Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.599.000
Beli Rp2.485.000
IHSG 5.924,360
LQ45 589,254
Srikehati 291,550
JII 348,641
USD/IDR 18.064

Banyak Ditemukan Barang Palsu, Shopee, Tokopedia dan Bukalapak Masuk Pengawasan AS

M Nurhadi

Senin, 21 Februari 2022 | 14:45 WIB
Banyak Ditemukan Barang Palsu, Shopee, Tokopedia dan Bukalapak Masuk Pengawasan AS
Shopee office

Suara.com - Perusahaan e-commerce asal Singapura, Shopee masuk dalam daftar yang diawasi Kantor Perwakilan Dagang Amerika Serikat atau United States Trade Representative (USTR). Shopee jadi salah satu dari 18 online markets yang masuk dalam daftar 2021 Review of Notorious Markets for Counterfeiting and Piracy (Notorious Markets List).

Melalui siaran pers mereka, USTR merilis temuan mereka, perwakilan USTR, Katherine Tai menjelaskan, perdagangan global barang palsu dan bajakan merusak inovasi dan kreativitas penting AS, serta merugikan pekerja Amerika.

Ia menambahkan, perdagangan ilegal juga meningkatkan kerentanan terhadap pekerja yang terlibat dalam pembuatan barang palsu. Mereka terancam jam kerja yang berlebihan, barang palsu hingga keselamatan mereak bahkan konsumen di seluruh dunia.

Total 42 pasar online dan 35 pasar fisik diidentifikasi oleh USTR dalam Daftar Pasar Terkenal mereka.  

Untuk diketahui, Shopee adalah pasar e-commerce online dan seluler yang berbasis di Singapura dengan platform yang berfokus pada masing-masing negara yang terutama melayani Asia Tenggara, Amerika Latin, dan Eropa.

Para pemegang lisensi merk di Amerika Serikat melaporkan tingkat pemalsuan yang sangat tinggi yang dijual di semua platform Shopee, kecuali platform Shopee Taiwan.

Mereka lantas melaporkan hal ini pada pihak Shopee, namun respon mereka sangat tidak efektif, dan lambat.

Prosedur Shopee untuk memeriksa penjual dilaporkan tidak membuat penjual barang palsu keluar dari platformnya atau mencegah pelanggar berulang untuk mendaftar ulang.

Pemegang hak atau lisensi merk menganggap Shopee tidak serius dalammenciptakan lingkungan yang memastikan penjual tidak menawarkan barang palsu dan merugikan pemilik lisensi asli. 

baca juga

Namun demikian, mengutip dari SingaporeUncensored, Shopee diklaim sudah meningkatkan keterlibatan dengan pemegang hak dalam upaya untuk mengatasi masalah ini.

Selain Shopee, platform e-commerce di Indonesia yang turut ada di dalam daftar ini adalah Tokopedia dan Bukalapak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Saham BUKA Ambles Terus Bikin Investor Nyangkut di Pucuk, Begini Tanggapan Presiden Bukalapak

Saham BUKA Ambles Terus Bikin Investor Nyangkut di Pucuk, Begini Tanggapan Presiden Bukalapak

Bisnis | Rabu, 16 Februari 2022 | 15:45 WIB

Saham Bukalapak Kian Hari Terus Merosot, Mengapa?

Saham Bukalapak Kian Hari Terus Merosot, Mengapa?

Batam | Rabu, 16 Februari 2022 | 14:24 WIB

Willix Halim Resmi Jadi CEO Bukalapak, Komut: Kami Optimis

Willix Halim Resmi Jadi CEO Bukalapak, Komut: Kami Optimis

Sumbar | Rabu, 16 Februari 2022 | 14:15 WIB

Willix Halim Resmi Ditunjuk Sebagai CEO Bukalapak

Willix Halim Resmi Ditunjuk Sebagai CEO Bukalapak

Tekno | Rabu, 16 Februari 2022 | 13:14 WIB

Blak-blakan Bos Bukalapak soal Harga Saham BUKA yang Rontok

Blak-blakan Bos Bukalapak soal Harga Saham BUKA yang Rontok

Bisnis | Rabu, 16 Februari 2022 | 11:18 WIB

Bangun Kampus UMKM di Yogyakarta, Shopee Gandeng Pelaku Usaha Naik Kelas

Bangun Kampus UMKM di Yogyakarta, Shopee Gandeng Pelaku Usaha Naik Kelas

Jogja | Jum'at, 11 Februari 2022 | 16:00 WIB

Terkini

IHSG Mulai Menguat Lagi Pagi ini, Saham RANS Diburu Investor

IHSG Mulai Menguat Lagi Pagi ini, Saham RANS Diburu Investor

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 09:19 WIB

Jakarta Fair 2026 Ditutup, Transaksi Tembus Rp8,2 Triliun dan Dikunjungi 6,1 Juta Orang

Jakarta Fair 2026 Ditutup, Transaksi Tembus Rp8,2 Triliun dan Dikunjungi 6,1 Juta Orang

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 09:11 WIB

Garuda Indonesia Ubah Aturan Bagasi, Bisa Bawa Hingga 64 Kg

Garuda Indonesia Ubah Aturan Bagasi, Bisa Bawa Hingga 64 Kg

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 09:02 WIB

Patra Jasa Perkuat Strategi ESG Lewat Dekarbonisasi

Patra Jasa Perkuat Strategi ESG Lewat Dekarbonisasi

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 08:57 WIB

Dari Pacific Place hingga Ritz-Carlton, Ini Deretan Properti Mewah Milik Tan Kian

Dari Pacific Place hingga Ritz-Carlton, Ini Deretan Properti Mewah Milik Tan Kian

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 08:40 WIB

Harga Cabai Turun, Daging Ayam dan Sapi Malah Naik di Pasar Tradisional

Harga Cabai Turun, Daging Ayam dan Sapi Malah Naik di Pasar Tradisional

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 08:35 WIB

OJK Limpahkan Tersangka Kasus BPR SAWA ke Kejaksaan, Dugaan Kredit Bermasalah Tembus Rp5,8 Miliar

OJK Limpahkan Tersangka Kasus BPR SAWA ke Kejaksaan, Dugaan Kredit Bermasalah Tembus Rp5,8 Miliar

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 08:21 WIB

Siapa Tan Kian? Bos Pacific Place dan JW Marriott yang Kembali Jadi Sorotan

Siapa Tan Kian? Bos Pacific Place dan JW Marriott yang Kembali Jadi Sorotan

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 08:14 WIB

Kata Prabowo: Banyak Petani RI Liburan ke Luar Negeri!

Kata Prabowo: Banyak Petani RI Liburan ke Luar Negeri!

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 07:58 WIB

Emiten Mark Dynamics Optimis Kinerja Kuartal I Tumbuh di Tengah Pemulihan Industri Sarung Tangan

Emiten Mark Dynamics Optimis Kinerja Kuartal I Tumbuh di Tengah Pemulihan Industri Sarung Tangan

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 07:45 WIB

×