Telan Dana Rp33 Triliun, Proyek DME Diklaim Menteri Bahlil Serap 13 Ribu Pekerja

M Nurhadi

Kamis, 27 Januari 2022 | 08:01 WIB
Telan Dana Rp33 Triliun, Proyek DME Diklaim Menteri Bahlil Serap 13 Ribu Pekerja
Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia. [ANTARA/Ade Irma Junida]

Suara.com - Peletakan batu pertama proyek hilirisasi batu bara menjadi dimetil eter (DME) di Muara Enim, menurut Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, jadi bukti bahwa Indonesia tidak fokus menggarap investasi dari satu negara saja.

Proyek dengan nilai investasi Rp33 triliun itu merupakan investasi dari Air Products and Chemicals Inc (APCI) asal Amerika Serikat yang bekerja sama dengan PT Bukit Asam Tbk (PTBA) dan PT Pertamina (Persero).

"Investasi ini full dari Amerika, bukan dari Korea, bukan dari Jepang, bukan juga dari China. Jadi sekalian menyampaikan bahwa tidak benar kalau ada pemahaman negara ini hanya fokus investasi satu negara. Ini buktinya kita membuat perimbangan," katanya, Senin (24/1/2022) lalu.

Ia melanjutkan, proyek hilirisasi batu bara menjadi DME itu juga merupakan realisasi investasi terbesar kedua Amerika Serikat (AS) di Indonesia setelah proyek smelter Freeport.

Realisasi proyek hilirisasi batu bara menjadi DME itu mencapai Rp33 triliun, sementara realisasi investasi proyek smelter Freeport yang telah di-groundbreaking pada Oktober 2021 bernilai Rp42 triliun.

"Ini Amerika investasinya cukup gede. Ini investasi kedua setelah Freeport yang terbesar untuk tahun ini," katanya.

Lebih lanjut, Bahlil mengungkapkan proyek tersebut akan dapat menyerap 12-13 ribu tenaga kerja saat tahap konstruksi. Selain itu, akan ada peluang 11-12 ribu lapangan kerja yang dilakukan di sisi hilir.

"Ditambah lagi, begitu eksisting, produksi, lapangan pekerjaan disiapkan yang tetap 3 ribu. Itu yang langsung, kalau yang tidak langsung, kontraktor, subkontraktor, multiplier effect, itu bisa tiga sampai empat kali lipat dari yang ada," ungkapnya.

Bahlil juga memastikan lapangan pekerjaan akan tersedia seluruhnya bagi tenaga kerja Indonesia. Ia mengaku telah meminta Air Products untuk bisa memprioritaskan lapangan pekerjaan bagi rakyat Indonesia.

baca juga

"Ini lapangan pekerjaan semua dari Indonesia. Jadi Air Products sudah saya panggil, tenaga kerjanya saya bilang 95 persen dari Indonesia. Yang 5 persen ini hanya masa kontruksi. Sedangkan masa produksinya itu akan dilibatkan PTBA dan Pertamina," katanya.

Dalam kerja sama senilai 2,1 miliar dolar AS (setara Rp33 triliun) tersebut, Air Products & Chemicals Inc. nantinya bertindak sebagai investor dari sisi teknologi dan pembangunan.

Sementara PTBA selaku perusahaan tambang, akan menyuplai batu bara untuk bahan baku gasifikasi menjadi DME tersebut.

Ada pun PT Pertamina (Persero) mendapat penugasan khusus dari pemerintah sebagai offtaker produk yang akan mengganti liquefied petroleum gas (LPG).

Proses pembangunan pabrik gasifikasi batu bara itu akan dilakukan dalam 30 bulan.

