Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.340,020
LQ45 636,637
Srikehati 310,704
JII 381,030
USD/IDR 17.904

Konflik Ukraina Bisa Picu Kenaikan Harga Minyak Goreng, Indonesia Untung?

M Nurhadi

Selasa, 01 Maret 2022 | 17:36 WIB
Konflik Ukraina Bisa Picu Kenaikan Harga Minyak Goreng, Indonesia Untung?
Beragam jenis minyak untuk memasak. (Shutterstock)

Suara.com - Minyak goreng sebagai produk turunan dari sawit jadi salah satu komoditas yang paling mahal diantara jenis minyak nabati lainnya akibat operasi militer Rusia terhadap Ukraina.

Mengutip dari Reuters, harga minyak sawit kualitas premium terus naik hingga sejumlah kalangan memutuskan untuk mengurangi konsumsi dan berlaih ke minyak kedelai. 

Saat ini, harga yang ditawarkan dari minyak sawit mentah (CPO) berada di angka USD1.925 per ton. Cukup tinggi dibandingkan minyak kedelai mentah, harga yang ditawarkan sekitar USD1.865. 

Sementara minyak rapeseed mentah ditawarkan di harga sekira USD1.900. Krisis di Ukraina membuat pedagang minyak mentah bunga matahari kesulitan karena penutupan sejumlah pelabuhan yang terdampak krisis Ukraina.

Selain itu, peningkatan permintaan minyak sawit dan sulitnya pasokan minyak biji matahari juga mulai mengubah peta perdagangan dunia. Kawasan Laut Hitam saat ini menyumbang 60 persen dari produksi minyak bunga matahari.

"Pengilangan Asia dan Eropa telah meningkatkan pembelian minyak sawit untuk pengiriman hampir sebulan untuk menggantikan minyak bunga mahatari. Pembelian ini telah mengangkat minyak sawit ke tingkat harga yang tidak rasional," ujar salah satu perusahaan perdagangan global yang berbasis di Mumbai.

Sementara, produksi kedelai asal Argentina, Brazil, dan Paraguay diperkirakan akan turun akibat kemarau dan intensitas hujan rendah.

"Kosumen memiliki pilihan untuk membeli kedelai tetapi pengiriman kedelai yang cepat terbatas sehingga konsumen membutuhkan waktu lebih lama untuk sampai di Asia dibandingkan dengan minyak sawit," sambung perusahaan sebelumnya.

Harga minyak sawit premium bersifat sementara dan bisa menurun beberapa minggu kedepan karena pembeli beralih ke minyak kedelai pada bulan April. 

baca juga

"Sebagaian besar permintaan untuk minyak sawit dipenuhi oleh Malaysia, karena Indonesia telah membatasi ekspor. Dan ini adalah penerima manfaat terbesar dari situasi geopolitik saat ini," ujar seorang penyuling India.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Eksklusif! Dubes Ukraina Tanggapi Kemenlu RI: Sampai Hari Ini Tak Sebut Rusia hingga Sonder Kata Mengecam

Eksklusif! Dubes Ukraina Tanggapi Kemenlu RI: Sampai Hari Ini Tak Sebut Rusia hingga Sonder Kata Mengecam

News | Selasa, 01 Maret 2022 | 17:24 WIB

Sidak Stok Minyak Goreng, Wali Kota Metro Wahdi Siradjuddin Temukan Praktik Terlarang di Toko Ritel

Sidak Stok Minyak Goreng, Wali Kota Metro Wahdi Siradjuddin Temukan Praktik Terlarang di Toko Ritel

Lampung | Selasa, 01 Maret 2022 | 17:19 WIB

Fitur Google Maps Dinonaktifkan di Ukraina, Informasi Lalu Lintas Tidak Tersedia

Fitur Google Maps Dinonaktifkan di Ukraina, Informasi Lalu Lintas Tidak Tersedia

Otomotif | Selasa, 01 Maret 2022 | 17:17 WIB

Pangkalan Angkatan Udara Ukraina Dihantam Rudal Rusia, Landas Pacu Rusak Berat

Pangkalan Angkatan Udara Ukraina Dihantam Rudal Rusia, Landas Pacu Rusak Berat

Jogja | Selasa, 01 Maret 2022 | 17:10 WIB

Ikuti Sanksi Invasi ke Ukraina, Visa dan Mastercard Blokir Lembaga Keungan Rusia

Ikuti Sanksi Invasi ke Ukraina, Visa dan Mastercard Blokir Lembaga Keungan Rusia

Jogja | Selasa, 01 Maret 2022 | 17:02 WIB

Ridwan Kamil Berharap Taman Indonesia di Ukraina Tak Hancur oleh Perang

Ridwan Kamil Berharap Taman Indonesia di Ukraina Tak Hancur oleh Perang

Jabar | Selasa, 01 Maret 2022 | 16:55 WIB

Terkini

Burnout 2026 Siap Guncang Solo, Seringai hingga Lucky Draw 2 Motor Chopper

Burnout 2026 Siap Guncang Solo, Seringai hingga Lucky Draw 2 Motor Chopper

Surakarta | Rabu, 22 Juli 2026 | 18:56 WIB

Rano Karno Perintahkan Semua Rusun di Jakarta Dipasangi ATM

Rano Karno Perintahkan Semua Rusun di Jakarta Dipasangi ATM

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 18:55 WIB

Pramono Siapkan Obligasi Daerah Pertama di Indonesia, Danai LRT hingga Sekolah

Pramono Siapkan Obligasi Daerah Pertama di Indonesia, Danai LRT hingga Sekolah

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 18:54 WIB

Polri Tegaskan Penangkapan WN Palestina Abdul Karim Sudah Sesuai Prosedur

Polri Tegaskan Penangkapan WN Palestina Abdul Karim Sudah Sesuai Prosedur

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 18:53 WIB

DPRD Kota Bogor Ajak PIM Bogor Raya Sinergi Atasi Stunting dan UMKM

DPRD Kota Bogor Ajak PIM Bogor Raya Sinergi Atasi Stunting dan UMKM

Bogor | Rabu, 22 Juli 2026 | 18:53 WIB

Bukalapak Bangun Mesin Pertumbuhan Baru, Teknologi Gaming Jadi Senjata Ekspansi Global Lewat Joytify

Bukalapak Bangun Mesin Pertumbuhan Baru, Teknologi Gaming Jadi Senjata Ekspansi Global Lewat Joytify

Tekno | Rabu, 22 Juli 2026 | 18:52 WIB

Berapa Harga Jam Tangan Alexandre Christie Wanita Paling Murah? Cek 5 Rekomendasinya

Berapa Harga Jam Tangan Alexandre Christie Wanita Paling Murah? Cek 5 Rekomendasinya

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 18:48 WIB

Ditunjuk Prabowo Jadi Jampidsus, Kuntadi Langsung Ditarget Bereskan Kasus Febrie

Ditunjuk Prabowo Jadi Jampidsus, Kuntadi Langsung Ditarget Bereskan Kasus Febrie

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 18:46 WIB

Kabar Baik untuk Emiten Batu Bara, PNBP Minerba Sudah Tembus 60% dari Target

Kabar Baik untuk Emiten Batu Bara, PNBP Minerba Sudah Tembus 60% dari Target

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 18:43 WIB

Kredit Nganggur Masih Numpuk di Bank

Kredit Nganggur Masih Numpuk di Bank

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 18:42 WIB

×