagai endorser termahal ke-35 di dunia. Tarif endorse Raditia Dika pun berada jauh di atas Syahrini (Rp150 juta), Raffi Ahmad dan Nagita Slavina (Rp125 juta), atau Luna Maya (Rp11,2 juta). 

Jika menilik dari akun Instagramnya @raditya_dhika, penulis buku Koala Kumal ini mengendorse beberapa produk, mulai dari makanan kucing, situs belanja daring, hingga produk oli kendaraan. Tarifnya yang mahal sejalan dengan followersnya yang mencapai 18 juta lebih. 

Baca Juga: Sibuk Selfie, Raditya Dika Tak Sadar Pakai Baju Istri

Ketenaran Raditya Dika sebenarnya dimulai ketika dirinya menulis novel berjudul Kambing Jantan: Sebuah Catatan Pelajar Bodoh saat berusia 21 tahun atau pada 2005.

Raditya Dika. (Dok: Kemenpar)
Raditya Dika. (Dok: Kemenpar)

Ternyata tema tulisan yang sangat merepresentasikan kehidupan anak muda metropolitan seperti dirinya sedang digandrungi remaja Indonesia. Saat itu, Kambing Jantan mengambil sisi cerita dari dirinya sendiri yang tengah berkuliah di Australia. 

Setelah kesuksesan dengan Kambing Jantan. Raditya Dika mengembangkan sayap di dunia kepenulisan dengan buku baru berjudul Cinta Brontosaurus disusul Radikus Makankakus, dan Bukan Binatang Biasa pada 2007. Judul-judul nyeleneh seperti Babi Ngesot: Datang Tak Diundang Pulang Tak Berkutang (2008) Marmut Merah Jambu (2010), dan Manusia Setengah Salmon (2011) pun lahir dari ide-ide kratifnya. 

Setelah buku, Raditya Dika pun merambah dunia akting. Pada 2009 karier itu dimulai setelah Kambing Jantan The Movie dirilis. Bukan cuma sebagai pemain, Raditya Dika juga terlibat dalam penulisan dan pengembangan skenario. Di film itu, untuk pertama kalinya dia beradu akting dengan para pemain film senior seperti Herfiza Novianti dan Edric Tjandra.

Film-film lain pun menyusul seperti Marmut Merah Jambu dan Manusia Setengah Salmon. Raditya bahkan memiliki sitkom yang dia isi sendiri bertajuk Malam Minggu Miko. Kini dia juga mengolah jaringan Youtube. Sederet prestasi dan aktivitas itu membuatnya layak dinobatkan sebagai artis dengan bayaran endorse paling mahal. 

Baca Juga: Tak Sadar Nongkrong Pakai Baju Istri, Raditya Dika Ditegur Anissa Aziza

Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar