Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.599.000
Beli Rp2.485.000
IHSG 5.924,360
LQ45 589,254
Srikehati 291,550
JII 348,641
USD/IDR 18.064

Indeks Pemeringkat Saintifik Dunia Tempatkan Farmakolog Molekuler Dexa Group Jadi Saintis Peringkat 1

Iwan Supriyatna

Senin, 24 Januari 2022 | 17:18 WIB
Indeks Pemeringkat Saintifik Dunia Tempatkan Farmakolog Molekuler Dexa Group Jadi Saintis Peringkat 1
Dr Raymond Tjandrawinata.

Suara.com - Farmakolog Molekuler yang merupakan peneliti berbagai macam obat dari kimiawi sampai biologis dan pelopor Obat Modern Asli Indonesia (OMAI), Dr Raymond Tjandrawinata meraih peringkat pertama dalam jajaran 100 saintis dunia bidang obat-obatan dan kesehatan untuk wilayah Indonesia.

Penilaian tersebut diberikan oleh The AD Scientific Index yang merupakan sistem pemeringkat dan analisis yang didasarkan pada kinerja ilmiah dan nilai tambah produktivitas ilmiah masing-masing saintis.

The AD Scientific Index memberi penilaian terhadap para saintis pada 3.514 universitas di 186 negara. Penilaian tersebut dibuat berdasarkan produktivitas dan efektivitas kerja para saintis dalam 5 tahun terakhir. Banyak karya beliau yang sudah dilakukan uji klinik dan dipasarkan di berbagai belahan dunia.

Dr Raymond Tjandrawinata juga banyak meneliti OMAI yang dikembangkan dari bahan baku alami asli Indonesia bersama dengan para saintis di Rumah Riset Dexa Group, Dexa Laboratories of Bimolecular Sciences (DLBS) sejak 2005. Penelitian tersebut telah diakui dan mendapatkan 64 paten di Indonesia dan mancanegara.

“Saya sangat bersyukur bahwa dengan sistem pemeringkat dan analisa ini, para peneliti mendapatkan apreasiasi sekaligus motivasi. Harapannya, kami semakin produktif menghasilkan produk penelitian yang inovatif dan berkualitas tinggi yang berguna tidak hanya bagi ilmu pengetahuan tetapi juga bagi masyarakat secara luas, bagi Indonesia, dan dunia,” ungkap Dr. Raymond yang juga menjabat sebagai Executive Director DLBS PT Dexa Medica, Senin (24/1/2022).

Dosen dan peneliti di Fakultas Bioteknologi Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya tersebut, telah menjelajahi dunia sains hingga ke negeri Paman Sam. Pada 1991, astronot wanita Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) bernama Dr. Millie Hughes-Fulford mengajak Dr. Raymond untuk terlibat proyek penelitian Spacelab Life Sciences (SLS 1) yang diterbangkan pesawat ulang alik ke luar angkasa dalam proyek penelitian osteoporosis pada astronot yang berada di gravitas nol.

Dr. Raymond mengembangkan karir dalam penelitian obat dari bahan sintetik organik sejak ia menimba ilmu sampai tingkat Post Doctoral Fellow di Universitas Kalifornia, San Francisco. Ia bisa disebut sebagai salah satu putra Indonesia yang pertama kali mempelajari ilmu rekayasa genetika di era '80-an, karena pada kurun waktu tersebut, ilmu rekayasa di Amerika baru berkembang dan di Indonesia belum sepenuhnya didalami.

Pada awal 2000-an, Dr. Raymond kembali ke Tanah Air dan berkarier di perusahaan farmasi terkemuka, PT Dexa Medica. Ketika itu pendiri PT Dexa Medica, (Alm.) Rudy Soetikno memiliki visi untuk mengembangkan obat-obatan dari kekayaan alam Indonesia.

Akhirnya di tahun 2005, Dr. Raymond dan para saintis di DLBS mengembangkan OMAI hingga saat ini.

baca juga

Penelitiannya di Dexa maupun di Atma Jaya menggunakan berbagai teknik mutakhir farmakologi molekuler yang melibatkan berbagai sistem “omics” termasuk genomics, proteomics dan metabolomics.

Produktif dalam Penelitian Obat Modern Asli Indonesia

Berkat inovasi dan penelitian yang dipimpin oleh Dr. Raymond, para saintis DLBS dapat menghasilkan produk OMAI yang digunakan dalam pengobatan berbagai penyakit seperti: pencegahan stroke dan penyakit jantung koroner, pengobatan diabetes melitus, kanker payudara, hiperkolesterolemia dan aterosklerosis, hiperplasia prostat jinak, kanker prostat, nyeri haid, tukak lambung, nyeri otot dan sakit kepala, kembung dan mual, serta pengobatan batuk dan pilek.

Obat Modern Asli Indonesia hasil penelitiannya saat ini tidak hanya dipasarkan di Indonesia tetapi juga telah diekspor ke sejumlah negara di Asia dan Afrika.

