Harga Pupuk Mahal, Pemerintah Dituntut Lakukan Intervensi

M Nurhadi

Jum'at, 18 Februari 2022 | 15:37 WIB
Harga Pupuk Mahal, Pemerintah Dituntut Lakukan Intervensi
Ilustrasi pupuk bersubsidi [Foto: Suaraindonesia]

Suara.com - Pemerintah diminta segera bergerak demi menekan harga pupuk mahal di pasaran dengan melakukan intervensi salah satunya dengan menekan komponen biaya produksi pupuk.

"Produksi pupuk ini bahan bakunya ada namanya gas, gas sendiri yang namanya pemerintah itu masih memberikan patokan harga pasar internasional pada hari ini. Sebetulnya untuk subsidi masyarakat miskin, logikanya kalau ini dari negara untuk rakyat kan harganya dibikin harga khusus," ungkap Firman dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (18/2/2022).

Gas sebagai bahan bakar yang digunakan dalam proses produksi pupuk, sehingga, pemerintah dapat menetapkan harga gas secara khusus kepada produsen yang digunakan untuk memproduksi pupuk subsidi.

Terlepas dari itu, adanya permintaan yang tinggi bahan baku pupuk di seluruh dunia setelah ekonomi global mulai pulih secara perlahan, mengakibatkan melonjaknya harga bahan baku pupuk seperti KCL dan juga fosfat.

Firman mengatakan saat ini terjadi disparitas harga yang cukup jauh antara pupuk bersubsidi dengan pupuk komersil atau nonsubsidi.

Hal ini menjadi kesempatan bagi sejumlah oknum untuk melakukan penyelewengan stok pupuk bersubsidi yang dijual sebagai pupuk komersil.

Ia mengaku kerap mendapatkan laporan terjadinya penyelewengan dalam pendistribusian pupuk bersubsidi. Penyelewengan itu, biasa terjadi dari Lini 3 atau level distributor hingga penyaluran kepada petani.

"Tata kelola ini yang dari Lini 3 ke bawah harus ditata ulang, dibenahi, data itu harus valid. Kalau saya lihat perusahaan pupuk besar itu tidak berani main-main di situ, kalau mau manipulasi tidak berani apalagi BUMN besar tidak berani. Tapi setelah sampai di Lini 3 itu ada yang main-main, itu yang tertangkap itu mainannya di tingkat bawah," kata Firman dikutip dari Antara.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Tips Merawat Kaktus di Dalam Ruangan Agar Semakin Estetik, Perhatikan Media Tanam!

5 Tips Merawat Kaktus di Dalam Ruangan Agar Semakin Estetik, Perhatikan Media Tanam!

Your Say | Jum'at, 18 Februari 2022 | 13:36 WIB

Gandeng Kepolisian, Pemprov Jatim Perketat Pengawasan Pupuk Bersubsidi

Gandeng Kepolisian, Pemprov Jatim Perketat Pengawasan Pupuk Bersubsidi

Jatim | Kamis, 17 Februari 2022 | 23:42 WIB

Biaya Bertani di Indonesia Jauh Lebih Mahal Dibanding Negara Lain, Peran Pemerintah Dipertanyakan

Biaya Bertani di Indonesia Jauh Lebih Mahal Dibanding Negara Lain, Peran Pemerintah Dipertanyakan

Bisnis | Kamis, 17 Februari 2022 | 13:10 WIB

Pahami 5 Penyebab Tanaman Hias Mati, Segera Cegah sebelum Terlambat

Pahami 5 Penyebab Tanaman Hias Mati, Segera Cegah sebelum Terlambat

Lifestyle | Kamis, 17 Februari 2022 | 08:40 WIB

Pupuk Indonesia Permudah Petani Penuhi Kebutuhan Pupuk Lewat Program Retail Management

Pupuk Indonesia Permudah Petani Penuhi Kebutuhan Pupuk Lewat Program Retail Management

Bisnis | Kamis, 17 Februari 2022 | 06:09 WIB

Terjadi Lagi di Jatim, 2 Ton Pupuk Bersubsidi Diselundupkan dari Banyuwangi ke Situbondo

Terjadi Lagi di Jatim, 2 Ton Pupuk Bersubsidi Diselundupkan dari Banyuwangi ke Situbondo

Malang | Rabu, 16 Februari 2022 | 18:55 WIB

Terkini

Retinoid dan Retinol Bedanya Apa? Ini Panduan Memilih yang Tepat Bagi Pemula

Retinoid dan Retinol Bedanya Apa? Ini Panduan Memilih yang Tepat Bagi Pemula

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 09:38 WIB

Eksepsi Budiono Tanbun Ditolak, Pakar Unmul Justru Soroti Daluwarsa Kasus Tambang JMB

Eksepsi Budiono Tanbun Ditolak, Pakar Unmul Justru Soroti Daluwarsa Kasus Tambang JMB

Kaltim | Minggu, 01 November 2026 | 09:37 WIB

Hadir di Deklarasi yang Diikuti Mahasiswa Bodong di HI, Raffi Ahmad Buka Suara dan Minta Maaf

Hadir di Deklarasi yang Diikuti Mahasiswa Bodong di HI, Raffi Ahmad Buka Suara dan Minta Maaf

News | Minggu, 01 November 2026 | 09:35 WIB

Tayang 26 November, Iron Girls 3 Kembali dengan Tantangan Olahraga Baru

Tayang 26 November, Iron Girls 3 Kembali dengan Tantangan Olahraga Baru

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 09:30 WIB

Ahli BPKP Ungkap Metode Potential Loss, Kuasa Hukum JMB Soroti Kepastian Audit

Ahli BPKP Ungkap Metode Potential Loss, Kuasa Hukum JMB Soroti Kepastian Audit

Kaltim | Minggu, 01 November 2026 | 09:21 WIB

The Midnight Library: Belajar Berhenti Berandai dan Menerima Realita Hidup

The Midnight Library: Belajar Berhenti Berandai dan Menerima Realita Hidup

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 09:00 WIB

Berapa Harga Pertalite Per 1 November 2026? Cek Update Tarif BBM Hari Ini

Berapa Harga Pertalite Per 1 November 2026? Cek Update Tarif BBM Hari Ini

Otomotif | Minggu, 01 November 2026 | 08:59 WIB

Operasi Lancang Kuning Belum Berakhir, Kecelakaan Renggut Nyawa Pelajar di Siak

Operasi Lancang Kuning Belum Berakhir, Kecelakaan Renggut Nyawa Pelajar di Siak

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 08:56 WIB

Aktivis 98 Tuntut Prabowo-Gibran Jalankan Agenda Reformasi atau Mundur

Aktivis 98 Tuntut Prabowo-Gibran Jalankan Agenda Reformasi atau Mundur

News | Minggu, 01 November 2026 | 08:54 WIB

7 Rekomendasi Skincare Biokos Martha Tilaar untuk Wanita Usia 40 sampai 50 Tahun

7 Rekomendasi Skincare Biokos Martha Tilaar untuk Wanita Usia 40 sampai 50 Tahun

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 08:39 WIB

×