Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.745.000
Beli Rp2.600.000
IHSG 5.342,137
LQ45 527,078
Srikehati 259,301
JII 319,450
USD/IDR 18.166

Impor Melonjak 31%, Surplus Dagang RI Nyaris Habis Tersisa 90 Juta Dolar AS

Achmad Fauzi, Fakhri Fuadi Muflih

Selasa, 09 Juni 2026 | 07:56 WIB
Impor Melonjak 31%, Surplus Dagang RI Nyaris Habis Tersisa 90 Juta Dolar AS
Ilustrasi ekspor dan impor. [Suara.com/Alfian Winanto]
  • Indonesia mencatat surplus neraca perdagangan sebesar 90 juta dolar AS pada April 2026, turun tajam dari 3,32 miliar dolar AS pada Maret 2026 akibat lonjakan impor yang mencapai 31,28 persen secara bulanan.
  • Nilai ekspor Indonesia pada April 2026 mencapai 25,30 miliar dolar AS, naik 12,32 persen dibandingkan bulan sebelumnya dan tumbuh 21,98 persen secara tahunan.
  • Sementara itu, nilai impor mencapai 25,21 miliar dolar AS, didorong kenaikan impor barang konsumsi, bahan baku, dan barang modal. 

Suara.com - Lonjakan impor pada April 2026 menjadi sinyal meningkatnya aktivitas konsumsi dan produksi dalam negeri. Kenaikan permintaan bahan baku, barang modal, dan barang konsumsi mendorong impor Indonesia tumbuh signifikan dibandingkan bulan sebelumnya.

Di sisi lain, kenaikan impor menekan kinerja neraca perdagangan. Surplus yang pada Maret 2026 mencapai 3,32 miliar dolar AS menyusut tajam menjadi 0,09 miliar dolar AS pada April 2026.

Meski demikian, Indonesia masih mempertahankan tren surplus perdagangan selama 72 bulan berturut-turut sejak Mei 2020. Kinerja ekspor yang tetap tumbuh menjadi penopang utama di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Menteri Perdagangan Budi Santoso atau Busan mengatakan, neraca perdagangan Indonesia pada April 2026 mencatat surplus 0,09 miliar dolar AS. Surplus nonmigas sebesar 3,53 miliar dolar AS masih mampu menutup defisit migas sebesar 3,44 miliar dolar AS.

Menteri Perdagangan, Budi Susanto. [Suara.com/Achmad Fauzi.
Menteri Perdagangan, Budi Susanto. [Suara.com/Achmad Fauzi].

"Jika dilihat secara kumulatif, neraca perdagangan Januari-April 2026 mencatatkan surplus sebesar 5,64 miliar dolar AS. Surplus tersebut terutama didorong oleh surplus nonmigas sebesar 14,16 miliar dolar AS dan defisit migas sebesar 8,52 miliar dolar AS. Namun, nilai surplus Januari-April 2026 tersebut lebih rendah dibandingkan surplus pada periode yang sama tahun 2025 yang mencapai 11,07 miliar dolar AS," ujar Busan kepada wartawan, Senin (8/6/2026).

Data utama neraca perdagangan Januari-April 2026:

  • Surplus perdagangan: 5,64 miliar dolar AS
  • Surplus nonmigas: 14,16 miliar dolar AS
  • Defisit migas: 8,52 miliar dolar AS
  • Penyumbang surplus terbesar: lemak dan minyak hewani/nabati (11,71 miliar dolar AS), bahan
  • bakar mineral (8,34 miliar dolar AS), besi baja (5,71 miliar dolar AS)
  • Penyebab defisit terbesar: mesin dan peralatan mekanis (9,87 miliar dolar AS), mesin dan
  • perlengkapan elektrik (4,95 miliar dolar AS), plastik dan barang dari plastik (2,80 miliar dolar AS)
  • Surplus nonmigas terbesar berasal dari Amerika Serikat (6,81 miliar dolar AS), India (4,44 miliar  dolar AS), dan Filipina (2,77 miliar dolar AS)
  • Defisit nonmigas terbesar berasal dari China (8,03 miliar dolar AS), Australia (3,05 miliar dolar AS), dan Argentina (0,73 miliar dolar AS)

Pada April 2026, nilai ekspor Indonesia mencapai 25,30 miliar dolar AS atau naik 12,32 persen dibandingkan Maret 2026 dan tumbuh 21,98 persen secara tahunan.

Data ekspor April 2026:

  • Nilai ekspor: 25,30 miliar dolar AS
  • Naik 12,32 persen (bulanan)
  • Naik 21,98 persen (tahunan)
  • Ekspor nonmigas naik 13,66 persen
  • Ekspor migas turun 9,81 persen
  • Komoditas dengan kenaikan tertinggi: kopi, teh, dan rempah-rempah (54,44 persen), tembakau dan rokok (43,49 persen), kayu dan barang dari kayu (40,91 persen), lemak dan minyak hewani/nabati (38,71 persen)

Mendag Busan mengatakan peningkatan ekspor juga didorong membaiknya permintaan dari sejumlah negara mitra dagang.