Tidak hanya itu, OMAI hasil penelitian Dr. Raymond di Dexa Group, juga telah mengantongi sertifikat NIE untuk produk Fitofarmaka dari Badan POM RI.

Fitofarmaka merupakan obat dari bahan alami yang khasiatnya setara dengan obat berbahan kimia karena telah teruji klinis. Hingga saat ini ada empat produk Fitofarmaka yang dihasilkan oleh Dexa Group yakni Stimuno berbahan baku daun meniran untuk menjaga imun tubuh, Inlacin berbahan baku bungur dan kayu manis untuk mengatasi diabetes, Redacid berbahan baku kayu manis untuk mengatasi gangguan lambung, dan Disolf berbahan baku cacing tanah untuk memperlancar sirkulasi darah.

Khasiat dari OMAI Fitofarmaka juga telah diakui organisasi profesi kedokteran di Indonesia sehingga masuk dalam Pedoman Tata Laksana Covid-19. OMAI yang memiliki kandungan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) di atas 80 persen juga masuk dalam e-Katalog LKPP untuk produk inovasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

7 Cara Meredakan Sakit Gigi yang Tepat, Cepat dan Aman, Agar Rasa Ngilu Cepat Hilang

7 Cara Meredakan Sakit Gigi yang Tepat, Cepat dan Aman, Agar Rasa Ngilu Cepat Hilang

Health | Jum'at, 21 Januari 2022 | 17:48 WIB

Penyebab Jantung Berdebar Paling Umum, Kondisi Medis dan Obat-obatan Bisa Pengaruhi

Penyebab Jantung Berdebar Paling Umum, Kondisi Medis dan Obat-obatan Bisa Pengaruhi

Health | Rabu, 19 Januari 2022 | 11:18 WIB

Thailand Mulai Mengembangkan Vaksin Covid-19 dari Tembakau, Uji Coba Pertama Sudah Dilakukan Desember Lalu

Thailand Mulai Mengembangkan Vaksin Covid-19 dari Tembakau, Uji Coba Pertama Sudah Dilakukan Desember Lalu

Health | Selasa, 18 Januari 2022 | 06:25 WIB

Terkini

Pengamat Ibrahim: Kasus KUR Jember Bukan Kesalahan Bank Penyalur, tetapi Ulah Collection Agent

Pengamat Ibrahim: Kasus KUR Jember Bukan Kesalahan Bank Penyalur, tetapi Ulah Collection Agent

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:47 WIB

IPO RANS Dihadiri Haji Isam Hingga Boy Thohir, Ini Daftar Pemegang Sahamnya

IPO RANS Dihadiri Haji Isam Hingga Boy Thohir, Ini Daftar Pemegang Sahamnya

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:41 WIB

Mini Soccer Fun Match Jadi Ajang Bulog Perkuat Kolaborasi dengan Stakeholder Ketahanan Pangan

Mini Soccer Fun Match Jadi Ajang Bulog Perkuat Kolaborasi dengan Stakeholder Ketahanan Pangan

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 19:29 WIB

Prabowo Sebut Banyak BUMN Mau Dijual ke Asing: PT PAL, PT Pindad dan PTDI Dibunuh

Prabowo Sebut Banyak BUMN Mau Dijual ke Asing: PT PAL, PT Pindad dan PTDI Dibunuh

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 15:49 WIB

Produksi Pupuk Petrokimia Gresik Tembus 2,7 Juta Ton pada Semester I 2026

Produksi Pupuk Petrokimia Gresik Tembus 2,7 Juta Ton pada Semester I 2026

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 14:58 WIB

IHSG Terkoreksi, BEI Sebut Justru Jadi Peluang Investasi Jangka Panjang

IHSG Terkoreksi, BEI Sebut Justru Jadi Peluang Investasi Jangka Panjang

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:07 WIB

Panasonic Tampilkan Solusi Modern Living & Building Terintegrasi di IndoBuildTech Expo 2026

Panasonic Tampilkan Solusi Modern Living & Building Terintegrasi di IndoBuildTech Expo 2026

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 12:30 WIB

Tabel Pinjaman KUR BRI Juli 2026 Terbaru, Simulasi Angsuran Rp1 Juta hingga Rp100 Juta

Tabel Pinjaman KUR BRI Juli 2026 Terbaru, Simulasi Angsuran Rp1 Juta hingga Rp100 Juta

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 11:34 WIB

Liburan Lebih Hemat dengan Diskon Rp125.000 di tiket.com Pakai BRI Kartu Kredit

Liburan Lebih Hemat dengan Diskon Rp125.000 di tiket.com Pakai BRI Kartu Kredit

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 11:15 WIB

Harga Emas Antam Berbalik Naik ke Rp2,655 Juta per Gram, Buyback Ikut Menguat

Harga Emas Antam Berbalik Naik ke Rp2,655 Juta per Gram, Buyback Ikut Menguat

Bisnis | Sabtu, 11 Juli 2026 | 10:48 WIB

×