Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.860.000
Beli Rp2.735.000
IHSG 7.482,878
LQ45 745,920
Srikehati 348,189
JII 516,980
USD/IDR 17.107

Khawatir Tekanan Politik, Rusia Hentikan Penjualan Aset Negara oleh Investor Asing

M Nurhadi | Suara.com

Rabu, 02 Maret 2022 | 11:35 WIB
Khawatir Tekanan Politik, Rusia Hentikan Penjualan Aset Negara oleh Investor Asing
Perdana Menteri Rusia terpilih mikhail mishustin. (Foto: AFP)

Suara.com - Rusia menghentikan sementara para penjualan aset negara itu yang dilakukan investor asing guna memastikan mereka mengambil keputusan yang dipertimbangkan, bukan keputusan yang didorong oleh tekanan politik.

Dana investasi khusus pemerintah untuk memegang atau menguasai aset-aset asing atau Sovereign Wealth Fund (SWF) menghabiskan hingga 1 triliun rubel (10,3 miliar dolar AS) untuk membeli saham di perusahaan-perusahaan Rusia, sebuah keputusan pemerintah menunjukkan, mengkonfirmasikan laporan sebelumnya oleh Reuters.

"Dalam situasi sanksi saat ini, pengusaha asing dipaksa untuk dibimbing, bukan oleh faktor ekonomi, tetapi untuk membuat keputusan di bawah tekanan politik," kata Perdana Menteri Rusia, Mikhail Mishustin.

"Untuk memberikan kesempatan bisnis untuk membuat keputusan yang dipertimbangkan, perintah presiden disiapkan untuk memberlakukan pembatasan sementara untuk keluar dari aset Rusia," lanjut dia.

Pihak berwenang Rusia bergegas untuk menanggapi sanksi yang semakin keras yang dijatuhkan oleh negara-negara Barat sejak Moskow menginvasi Ukraina Kamis lalu (24/2/2022).

Diantaranya seperti pembatasan kemampuan bank sentral untuk menggunakan emas dan cadangan devisanya hingga pengecualian bank-bank besar Rusia dari sistem keuangan internasional.

Pada Senin (28/2/2022) lalu, nilai rubel jatuh ke posisi terendah sepanjang masa memaksa bank sentral untuk menaikkan suku bunga utamanya menjadi 20 persen dan meminta perusahaan pengekspor untuk menjual valas guna mendukung mata uang tersebut.

Perusahaan global yang telah beroperasi di Rusia selama beberapa dekade mengatakan mereka akan menghentikan investasi, termasuk BP dan Shell, pemegang saham masing-masing di perusahaan energi terkemuka Rusia Rosneft dan kilang LNG Sakhalin 2.

Mishustin mengatakan Rusia "terbuka untuk berdialog dengan investor yang berpikiran konstruktif" dan bahwa: "Kami berharap siapa yang berinvestasi ke negara kami akan dapat bekerja di sini lebih lanjut."

Sebelumnya, Bendahara Connecticut Shawn Wooden mengatakan dia akan mengarahkan dana pensiun negara bagian AS untuk menjual aset Rusia, untuk alasan moral dan untuk mengurangi risiko investasi di dana pensiun negara bagian, yang seluruhnya bernilai lebih dari 47 miliar dolar AS.

Institute of International Finance (IIF), sebuah kelompok perdagangan yang mewakili bank-bank besar, telah memperingatkan bahwa Rusia sangat mungkin gagal membayar utang luar negerinya.

Dengan pasar saham Moskow yang babak belur ditutup untuk hari kedua pada Selasa (1/3/2022), miliarder Rusia Mikhail Fridman, yang telah diberi sanksi oleh Uni Eropa, memperingatkan bahwa keluar dari aset Rusia mungkin terbukti sulit bahkan tanpa larangan sementara.

