Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.890.000
Beli Rp2.770.000
IHSG 7.623,586
LQ45 759,945
Srikehati 349,574
JII 532,247
USD/IDR 17.136

PPRE Fokus Garap Konstruksi di Sektor Jasa Pertambangan

Erick Tanjung | Achmad Fauzi | Suara.com

Rabu, 02 Maret 2022 | 18:55 WIB
PPRE Fokus Garap Konstruksi di Sektor Jasa Pertambangan
Ilustrasi Jasa konstruksi pertambangan (pixabay/pixel2013)

Suara.com - PT PP Presisi Tbk atau PPRE mulai rambah konstruksi di sektor jasa pertambangan. Fokus menggarap konstruksi di sektor jasa pertambangan sudah dilakukan perseroan sejak awal tahun 2021.

Adapun, lingkup pekerjaan yang digarap mulai dari mining development infrastructure seperti pekerjaan pembangunan dan maintenance jalan hauling hin pembangunan infrastruktur tambang lainnya (stockpile, jembatan, dll). Kemudian pekerjaan mining contractor yakni mulai pengupasan lapisan tanah penutup (overburden) hingga pengangkutan ore nikel (hauling services).

Direktur Utama PT PP Presisi Rully Noviandar mengatakan, hingga Desember 2021, total kontrak baru dari jasa pertambangan telah kami dapatkan sebesar Rp 2,9Triliun.

Kontrak-kontrak itu mayoritas berasal dari Weda Bay Nickel sebagai kontraktor mining development dan Tambang Nikel Morowali sebagai mining contractor.

"Dari Weda Bay Nickel, kami telah mengantongi total Rp1,8Triliun hingga Desember 2021 dan mendapatkan tambahan nilai kontrak baru sebesar Rp311Miliar pada Januari 2022 untuk pekerjaan jasa hauling," ujar Rully dalam keterangannya, Rabu (2/3/2022).

Dengan perolehan kontrak baru pada jasa tambang yang cukup signifikan pada tahun 2021, PPRE optimis dapat memperoleh kontrak baru jasa tambang yang besar juga pada tahun 2022, terutama untuk lingkup pekerjaan mining contractor.

Weda Bay Nickel, yang merupakan salah satu tambang nikel terbesar di dunia dengan total produksi per tahunnya mencapai 25 hingga 30 juta ton, tentunya menjadi salah satu incaran PPRE untuk mendapatkan peluang pekerjaan sebagai main contractor.

"Tahun lalu (2021) Weda Bay bekerja dengan 5 kontraktor penambangan untuk mencapai target produksi sebesar 16-20 juta ton. Namun dengan adanya peningkatan target hingga 30 juta ton pertahun, maka Weda Bay juga akan menambah kapasitas kontraktornya," imbuh dia.

Selain Weda Bay, Rully menambahkan, perseroan juga tengah melakukan penjajakan pada beberapa potensi lain untuk tambang nickel maupun mineral lainnya seperti bauksit, silika dan emas baik di wilayah Sulawesi maupun Kalimantan, dengan lingkup pekerjaan mining development maupun mining contractor.

Adapun total potensi tersebut dapat mencapai lebih dari Rp 5 triliun. Dengan total potensi yang besar tersebut, tentunya juga akan meningkatkan kapasitas alat berat perseroan.

"Tahun 2021, total belanja modal kami untuk alat berat mencapai Rp336Miliar dan akan kami tingkatkan sebesar 20 persen. Melalui jasa pertambangan, kami berharap PPRE dapat berperan dalam pemulihan ekonomi Indonesia serta memberikan nilai tambah bagi para stakeholders," pungkas Rully.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Konstruksi Sirkuit Formula E Pakai Bambu, Wagub DKI: Jangan Dianggap Pondasi Itu Harus dari Beton

Konstruksi Sirkuit Formula E Pakai Bambu, Wagub DKI: Jangan Dianggap Pondasi Itu Harus dari Beton

News | Senin, 28 Februari 2022 | 17:07 WIB

Mempertanyakan Sisi Maskulinitas Laki-laki Lewat Buku 'Mask Off: Masculinity Redefined'

Mempertanyakan Sisi Maskulinitas Laki-laki Lewat Buku 'Mask Off: Masculinity Redefined'

Your Say | Jum'at, 25 Februari 2022 | 10:59 WIB

Patung Presiden RI Joko Widodo Jadi Landmark Sirkuit Mandalika, Konstruksi Pemasangan Hampir Selesai

Patung Presiden RI Joko Widodo Jadi Landmark Sirkuit Mandalika, Konstruksi Pemasangan Hampir Selesai

Otomotif | Kamis, 24 Februari 2022 | 06:01 WIB

Terkini

Berbagi Kebaikan Untuk Sesama, Bank Mandiri Gelar Donor Darah Massal Bagi 2.800 Pendonor

Berbagi Kebaikan Untuk Sesama, Bank Mandiri Gelar Donor Darah Massal Bagi 2.800 Pendonor

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 14:29 WIB

Kata Bankir Usai OJK Hapus Utang Rp 1 Juta dari SLIK

Kata Bankir Usai OJK Hapus Utang Rp 1 Juta dari SLIK

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 14:25 WIB

Menteri Ara: Lahan Tanah Abang yang Dikuasai Hercules Milik Negara, Sudah Bisiki Prabowo!

Menteri Ara: Lahan Tanah Abang yang Dikuasai Hercules Milik Negara, Sudah Bisiki Prabowo!

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 14:04 WIB

Jalur Distribusi Tertahan di Selat Hormuz, Australia Lirik Pupuk dari Indonesia

Jalur Distribusi Tertahan di Selat Hormuz, Australia Lirik Pupuk dari Indonesia

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 13:51 WIB

Begini Kesiapan Pos Indonesia Jelang BUMN Logistik Dijadikan Satu

Begini Kesiapan Pos Indonesia Jelang BUMN Logistik Dijadikan Satu

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 13:45 WIB

Siapa Hery Susanto: Ketua Ombudsman dengan Gaji Selangit, 6 Hari Kerja Sudah Ditangkap

Siapa Hery Susanto: Ketua Ombudsman dengan Gaji Selangit, 6 Hari Kerja Sudah Ditangkap

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 13:40 WIB

Harga Bahan Baku Melonjak, Pelaku Usaha Ritel Minta Impor Dipermudah

Harga Bahan Baku Melonjak, Pelaku Usaha Ritel Minta Impor Dipermudah

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 13:15 WIB

IHSG Terkoreksi di Sesi I, 344 Saham Anjlok

IHSG Terkoreksi di Sesi I, 344 Saham Anjlok

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 13:03 WIB

Menilik Labirin Penarikan Dana Trading: Mengapa Transfer Internasional Tak Pernah Instan?

Menilik Labirin Penarikan Dana Trading: Mengapa Transfer Internasional Tak Pernah Instan?

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 13:01 WIB

Sengketa Rp119 Triliun, Emiten Milik Jusuf Hamka Tangkis Kabar Miring Ini

Sengketa Rp119 Triliun, Emiten Milik Jusuf Hamka Tangkis Kabar Miring Ini

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 12:40 WIB