"Waktunya seharusnya 36 bulan tapi kami rapat dengan Air Products, kami minta 30 bulan (rampung)," kata Bahlil.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PLN Telah Lepas dari Krisis Batu Bara, Cukup untuk Pasokan Februari

PLN Telah Lepas dari Krisis Batu Bara, Cukup untuk Pasokan Februari

Bisnis | Rabu, 26 Januari 2022 | 19:41 WIB

Naik 33 Juta Ton, Indonesia Bakal Memanfaatkan 166 Juta Ton Batu Bara Domestik Tahun Ini

Naik 33 Juta Ton, Indonesia Bakal Memanfaatkan 166 Juta Ton Batu Bara Domestik Tahun Ini

News | Rabu, 26 Januari 2022 | 16:16 WIB

Akui Gaji Komisaris 10 Kali Lebih Besar dari Menteri, Bahlil Lahadalia: Kalau Ingin Kaya Raya Jadilah Pengusaha

Akui Gaji Komisaris 10 Kali Lebih Besar dari Menteri, Bahlil Lahadalia: Kalau Ingin Kaya Raya Jadilah Pengusaha

Bisnis | Rabu, 26 Januari 2022 | 09:07 WIB

Menteri Bahlil Luruskan Ucapannya soal Pengusaha Minta Pilpres Diundur

Menteri Bahlil Luruskan Ucapannya soal Pengusaha Minta Pilpres Diundur

Bisnis | Selasa, 25 Januari 2022 | 20:51 WIB

Wamenkeu Suahasil Nazara Ingatkan Pengusaha soal Hilirisasi Tambang: Kalau Bisa Kita Proses di Dalam Negeri

Wamenkeu Suahasil Nazara Ingatkan Pengusaha soal Hilirisasi Tambang: Kalau Bisa Kita Proses di Dalam Negeri

Bisnis | Selasa, 25 Januari 2022 | 19:31 WIB

Presiden Joko Widodo Resmikan Pembangunan Proyek Hilirisasi Batu Bara Menjadi DME

Presiden Joko Widodo Resmikan Pembangunan Proyek Hilirisasi Batu Bara Menjadi DME

Foto | Selasa, 25 Januari 2022 | 09:45 WIB

Terkini

Pendapatan Barito Pacific Melonjak 56%, Laba Bersih Tembus US$616 Juta

Pendapatan Barito Pacific Melonjak 56%, Laba Bersih Tembus US$616 Juta

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:09 WIB

Floral, Fruity, atau Woody? Kenali Karakter Aroma Sebelum Memilih Parfum

Floral, Fruity, atau Woody? Kenali Karakter Aroma Sebelum Memilih Parfum

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:08 WIB

Cegah Balap Liar! JLNT Antasari Ditutup Tiap Akhir Pekan Mulai 14 November

Cegah Balap Liar! JLNT Antasari Ditutup Tiap Akhir Pekan Mulai 14 November

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Ketegangan Gas dengan Singapura, Indonesia Disebut Buktikan Nyali dan Kedaulatan Energi

Ketegangan Gas dengan Singapura, Indonesia Disebut Buktikan Nyali dan Kedaulatan Energi

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:53 WIB

MHU Pangkas Emisi Tambang 41,34%, Lampaui Target Penurunan hingga 2030

MHU Pangkas Emisi Tambang 41,34%, Lampaui Target Penurunan hingga 2030

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:43 WIB

JIS Mulai Dilirik Investor Naming Rights, Pramono Ungkap Ada 15 Konser Tahun Depan

JIS Mulai Dilirik Investor Naming Rights, Pramono Ungkap Ada 15 Konser Tahun Depan

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Kerap Jadi Alat Kriminalisasi, Perumus Kritik Penerapan Pasal UU Tipikor: Sudah Jauh Menyimpang!

Kerap Jadi Alat Kriminalisasi, Perumus Kritik Penerapan Pasal UU Tipikor: Sudah Jauh Menyimpang!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:37 WIB

Segmen Derivatif Topang Kinerja PT Indokripto Koin Semesta Tbk di Tengah Koreksi Pasar Aset Kripto

Segmen Derivatif Topang Kinerja PT Indokripto Koin Semesta Tbk di Tengah Koreksi Pasar Aset Kripto

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:36 WIB

Detik-Detik Menegangkan! Ibu Hamil Melahirkan di Kereta, Dokter Spesialis Kandungan Turun Tangan

Detik-Detik Menegangkan! Ibu Hamil Melahirkan di Kereta, Dokter Spesialis Kandungan Turun Tangan

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:24 WIB

Kenang Ani Yudhoyono Lewat Novel, SBY: Saya Sudah Move On

Kenang Ani Yudhoyono Lewat Novel, SBY: Saya Sudah Move On

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:24 WIB

×