Sejak Masa Pandemi 2021, Sektor Properti Masih Bergerak dalam Perkembangan Positif

Fabiola Febrinastri

Rabu, 09 Februari 2022 | 14:54 WIB
Sejak Masa Pandemi 2021, Sektor Properti Masih Bergerak dalam Perkembangan Positif
Indonesia Industry Outlook #IIO2022, Jakarta, Rabu (9/1/2022). (Suara.com/Nessy F)

Suara.com - Country Manager rumah.com, Marine Novita mengatakan, berdasarkan hasil refleksinya soal dinamika industri pada 2021, properti masih bergerak kepada perkembangan yang positif. Bantuan program pemerintah seperti BPHTB 0% dan PPN 0% untuk pembelian rumah di bawah Rp2 miliar dinilai membantu, atau bahkan meningkatkan daya beli konsumen.

“Pandemi is tough for everyone. Saya melihatnya dari sisi bisnis properti kita, sepertinya menjadi mulai terbiasa. Muncul kebiasan new normal untuk bertahan,” ujarnya dalam Indonesia Industry Outlook #IIO2022, Jakarta, Rabu (9/1/2022).

Kegiatan #IIO2022 dilakukan dengan mengungkap perubahan-perubahan yang terjadi di 25 industri/pasar berdasarkan survei yang dilakukan akhir Desember 2021 terhadap 770 responden di 10 kota utama di Indonesia, serta melalui digital monitoring di media sosial untuk mengetahui sentimen netizen.

Marine menyebut, walaupun aktivitas bergerak secara online selama pandemi, hal ini tidak mematikan industri properti. Pencarian dan pembelian rumah justru beralih atau mengalami shifting melalui online.

Perpindahan (shifting) ini terbukti dari laporan rumah.com, yang mengalami kenaikan hingga 37% sejak tahun 2021. Menurut Marine, pada kuartal ketiga lalu, Property Market Index mencatat ada kenaikan sekitar 23,4%.

Fitur Teknologi Industri Properti Berubah
Dari sisi adaptasi teknologi, industri properti juga menjadi lebih mampu mengembangkan fitur-fitur yang bisa membantu property-seeker. Informasi mengenai properti yang dijual tidak hanya sekadar foto dan tulisan, tetapi ada fitur 360, misalnya.

Melalui fitur ini, pembeli dapat secara virtual mendapatkan pengalaman melihat rumah dari berbagai sisi. Mereka tidak perlu datang ke lokasi, tapi dapat merasakan seperti ada di lokasi.

Sementara terkait preferensi hunian akibat pandemi, Marine menjustifikasi temuan tim riset #IIO2022 bahwa hunian rumah tapak lebih diminati dibandingkan apartemen.

"Hal ini terkait dengan pertimbangan kesehatan yang bergerak naik. Rumah tapak menjadi pilihan, karena memungkinkan kepemilikan ruang terbuka pribadi dibandingkan apartemen," ujar Marine.

baca juga

Selain itu, muncul preferensi unik selama pandemi dari konsumen properti, yaitu konsep DIY atau Do It Yourself. Ini adalah membangun sendiri konsep dan interior properti yang mereka beli.

Saat ini, preferensi antara membeli rumah yang sudah jadi atau membangun dan mendesain sendiri rumah yang dibeli sedang happening dan berimbang. Hal ini diperkuat dengan kondisi bekerja bisa dilakukan dari rumah, sehingga sense of belonging terhadap rumah menjadi semakin kuat selama pandemi ini.

"Mereka kemudian tidak masalah dengan lokasi perumahan di pinggir kota, selama masih dapat diakses transportasi umum maupun pribadi dan lingkungan yang sesuai preferensi," tambahnya.

Di bagian akhir presentasinya, Marine memaparkan beberapa poin penting yang perlu diterapkan oleh konsumen properti, saat membeli rumah. Pertama terkait keputusan pembelian, konsumen harus siap melakukan homework, yaitu mencari dengan teliti mengenai stakeholder yang terlibat.

"Mengenai developer misalnya, mereka perlu mencari tahu portofolio project yang sudah dilakukan dan kerja sama dengan bank. Kredibilitas kepercayaan bank menjadi penting dalam menentukan pembayaran atau cicilan bijak," kata Marine.

Kedua, terkait serah-terima properti dengan pengembang. Konsumen harus memiliki kesadaran untuk memproteksi diri mereka, sehingga sejak awal, klausul jual-beli harus menjadi pertimbangan utama.

Intinya, dengan dibantu akses informasi mengenai properti yang semakin luas secara digital, konsumen harus lebih aktif dan detail. Developer juga harus mampu beradaptasi dengan situasi sekarang dan memberikan proteksi yang jelas kepada konsumen, sehingga sinergi di dalam ekosistem properti berjalan ke arah yang saling mendukung dan membangun satu sama lain.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wow! Di Tengah Pandemi COVID-19 Ekonomi Indonesia Dilaporkan Mengalami Pertumbuhan, Benarkah?