"Saya tidak berpikir kami akan dapat melepaskan aset di Rusia sekarang karena tidak ada pembeli untuk saat ini," kata Fridman kepada wartawan di London.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Fakta Baru Perang Rusia-Ukraina Hari Ini, Aksi Facebook Hingga Indonesia Diminta Dukung Ukraina

5 Fakta Baru Perang Rusia-Ukraina Hari Ini, Aksi Facebook Hingga Indonesia Diminta Dukung Ukraina

Bekaci | Rabu, 02 Maret 2022 | 11:16 WIB

Warga Ukraina Berharap Dukungan Rakyat Indonesia

Warga Ukraina Berharap Dukungan Rakyat Indonesia

Bali | Rabu, 02 Maret 2022 | 11:04 WIB

Tinggalkan Ladang Minyak dan Gas di Rusia, Valuasi ExxonMobil Diprediksi Turun

Tinggalkan Ladang Minyak dan Gas di Rusia, Valuasi ExxonMobil Diprediksi Turun

Bisnis | Rabu, 02 Maret 2022 | 10:59 WIB

5 Merk Mobil Korban Perang Rusia-Ukraina, Ada Mobil Kamu?

5 Merk Mobil Korban Perang Rusia-Ukraina, Ada Mobil Kamu?

Bekaci | Rabu, 02 Maret 2022 | 10:45 WIB

Militer Ukraina Olesi Peluru Pakai Lemak Babi untuk Lawan Tentara Muslim Chechnya

Militer Ukraina Olesi Peluru Pakai Lemak Babi untuk Lawan Tentara Muslim Chechnya

News | Rabu, 02 Maret 2022 | 11:10 WIB

Cerita Pengungsi Non-Ukraina Dapat Perlakuan Rasis saat Selamatkan Diri

Cerita Pengungsi Non-Ukraina Dapat Perlakuan Rasis saat Selamatkan Diri

Video | Rabu, 02 Maret 2022 | 10:40 WIB

Terkini

Riset Danareksa: Ekonomi Indonesia Tetap Tangguh di Kuartal I, Ditopang Konsumsi Rumah Tangga

Riset Danareksa: Ekonomi Indonesia Tetap Tangguh di Kuartal I, Ditopang Konsumsi Rumah Tangga

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 22:15 WIB

Telkom dan PGN Perkuat Ekosistem Green Digital Infrastructure Terintegrasi Bersama Mitra Global

Telkom dan PGN Perkuat Ekosistem Green Digital Infrastructure Terintegrasi Bersama Mitra Global

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 21:45 WIB

ADB Proyeksi Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,2 Persen di 2026

ADB Proyeksi Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,2 Persen di 2026

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 21:30 WIB

Penerimaan Pajak dari MBG Cuma 3-5 Persen, Setara Rp 10,05 T hingga Rp 16,75 T

Penerimaan Pajak dari MBG Cuma 3-5 Persen, Setara Rp 10,05 T hingga Rp 16,75 T

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 19:27 WIB

Toko Online Dibanjiri Produk China, Purbaya Mau Tarik Pajak E-commerce Pertengahan 2026

Toko Online Dibanjiri Produk China, Purbaya Mau Tarik Pajak E-commerce Pertengahan 2026

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:55 WIB

Negosiasi Buntu, Iran ke AS: Rasakan Harga Bensin Kalian!

Negosiasi Buntu, Iran ke AS: Rasakan Harga Bensin Kalian!

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:36 WIB

Komitmen Nyata BRI Group, Sinergi Holding UMi Perkuat Fondasi Ekonomi Masyarakat

Komitmen Nyata BRI Group, Sinergi Holding UMi Perkuat Fondasi Ekonomi Masyarakat

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:25 WIB

Purbaya Kesal Restitusi Pajak 2025 Tembus Rp 360 Triliun, Duga Ada Kebocoran

Purbaya Kesal Restitusi Pajak 2025 Tembus Rp 360 Triliun, Duga Ada Kebocoran

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:22 WIB

OJK Sebut Banyak Orang Mulai Malas Bayar Cicilan Pindar

OJK Sebut Banyak Orang Mulai Malas Bayar Cicilan Pindar

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:06 WIB

Karpet Merah Family Office di Bali: Ambisi Prabowo, Warisan Luhut, dan Kiblat Abu Dhabi

Karpet Merah Family Office di Bali: Ambisi Prabowo, Warisan Luhut, dan Kiblat Abu Dhabi

Bisnis | Senin, 13 April 2026 | 18:02 WIB