Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.585.000
Beli Rp2.465.000
IHSG 5.912,442
LQ45 587,370
Srikehati 290,628
JII 345,613
USD/IDR 18.085

Untuk Mewujudkan Ekspor Beras di 2022, Kementan Siap Optimalisasi Alsintan dan Jaringan Irigasi

Fabiola Febrinastri, Iman Firmansyah

Jum'at, 18 Februari 2022 | 21:20 WIB
Untuk Mewujudkan Ekspor Beras di 2022, Kementan Siap Optimalisasi Alsintan dan Jaringan Irigasi
Galakkan Budidaya Padi IP400, Kementan Optimalkan Alsintan dan Jaringan Irigasi. (Dok: Kementan)

Suara.com - Untuk meningkatkan produktivitas, produksi bahkan terwujudnya ekspor beras tahun 2022, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) telah mencanangkan program budidaya padi dengan indeks pertanaman (IP) 400 atau tanam dan panen empat kali setahun yang dikelola dalam klaster kawasan berbasis korporasi petani.

Hal tersebut terungkap dalam webinar Bimbingan Teknis dan Sosialisasi Propaktani bertajuk Seri IP400 Kreatif dan Inovatif: Dukungan Sarana Prasarana Mendukung IP400 (Alsin, Perpompaan, Dll), Jumat (18/2/2022).

Selain penggunaan bibit unggul genjah, tanam culik dan lainnya, salah satu kunci penting keberhasilan program ini yakni optimalisasi penyediaan atau dukungan alat mesin pertanian (Alsintan) dan membentuk perairan yang baik. 

Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP), Ali Jamil mengatakan Kementerian Pertanian (Kementan) menetapkan target produksi komoditas utama tahun 2022, dimana untuk padi sebesar 55,20 juta ton. Untuk mencapai target tersebut, diperlukan usaha-usaha atau cara baru seperti gerakan budidaya padi IP400, salah satu kunci suksesnya adalah penyediaan alsintan yang dikelola secara korporasi oleh petani.

“Bapak boleh menjadi juragan Taxi Alsin, boleh silahkan, buat saja CV nya dan sebagainya. Sebab adanya Taxi Alsintan sangat membantu kebutuhan petani. Pemilihan jenis alsintan fleksibel dan menyesuaikan dengan kebutuhan petani di lokasi. Adanya Taxi Alsin pun sangat membantu untuk meningkatkan produksi IP400. IP400 harus sukses, kita support IP400,” ujar Ali dalam webinar tersebut.

Ali menambahkan kebijakan program strategis Direktorat Jenderal PSP selanjutnya untuk IP400 adalah perlindungan lahan pertanian dengan suplesi air irigasi melalui kegiatan Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier (RJIT), pembangunan embung, parit, perpompaan dan perpipaan. Dan melalui Direktorat Pembiayaan Pertanian, berkomitmen untuk mendorong petani mendaftarkan Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) dan menggalakkan program fasilitasi KUR. 

"Setelah semuanya telah dilakukan maka bisa diberikan fasilitasi pupuk bersubsidi dan pengembangan alsintan pra-panen," ungkapnya.

Direktur Irigasi Pertanian, Rahmanto menjelaskan lahan persawahan di Indonesia terbagi menjadi dua yakni sawah teririgasi dan tadah hujan. Untuk sawah teririgasi perlu dicermati mengenai ketersediaan airnya sepanjang tahun, sehingga harus dilakukan dukungan kegiatan agar adanya IP400 tidak mengganggu golongan (daerah yang lain). 

"Untuk sawah tadah hujan, kita perlu membuat bendungan atau tanggul untuk menambah irigasi. Jadi prinsipnya saya sarankan untuk lokasi IP400 buatlah irigasi suplesi tentunya dengan melihat cadangan airnya banyak atau tidak,” tegasnya.

baca juga

Plh. Direktur PPHTP, Achmad Yusup menegaskan program IP400 dapat meningkatkan produksi padi lebih signifikan dengan melihat situasi sekarang yang tidak menentu. Terkait kebijakan pengembangan sarana pasca panen tahun 2022 sangat erat terkait dengan peningkatan kompetensi operator, penerapan good handling practices dan pengembangan bengkel alsintan. 

“Untuk mendukung kegiatan IP400 saya rasa alat mesin yang sudah beredar di lapangan atau di kelompok tani sejak tahun 2017-2021 sudah cukup banyak dan dapat mendukung IP400 tentunya. Provinsi-provinsi yang sudah mendapat dukungan sarana pascapanen untuk kegiatan IP400, dari 33 provinsi yang ada yaitu Banten, Jabar, Jatim, dan Sulsel merupakan provinsi yang paling banyak memiliki bantuan sarana pasca panen," imbuh Yusup.

Perwakilan Direktorat Alat dan Mesin Pertanian, Handi Arif menyebutkan teknologi alsintan memiliki kontribusi yang besar terhadap waktu kerja, biaya, provitas dan losses. Misalnya, alsintan pengolahan tanah dapat meningkatkan efisiensi waktu kerja 97,4 % serta dapat menurunkan biaya kerja sejumlah 40% dan untuk alsintan penanaman dapat menghemat waktu kerja sebanyak 98% serta menurunkan biaya kerja sejumlah 20%. 

