Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.057,106
LQ45 681,583
Srikehati 330,472
JII 466,124
USD/IDR 17.420

Harga Emas Dunia Terus Naik di Tengah Invasi Rusia ke Ukraina

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Rabu, 02 Maret 2022 | 08:19 WIB
Harga Emas Dunia Terus Naik di Tengah Invasi Rusia ke Ukraina
Ilustrasi emas batang. [shutterstock]

Suara.com - Harga emas dunia melesat tinggi pada perdagangan hari Selasa, kenaikan ini dipicu krisis geopolitik di Eropa imbas invasi Rusia ke Ukraina.

Mengutip CNBC, Rabu (2/3/2022) harga emas di pasar spot melonjak 1,8 persen menjadi USD1.941,51 per ounce karena krisis tersebut mendorong investor ke aset safe-haven. 

Sementara itu emas berjangka Amerika Serikat ditutup meroket 2,3 persen menjadi USD1.943,80 per ounce.

Wall Street tergelincir dan harga minyak melesat kembali di atas USD100 per barel karena konvoi kendaraan lapis baja Rusia terus mendekati ibukota Ukraina, Kyiv.

"Imbal hasil obligasi jatuh karena harga pulih kembali pada arus safe-haven dan dengan beberapa investor mengurangi ekspektasi mereka tentang pengetatan kebijakan moneter secara agresif dari bank sentral. Dengan latar belakang ini, saya memperkirakan emas akan bergerak jauh ke atas USD2.000," ujar Fawad Razaqzada, analis ThinkMarkets.

Emas dianggap sebagai penyimpan nilai yang aman selama ketidakpastian dan juga lindung nilai terhadap kenaikan inflasi.

Sementara itu paladium melesat ke puncak tujuh bulan karena sanksi Barat terhadap Rusia atas invasinya ke Ukraina meningkatkan kekhawatiran pasokan.

Logam auto-katalis itu melonjak sebanyaknya 9,4 persen menjadi USD2.722,79 per ounce di sesi tersebut dan naik 3,4 persen menjadi USD2.572,23.

Analis OANDA, Edward Moya mengatakan ada kekhawatiran yang luar biasa bahwa Rusia, eksportir utama paladium, akan menghadapi gangguan parah karena larangan penerbangan bakal menimbulkan masalah besar dalam mendapatkan pasokan ke berbagai tempat,.

"Pasar paladium sudah mendapati persediaan yang ketat dan sekarang risiko geopolitik akan menyebabkan kekurangan pasokan yang parah." Kata Edward.

Rusia adalah produsen paladium terbesar dunia, dengan Nornickel yang berbasis di Moskow menyumbang 40 persen produksi tambang logam tersebut tahun lalu.

Sedangkan harga perak di pasar spot melambung 3,9 persen menjadi USD25,38 per ounce dan platinum naik 0,9 persen menjadi USD1.052,84 per ounce. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Emas Terus Melonjak Terdorong Krisis Ukraina

Harga Emas Terus Melonjak Terdorong Krisis Ukraina

Bali | Rabu, 02 Maret 2022 | 07:13 WIB

Harga Emas Hari Ini, Antam per Gram Rp977.000

Harga Emas Hari Ini, Antam per Gram Rp977.000

Batam | Selasa, 01 Maret 2022 | 10:55 WIB

Harga Emas Antam Turun di Awal Maret 2022

Harga Emas Antam Turun di Awal Maret 2022

Bisnis | Selasa, 01 Maret 2022 | 10:09 WIB

Terkini

Trump Lontarkan Sinyal Damai dengan Iran saat Cadangan Minyak AS Merosot Tajam

Trump Lontarkan Sinyal Damai dengan Iran saat Cadangan Minyak AS Merosot Tajam

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:57 WIB

BSI Tunjuk Bos Besar MUI jadi Komisaris, Dulu Pernah Kritik Prabowo Agar Keluar dari BoP

BSI Tunjuk Bos Besar MUI jadi Komisaris, Dulu Pernah Kritik Prabowo Agar Keluar dari BoP

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:56 WIB

OJK Bongkar Penipuan di Tren Event Olahraga, Ini Modusnya

OJK Bongkar Penipuan di Tren Event Olahraga, Ini Modusnya

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:33 WIB

Banjir Impor Baja Murah asal China, Krakatau Osaka Steel Resmi Umumkan Kebangkrutan

Banjir Impor Baja Murah asal China, Krakatau Osaka Steel Resmi Umumkan Kebangkrutan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:31 WIB

Apa Itu Ekspedisi Patriot (TEP)? Program Pemerintah dengan Fasilitas Beasiswa Jepang

Apa Itu Ekspedisi Patriot (TEP)? Program Pemerintah dengan Fasilitas Beasiswa Jepang

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:22 WIB

Harga Pangan Hari Ini: Bawang hingga Cabai Kompak Naik, Beras dan Minyak Goreng Ikut Terkerek

Harga Pangan Hari Ini: Bawang hingga Cabai Kompak Naik, Beras dan Minyak Goreng Ikut Terkerek

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:18 WIB

Era Bakar Uang Berakhir! Kini Fintech RI Masuk Fase Jaga Kandang dan Akuntabilitas

Era Bakar Uang Berakhir! Kini Fintech RI Masuk Fase Jaga Kandang dan Akuntabilitas

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:15 WIB

Rupiah Ambyar, Pengamat: RUU Perampasan Aset Bisa Jadi Juru Selamat

Rupiah Ambyar, Pengamat: RUU Perampasan Aset Bisa Jadi Juru Selamat

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:06 WIB

Trump Hentikan Sementara Pengawalan di Selat Hormuz, Harga Minyak Melemah

Trump Hentikan Sementara Pengawalan di Selat Hormuz, Harga Minyak Melemah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:05 WIB

Hati-hati! Pinjol Ilegal Masih Marak, Incar Puluhan Ribu Korban

Hati-hati! Pinjol Ilegal Masih Marak, Incar Puluhan Ribu Korban

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:01 WIB