Wow! Di Tengah Pandemi COVID-19 Ekonomi Indonesia Dilaporkan Mengalami Pertumbuhan, Benarkah?

Surakarta | Senin, 07 Februari 2022 | 11:51 WIB

Kementerian PUPR : Pembangunan Infrastruktur dan Properti Dukung Pemulihan Ekonomi Nasional

Kementerian PUPR : Pembangunan Infrastruktur dan Properti Dukung Pemulihan Ekonomi Nasional

Bisnis | Jum'at, 04 Februari 2022 | 19:49 WIB

Prospek Investasi Properti Zaman Now

Prospek Investasi Properti Zaman Now

Jakarta | Kamis, 03 Februari 2022 | 17:12 WIB

Pemberian Insentif Ampuh Dongkrak Penjualan Properti dan Mobil

Pemberian Insentif Ampuh Dongkrak Penjualan Properti dan Mobil

Bisnis | Rabu, 02 Februari 2022 | 13:47 WIB

Resmi Diperpanjang, Insentif PPnBM dan PPN Properti DTP Diumumkan dalam Waktu Dekat

Resmi Diperpanjang, Insentif PPnBM dan PPN Properti DTP Diumumkan dalam Waktu Dekat

Bisnis | Rabu, 02 Februari 2022 | 12:23 WIB

Genjot Kinerja Di 2022, Emiten Properti Ini Tawarkan Rumah Tapak Rp 1,7 Miliar, Tertarik?

Genjot Kinerja Di 2022, Emiten Properti Ini Tawarkan Rumah Tapak Rp 1,7 Miliar, Tertarik?

Bisnis | Minggu, 30 Januari 2022 | 11:40 WIB

Terkini

Polisi Tetapkan 10 Orang Tersangka Kasus Penyerangan di Humbahas

Polisi Tetapkan 10 Orang Tersangka Kasus Penyerangan di Humbahas

Sumut | Kamis, 24 September 2026 | 18:06 WIB

Ada Staf Terluka Saat Sidak Lapas Cibinong, Ombudsman Pilih Tak Tempuh Jalur Hukum

Ada Staf Terluka Saat Sidak Lapas Cibinong, Ombudsman Pilih Tak Tempuh Jalur Hukum

News | Kamis, 24 September 2026 | 18:03 WIB

Jalur KRL Bakal Diperpanjang hingga Cikampek dan Cigombong pada 2028

Jalur KRL Bakal Diperpanjang hingga Cikampek dan Cigombong pada 2028

News | Kamis, 24 September 2026 | 18:01 WIB

HUAWEI MatePad Air 2026: Tablet Tipis dengan Layar OLED 144Hz dan AI untuk Kerja Lebih Cerdas

HUAWEI MatePad Air 2026: Tablet Tipis dengan Layar OLED 144Hz dan AI untuk Kerja Lebih Cerdas

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 18:00 WIB

8 Anggota Komite Mundur Jelang Hari H, Tahapan Pemilihan Ketua PSSI Jateng Ditunda

8 Anggota Komite Mundur Jelang Hari H, Tahapan Pemilihan Ketua PSSI Jateng Ditunda

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 17:59 WIB

Simposium Khatulistiwa 2026 Refleksikan Etik Perawatan dalam Praktik Kuratorial Melalui Niti Rumat

Simposium Khatulistiwa 2026 Refleksikan Etik Perawatan dalam Praktik Kuratorial Melalui Niti Rumat

Jogja | Kamis, 24 September 2026 | 17:48 WIB

Mantan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Dituntut 5 Tahun Penjara

Mantan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Dituntut 5 Tahun Penjara

Foto | Kamis, 24 September 2026 | 17:47 WIB

Slow Dating: Tak Mau Terburu-buru atau Menghindari Hubungan Intens di Awal?

Slow Dating: Tak Mau Terburu-buru atau Menghindari Hubungan Intens di Awal?

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 17:45 WIB

Toyota Wisuda 76 Mahasiswa untuk Memperkuat SDM Industri Otomotif Nasional

Toyota Wisuda 76 Mahasiswa untuk Memperkuat SDM Industri Otomotif Nasional

Otomotif | Kamis, 24 September 2026 | 17:44 WIB

Pimpinan DPR Temui Massa Aksi Hari Tani, Kritik Soal UU Reforma Agraria Ditampung

Pimpinan DPR Temui Massa Aksi Hari Tani, Kritik Soal UU Reforma Agraria Ditampung

News | Kamis, 24 September 2026 | 17:43 WIB

×