Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.790.000
Beli Rp2.665.000
IHSG 6.127,381
LQ45 611,168
Srikehati 300,000
JII 381,954
USD/IDR 17.878

Naiknya Tensi Ketegangan Rusia-Ukraina Bawa Harga Emas Dunia ke Level 1.900 Dolar AS

Iwan Supriyatna

Jum'at, 18 Februari 2022 | 06:12 WIB
Naiknya Tensi Ketegangan Rusia-Ukraina Bawa Harga Emas Dunia ke Level 1.900 Dolar AS
Ilustrasi emas batang dan uang Dolar AS [Shutterstock]

Suara.com - Harga emas melonjak di atas 1.900 dolar AS pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), karena investor menumpuk ke logam kuning dan aset safe-haven lainnya di tengah meningkatnya ketegangan atas konflik Rusia-Ukraina, setelah Presiden AS mengatakan ada indikasi Rusia berencana untuk menyerang Ukraina.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April di divisi Comex New York Exchange, melonjak 30,50 dolar AS atau 1,63 persen, menjadi ditutup pada 1.902,00 dolar AS per ounce, setelah mencapai tertinggi sesi di 1.903,65 dolar AS dan menandai penyelesaian emas berjangka tertinggi sejak Juni 2021.

Saham-saham AS merosot lebih dari 1,0 persen karena ketegangan di Ukraina meningkat. Pemberontak yang didukung Rusia dan pasukan Ukraina saling menuduh pada Kamis (17/2/2022) bahwa masing-masing telah menembak melintasi garis gencatan senjata di Ukraina timur.

"Ketika waktu benar-benar menjadi tidak pasti dan kecemasan semakin tinggi, emas masih merupakan aset safe-haven untuk dituju," kata Jim Wyckoff, analis senior di Kitco Metals.

Sementara itu, Rusia mengusir wakil duta besar AS Bartle Gorman, memperingatkan tanggapan AS di tengah meningkatnya kekhawatiran akan invasi Rusia ke Ukraina.

"Tidak hanya peristiwa di perbatasan Ukraina yang membuat investor mencari tempat berlindung yang aman, tetapi (emas) juga menawarkan perlindungan inflasi pada saat harga melonjak dan prospek harga minyak dan gas yang lebih tinggi, jika Rusia menyerang," Craig Erlam, analis pasar senior di OANDA, mengatakan dalam sebuah catatan.

Risalah pertemuan kebijakan terbaru Fed pada hari Rabu (16/2/2022) menunjukkan sementara pembuat kebijakan sepakat bahwa akan "segera sesuai" untuk menaikkan suku bunga acuan overnight Fed dari level mendekati nol, mereka akan menilai kembali garis waktu kenaikan suku bunga pada setiap pertemuan.

"Risalah FOMC terbaru tidak menawarkan petunjuk hawkish baru," kata analis Exinity, Han Tan.

Data ekonomi negatif yang dirilis pada Kamis (17/2/2022) juga mendukung emas. Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan bahwa klaim pengangguran awal AS naik 23.000 menjadi 248.000 dalam pekan yang berakhir 12 Februari.

Indeks manufaktur Philadelphia Fed yang dirilis oleh Federal Reserve Philadelphia turun ke 16,0 pada Februari dari 23,2 pada Januari.

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Maret naik 27 sen atau 1,14 persen, menjadi ditutup pada 23,875 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman April naik 29 dolar AS atau 2,73 persen, menjadi ditutup pada 1,092,7 dolar AS per ounce. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Libatkan Tim Labfor Makassar, Hasil Uji Balistik 20 Senjata Api Polda Sulawesi Tengah Keluar 4 Hari

Libatkan Tim Labfor Makassar, Hasil Uji Balistik 20 Senjata Api Polda Sulawesi Tengah Keluar 4 Hari

Sulsel | Kamis, 17 Februari 2022 | 16:34 WIB

Naik Rp 7.000, Harga Emas Antam Hari Ini Rp 953.000 per Gram

Naik Rp 7.000, Harga Emas Antam Hari Ini Rp 953.000 per Gram

Bisnis | Kamis, 17 Februari 2022 | 08:48 WIB

Tensi Rusia-Ukraina Kembali Naik, Harga Minyak Dunia dan Emas Kembali Melesat

Tensi Rusia-Ukraina Kembali Naik, Harga Minyak Dunia dan Emas Kembali Melesat

Bisnis | Kamis, 17 Februari 2022 | 06:25 WIB

Terkini

Purbaya Minta Pegawai Kemenkeu Terapkan Nilai Pancasila untuk Kelola Keuangan Negara

Purbaya Minta Pegawai Kemenkeu Terapkan Nilai Pancasila untuk Kelola Keuangan Negara

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 11:49 WIB

Aturan DHE SDA Berlaku Hari Ini, Purbaya Minta Kepatuhan Repatriasi Wajib 100 Persen

Aturan DHE SDA Berlaku Hari Ini, Purbaya Minta Kepatuhan Repatriasi Wajib 100 Persen

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 11:20 WIB

Purbaya Rayu Eksportir lewat Insentif Jika Mau Simpan DHE SDA ke Bank Pemerintah

Purbaya Rayu Eksportir lewat Insentif Jika Mau Simpan DHE SDA ke Bank Pemerintah

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 11:02 WIB

Rupiah Berhasil Menguat saat Hari Pancasila, tapi Masih Nyaman di Level Rp17.840

Rupiah Berhasil Menguat saat Hari Pancasila, tapi Masih Nyaman di Level Rp17.840

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 10:59 WIB

Riset LPEI: Indonesia Masih Pengekspor Minyak Kelapa Terbesar Kedua di Dunia

Riset LPEI: Indonesia Masih Pengekspor Minyak Kelapa Terbesar Kedua di Dunia

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 10:36 WIB

Harga Emas Antam Tetap Dibanderol Rp 2.799.000/Gram Hari Ini

Harga Emas Antam Tetap Dibanderol Rp 2.799.000/Gram Hari Ini

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 10:32 WIB

IRESS: Masyarakat Lebih Butuh Listrik Andal daripada Kompensasi Blackout

IRESS: Masyarakat Lebih Butuh Listrik Andal daripada Kompensasi Blackout

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 10:28 WIB

Konflik Israel - Lebanon Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 2 persen

Konflik Israel - Lebanon Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 2 persen

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 10:23 WIB

SMBC Indonesia Perluas Strategi Bisnis, Salah Satunya Bidik Nasabah Ini

SMBC Indonesia Perluas Strategi Bisnis, Salah Satunya Bidik Nasabah Ini

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 10:10 WIB

Dolar AS Mulai Stabil, Rupiah Berpeluang Menguat

Dolar AS Mulai Stabil, Rupiah Berpeluang Menguat

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 10:03 WIB