Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Tahun Lalu Masih Merugi, Calon Emiten Champ Resto Optimis Raup Laba di 2022

Chandra Iswinarno, Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 13 Januari 2022 | 17:51 WIB
Tahun Lalu Masih Merugi, Calon Emiten Champ Resto Optimis Raup Laba di 2022
PT Cham Resto Indonesia tbk, pemilik restoran dengan merek dagang Gokana dan Raa Cha public ekspos di Jakarta, Kamis (13/1/2022). [Suara.com/Fadil]

Suara.com - Calon emiten PT Champ Resto Indonesia Tbk optimistis pada tahun ini kinerja keuangan mereka akan berbalik untung setelah pada 2021 masih mencatatkan rugi sebesar Rp 53,08 miliar.

Direktur Champ Christopher Supit mengatakan, Perekonomian Indonesia akan semakin membaik setelah dua tahun porak-poranda dilanda Pandemi Covid-19. Apalagi, kata dia, Pemerintah Indonesia terbilang cukup baik dalam melakukan pengendalian penularan Virus Corona. 

"Kita optimistis bahwa tahun ini kinerja keuangan akan jauh lebih membaik. Program-program pengendalian yang dilakukan pemerintah seperti halnya vaksinasi sangat baik, sehingga laju penularan bisa ditekan cukup rendah, sehingga diharapkan kondisi perekonomian akan semakin membaik," kata Supit dalam konfrensi pers public expose di Jakarta, Kamis (13/1/2022).

Sehingga kata dia, Champ Resto Indonesia tidak mau ketinggalan atas akselerasi pertumbuhan ekonomi yang kian pulih ini dan akan melakukan penawaran perdana saham pada bulan depan.

"Kinerja kami sudah berjalan sesuai jalur (in track) untuk mengikuti perkembangan ekonomi. Kita lihat pada kuartal IV 2021 kinerjanya hampir sama dengan kondisi pada kuartal IV 2019 sebelum pandemi," katanya.

Berdasarkan prospektus perseroan, Champ Resto Indonesia tercatat masih membukukan rugi bersih sebesar Rp 53,08 miliar per November 2021. Adapun total pendapatan pada periode yang sama mencapai Rp 672,79 miliar.

Sebelumnya PT Champ Resto Indonesia Tbk berencana menggelar aksi korporasi tersebut. Pemilik restoran dengan merek dagang Gokana dan Raa Cha yang hampir sebagian besar ada di sejumlah tempat perbelanjaan ini bersiap untuk melepas sekitar 666 juta lebih lembar saham mereka kepada publik atau sekitar 30 persen.

Rinciannya, sebanyak 222 juta merupakan saham baru, dan sebanyak 444 juta merupakan saham biasa atas nama Barokah Melayu Foods Pte. Ltd, sebagai pemegang saham penjual atau saham divestasi. 

Saham yang ditawarkan  kepada masyarakat dibanderol dengan rentang Rp 800 sampai dengan Rp 950. Dengan demikian dana yang terkumpul dari para investor ini ditargetkan akan mencapai Rp 633 miliar yang terdiri dari Rp 211 miliar saham baru dan Rp 422 miliar dari penawaran saham lama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sejumlah 92 Persen Dana Hasil IPO Bukalapak Masih Betah di Deposito hingga Giro

Sejumlah 92 Persen Dana Hasil IPO Bukalapak Masih Betah di Deposito hingga Giro

Bisnis | Kamis, 13 Januari 2022 | 16:15 WIB

Sempat Masuk Zona Merah, IHSG Akhiri Perdagangan Kamis Menguat Ke Posisi 6.658

Sempat Masuk Zona Merah, IHSG Akhiri Perdagangan Kamis Menguat Ke Posisi 6.658

Bisnis | Kamis, 13 Januari 2022 | 15:54 WIB

Pemilik Restoran Gokana dan Raa Cha Mau IPO, Siap Raup Dana Segar Rp 633 Miliar

Pemilik Restoran Gokana dan Raa Cha Mau IPO, Siap Raup Dana Segar Rp 633 Miliar

Bisnis | Kamis, 13 Januari 2022 | 15:28 WIB

Terkini

Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran

Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 20:00 WIB

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:45 WIB

Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%

Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:18 WIB

Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran

Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:49 WIB

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:15 WIB

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 14:28 WIB

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:55 WIB

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:54 WIB

Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!

Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:38 WIB

Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru

Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru

Bisnis | Sabtu, 30 Mei 2026 | 12:16 WIB