"Program Taxi Alsintan tahun 2022 ini dilaksanakan di 500 kabupaten/kota di sentra produksi dan pembiayaan pengembangannya menggunakan KUR," ungkapnya.

Dalam kesempatan terpisah, Direktur Jenderal Tanaman Pangan, Suwandi meminta Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian untuk menyalurkan alsintan, sumur dangkal dan pompa guna meningkatkan produksi IP400. Hal tersebut dilakukan karena saat ini pertanian berbasis teknologi merupakan hal yang harus diterapkan demi menciptakan efisiensi, produktivitas, dan nilai tambah, serta guna mewujudkan arahan Mentan SYL terkait optimalisasi alsintan dalam upaya meningkatkan pembangunan pertanian Indonesia. 

"Dalam mewujudkan komitmen membangun ketahanan pangan nasional, khususnya mendukung upaya program IP400. Penggunaan combine harvester dan alsin lainnya, selain menghilangkan losses, juga dapat mempercepat petani dalam olah tanah dan tanam," ucap Suwandi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkait Perubahan Iklim yang Ancam Ketahanan Pangan, Gus Muhaimin Minta Kementan Waspada

Terkait Perubahan Iklim yang Ancam Ketahanan Pangan, Gus Muhaimin Minta Kementan Waspada

DPR | Kamis, 17 Februari 2022 | 17:59 WIB

Pertanian Dengan Padi Organik di Gorontalo

Pertanian Dengan Padi Organik di Gorontalo

Foto | Kamis, 17 Februari 2022 | 15:40 WIB

Ongkos Pertanian di Indonesia Lebih Mahal Dibandingkan Negara Lain, tapi Produktivitas Rendah

Ongkos Pertanian di Indonesia Lebih Mahal Dibandingkan Negara Lain, tapi Produktivitas Rendah

Sumsel | Kamis, 17 Februari 2022 | 15:26 WIB

Bendung Makawa Kabupaten Luwu Mulai Alirkan Air ke 803 Hektar Lahan Pertanian

Bendung Makawa Kabupaten Luwu Mulai Alirkan Air ke 803 Hektar Lahan Pertanian

Sulsel | Kamis, 17 Februari 2022 | 15:18 WIB

Karantina Pertanian Belawan Musnahkan Kacang dan Gandum dari Malaysia

Karantina Pertanian Belawan Musnahkan Kacang dan Gandum dari Malaysia

Sumut | Kamis, 17 Februari 2022 | 11:50 WIB

Kesejahteraan Petani Naik Signifikan, Suharso Manoarfa: Kita Harus Terus Tingkatkan

Kesejahteraan Petani Naik Signifikan, Suharso Manoarfa: Kita Harus Terus Tingkatkan

Bisnis | Kamis, 17 Februari 2022 | 10:18 WIB

Terkini

Emas di Rumah Jampidsus Lebih Berat dari Emas Monas

Emas di Rumah Jampidsus Lebih Berat dari Emas Monas

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 21:35 WIB

Kuota Produksi Batubara Akan Ditambah untuk Suap Pembangkit Listrik PLN

Kuota Produksi Batubara Akan Ditambah untuk Suap Pembangkit Listrik PLN

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 21:05 WIB

OJK: Konsumen Bisa Tuntut Finfluencer Secara Hukum

OJK: Konsumen Bisa Tuntut Finfluencer Secara Hukum

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 21:01 WIB

Pemerintah Pastikan Tak Ada Tambahan Kuota Produksi Nikel

Pemerintah Pastikan Tak Ada Tambahan Kuota Produksi Nikel

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 20:40 WIB

Belanja Subsidi & Kompensasi Naik 44% ke Rp 233 T, Purbaya Akui Gegara BBM hingga Pelemahan Rupiah

Belanja Subsidi & Kompensasi Naik 44% ke Rp 233 T, Purbaya Akui Gegara BBM hingga Pelemahan Rupiah

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 19:17 WIB

Purbaya Kenang Tragedi Montara 2009, Janjikan Ganti Rugi ke Warga NTT

Purbaya Kenang Tragedi Montara 2009, Janjikan Ganti Rugi ke Warga NTT

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 19:14 WIB

Masa Depan Koperasi di Era Digital Kini di Tangan Gen Z

Masa Depan Koperasi di Era Digital Kini di Tangan Gen Z

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 19:07 WIB

Airlangga Bongkar Proyek Data Center Raksasa, Nvidia hingga Big Tech Masuk RI

Airlangga Bongkar Proyek Data Center Raksasa, Nvidia hingga Big Tech Masuk RI

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 18:35 WIB

Tiket Indomaret Fun Run 2026 Bisa Dibeli Lewat BRImo, Ada Diskon Rp 25 Ribu

Tiket Indomaret Fun Run 2026 Bisa Dibeli Lewat BRImo, Ada Diskon Rp 25 Ribu

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 18:02 WIB

Menko Airlangga Minta Dubes Negara Sahabat Kawal Realisasi Investasi Hasil Lawatan Prabowo

Menko Airlangga Minta Dubes Negara Sahabat Kawal Realisasi Investasi Hasil Lawatan Prabowo

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 17:48 WIB

×