"Tiga negara tujuan ekspor nonmigas dengan pertumbuhan tertinggi pada April 2026 adalah Uni Emirat Arab yang melonjak 305,21 persen, Afrika Selatan 288,40 persen, dan Belgia 117,84 persen dibandingkan bulan sebelumnya."

Secara kumulatif Januari-April 2026, total ekspor Indonesia mencapai 92,15 miliar dolar AS atau meningkat 5,48 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Sementara itu, nilai impor Indonesia pada April 2026 mencapai 25,21 miliar dolar AS, naik 31,28 persen dibandingkan Maret 2026 dan tumbuh 22,49 persen secara tahunan.

Data impor April 2026:

  • Nilai impor: 25,21 miliar dolar AS
  • Naik 31,28 persen (bulanan)
  • Naik 22,49 persen (tahunan)
  • Impor migas naik 45,09 persen
  • Impor nonmigas naik 28,55 persen

Menurut Budi, lonjakan impor terjadi pada seluruh kelompok barang, mulai dari barang konsumsi, bahan baku dan penolong, hingga barang modal.

Secara kumulatif Januari-April 2026, nilai impor mencapai 86,51 miliar dolar AS atau tumbuh 13,40 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

"Kenaikan impor barang modal didorong oleh meningkatnya impor beberapa komoditas utama, antara lain komputer, pesawat udara, mesin untuk proses elektroplating dan elektrolisis, mesin pengolah suhu, serta mobil listrik," pungkas Busan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hak Ekspor CPO Milik Eksportir Masih Berlaku, Tak Direbut PT DSI

Hak Ekspor CPO Milik Eksportir Masih Berlaku, Tak Direbut PT DSI

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 20:52 WIB

Harga Telur Ayam Turun Drastis, Pemerintah Malah Bingung

Harga Telur Ayam Turun Drastis, Pemerintah Malah Bingung

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 19:07 WIB

Rupiah Semakin Tak Bernilai, Indonesia Barter Baja dan Bahan Baku Tekstil dengan Filipina

Rupiah Semakin Tak Bernilai, Indonesia Barter Baja dan Bahan Baku Tekstil dengan Filipina

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 14:52 WIB

Terkini

Telkom Tutup Belasan Anak Usaha, Danantara Tegaskan Tidak Ada PHK Massal

Telkom Tutup Belasan Anak Usaha, Danantara Tegaskan Tidak Ada PHK Massal

Bisnis | Selasa, 09 Juni 2026 | 07:37 WIB

BRI Dorong Inklusi Keuangan dan UMKM Lewat Teras Kapal di 4 Wilayah Kepulauan

BRI Dorong Inklusi Keuangan dan UMKM Lewat Teras Kapal di 4 Wilayah Kepulauan

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 22:40 WIB

Silmy Karim Dicopot dari Komisaris PT Telkom

Silmy Karim Dicopot dari Komisaris PT Telkom

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 22:10 WIB

Borong Penghargaan HR Asia 2026, PT Pegadaian Jadi Best Company to Work For in Asia untuk ke-8 Kali

Borong Penghargaan HR Asia 2026, PT Pegadaian Jadi Best Company to Work For in Asia untuk ke-8 Kali

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 21:55 WIB

Dorong Kenyamanan Wisata Bali, BTN Ekspansif Dorong Bale Untuk Permudah Transaksi

Dorong Kenyamanan Wisata Bali, BTN Ekspansif Dorong Bale Untuk Permudah Transaksi

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 20:59 WIB

RUPS PT Telkom Setujui Dividen Rp21,9 Triliun dan Buyback Saham Rp4 Triliun

RUPS PT Telkom Setujui Dividen Rp21,9 Triliun dan Buyback Saham Rp4 Triliun

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 20:59 WIB

Hak Ekspor CPO Milik Eksportir Masih Berlaku, Tak Direbut PT DSI

Hak Ekspor CPO Milik Eksportir Masih Berlaku, Tak Direbut PT DSI

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 20:52 WIB

OJK dan CFX Dorong Inovasi dan Regulasi Adaptif di Industri Aset Kripto

OJK dan CFX Dorong Inovasi dan Regulasi Adaptif di Industri Aset Kripto

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 20:45 WIB

CFX Gandeng Sejumlah Perguruan Tinggi Perkuat Literasi Aset Kripto dan Blockchain Nasional

CFX Gandeng Sejumlah Perguruan Tinggi Perkuat Literasi Aset Kripto dan Blockchain Nasional

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 20:42 WIB

IDRX: Stablecoin Rupiah Penting untuk Menjaga Kedaulatan Digital Indonesia

IDRX: Stablecoin Rupiah Penting untuk Menjaga Kedaulatan Digital Indonesia

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 20:32 WIB