Konflik Ukraina Bisa Picu Kenaikan Harga Minyak Goreng, Indonesia Untung?

M Nurhadi

Selasa, 01 Maret 2022 | 17:36 WIB
Konflik Ukraina Bisa Picu Kenaikan Harga Minyak Goreng, Indonesia Untung?
Beragam jenis minyak untuk memasak. (Shutterstock)

Suara.com - Minyak goreng sebagai produk turunan dari sawit jadi salah satu komoditas yang paling mahal diantara jenis minyak nabati lainnya akibat operasi militer Rusia terhadap Ukraina.

Mengutip dari Reuters, harga minyak sawit kualitas premium terus naik hingga sejumlah kalangan memutuskan untuk mengurangi konsumsi dan berlaih ke minyak kedelai. 

Saat ini, harga yang ditawarkan dari minyak sawit mentah (CPO) berada di angka USD1.925 per ton. Cukup tinggi dibandingkan minyak kedelai mentah, harga yang ditawarkan sekitar USD1.865. 

Sementara minyak rapeseed mentah ditawarkan di harga sekira USD1.900. Krisis di Ukraina membuat pedagang minyak mentah bunga matahari kesulitan karena penutupan sejumlah pelabuhan yang terdampak krisis Ukraina.

Selain itu, peningkatan permintaan minyak sawit dan sulitnya pasokan minyak biji matahari juga mulai mengubah peta perdagangan dunia. Kawasan Laut Hitam saat ini menyumbang 60 persen dari produksi minyak bunga matahari.

"Pengilangan Asia dan Eropa telah meningkatkan pembelian minyak sawit untuk pengiriman hampir sebulan untuk menggantikan minyak bunga mahatari. Pembelian ini telah mengangkat minyak sawit ke tingkat harga yang tidak rasional," ujar salah satu perusahaan perdagangan global yang berbasis di Mumbai.

Sementara, produksi kedelai asal Argentina, Brazil, dan Paraguay diperkirakan akan turun akibat kemarau dan intensitas hujan rendah.

"Kosumen memiliki pilihan untuk membeli kedelai tetapi pengiriman kedelai yang cepat terbatas sehingga konsumen membutuhkan waktu lebih lama untuk sampai di Asia dibandingkan dengan minyak sawit," sambung perusahaan sebelumnya.

Harga minyak sawit premium bersifat sementara dan bisa menurun beberapa minggu kedepan karena pembeli beralih ke minyak kedelai pada bulan April. 

baca juga

"Sebagaian besar permintaan untuk minyak sawit dipenuhi oleh Malaysia, karena Indonesia telah membatasi ekspor. Dan ini adalah penerima manfaat terbesar dari situasi geopolitik saat ini," ujar seorang penyuling India.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Eksklusif! Dubes Ukraina Tanggapi Kemenlu RI: Sampai Hari Ini Tak Sebut Rusia hingga Sonder Kata Mengecam

Eksklusif! Dubes Ukraina Tanggapi Kemenlu RI: Sampai Hari Ini Tak Sebut Rusia hingga Sonder Kata Mengecam

News | Selasa, 01 Maret 2022 | 17:24 WIB

Sidak Stok Minyak Goreng, Wali Kota Metro Wahdi Siradjuddin Temukan Praktik Terlarang di Toko Ritel

Sidak Stok Minyak Goreng, Wali Kota Metro Wahdi Siradjuddin Temukan Praktik Terlarang di Toko Ritel

Lampung | Selasa, 01 Maret 2022 | 17:19 WIB

Fitur Google Maps Dinonaktifkan di Ukraina, Informasi Lalu Lintas Tidak Tersedia

Fitur Google Maps Dinonaktifkan di Ukraina, Informasi Lalu Lintas Tidak Tersedia

Otomotif | Selasa, 01 Maret 2022 | 17:17 WIB

Pangkalan Angkatan Udara Ukraina Dihantam Rudal Rusia, Landas Pacu Rusak Berat

Pangkalan Angkatan Udara Ukraina Dihantam Rudal Rusia, Landas Pacu Rusak Berat

Jogja | Selasa, 01 Maret 2022 | 17:10 WIB

Ikuti Sanksi Invasi ke Ukraina, Visa dan Mastercard Blokir Lembaga Keungan Rusia

Ikuti Sanksi Invasi ke Ukraina, Visa dan Mastercard Blokir Lembaga Keungan Rusia

Jogja | Selasa, 01 Maret 2022 | 17:02 WIB

Ridwan Kamil Berharap Taman Indonesia di Ukraina Tak Hancur oleh Perang

Ridwan Kamil Berharap Taman Indonesia di Ukraina Tak Hancur oleh Perang

Jabar | Selasa, 01 Maret 2022 | 16:55 WIB

Terkini

OJK Canangkan Bulan Dana Pensiun 2026, Dorong Masyarakat Siapkan Masa Purnabakti Sejak Dini

OJK Canangkan Bulan Dana Pensiun 2026, Dorong Masyarakat Siapkan Masa Purnabakti Sejak Dini

Bisnis | Senin, 07 September 2026 | 08:35 WIB

6 Bandara Termasuk Soetta Masih Ditutup untuk Penerbangan

6 Bandara Termasuk Soetta Masih Ditutup untuk Penerbangan

Bisnis | Senin, 07 September 2026 | 08:31 WIB

Review Drama Positively Yours, Drama Romcom Antara Atasan dan Karyawan Biasa

Review Drama Positively Yours, Drama Romcom Antara Atasan dan Karyawan Biasa

Your Say | Senin, 07 September 2026 | 08:30 WIB

Gunung Ile Lewotolok Erupsi 2 Kali Dalam 34 Menit, Kolom Abu Tembus 600 Meter!

Gunung Ile Lewotolok Erupsi 2 Kali Dalam 34 Menit, Kolom Abu Tembus 600 Meter!

News | Senin, 07 September 2026 | 08:28 WIB

Apa Bedanya Hasil Akhir Glossy Lip Tint dengan Lip Gloss Biasa?

Apa Bedanya Hasil Akhir Glossy Lip Tint dengan Lip Gloss Biasa?

Lifestyle | Senin, 07 September 2026 | 08:25 WIB

Update Anak Krakatau: 6 Bandara Tutup, 1.500+ Penerbangan Lumpuh, dan Rute Alternatif

Update Anak Krakatau: 6 Bandara Tutup, 1.500+ Penerbangan Lumpuh, dan Rute Alternatif

Bisnis | Senin, 07 September 2026 | 08:24 WIB

Data dan AI Jadi Senjata Dorong Bisnis

Data dan AI Jadi Senjata Dorong Bisnis

Bisnis | Senin, 07 September 2026 | 08:21 WIB

MBG Dihentikan Sementara di Sekolah Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

MBG Dihentikan Sementara di Sekolah Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

News | Senin, 07 September 2026 | 08:18 WIB

Vietnam Menjelma Jadi Pusat Industri Otomotif Baru di Kawasan Asia Tenggara

Vietnam Menjelma Jadi Pusat Industri Otomotif Baru di Kawasan Asia Tenggara

Otomotif | Senin, 07 September 2026 | 08:17 WIB

Imbas Abu Vulkanik Anak Krakatau, 41 Penerbangan Bandara Kualanamu Dibatalkan

Imbas Abu Vulkanik Anak Krakatau, 41 Penerbangan Bandara Kualanamu Dibatalkan

Bisnis | Senin, 07 September 2026 | 08:11 WIB

×