facebook

Korea Selatan Ingin Bangun 'Metaverse Academy', Manfaatkan Dunia Virtual Untuk Kesehatan Hingga K-Pop

M Nurhadi
Korea Selatan Ingin Bangun 'Metaverse Academy', Manfaatkan Dunia Virtual Untuk Kesehatan Hingga K-Pop
Dokumentasi - Warga memakai masker berjalan-jalan di Hanriver Park, Seoul, Korea Selatan, Februari 2021[ANTARA]

"Metaverse adalah 'Dunia Baru' digital dengan kemungkinan tak terbatas," kata Menteri Sains dan TIK Lim Hye-sook.

Suara.com - Korea Selatan semakin 'ramah' dengan dunia virtual usai pada Kamis (20/1/2021) meluncurkan peta jalan jangka panjang untuk mendorong industri metaverse-nya, dengan tujuan menjadi pasar terbesar kelima di dunia dalam lima tahun ke depan.

Mengutip Yonhap, Korea Selatan akan mendorong setidaknya 220 perusahaan metaverse dengan volume penjualan lebih dari 5 miliar won (4,2 juta dollar AS) dan membuat "akademi metaverse" tahun ini untuk membina 40.000 ahli lokal pada tahun 2026.

"Metaverse adalah 'Dunia Baru' digital dengan kemungkinan tak terbatas," kata Menteri Sains dan TIK Lim Hye-sook, seraya mencatat bahwa pemerintah akan bekerja sama dengan industri dan kementerian terkait.

Belakangan, metaverse memang semakin menunjukkan pesonanya usai banyak orang mengalihkan aktivitas mereka secara online di tengah pandemi.

Baca Juga: Prediksi Tren NFT Pada Tahun 2022, Masihkah Banyak Peminat?

Korea Selatan juga berencana untuk membangun lembaga bahasa Korea online di platform metaverse untuk orang asing dan memulai beberapa proyek untuk menerapkan teknologi metaverse dalam pariwisata, kedokteran dan seni, termasuk di K-pop.

Untuk mendorong pertumbuhan lebih lanjut, negara itu juga akan menjalankan "K-Metaverse Academy" untuk membantu startup metaverse global memasuki pasar dalam negeri dan menghubungkan mereka dengan perusahaan konten lokal.

Saat ini, Korea Selatan dikatakan berada di peringkat ke-12 dunia dalam hal pangsa pasar di industri metaverse.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar