Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

PPRE Fokus Garap Konstruksi di Sektor Jasa Pertambangan

Erick Tanjung, Achmad Fauzi

Rabu, 02 Maret 2022 | 18:55 WIB
PPRE Fokus Garap Konstruksi di Sektor Jasa Pertambangan
Ilustrasi Jasa konstruksi pertambangan (pixabay/pixel2013)

Suara.com - PT PP Presisi Tbk atau PPRE mulai rambah konstruksi di sektor jasa pertambangan. Fokus menggarap konstruksi di sektor jasa pertambangan sudah dilakukan perseroan sejak awal tahun 2021.

Adapun, lingkup pekerjaan yang digarap mulai dari mining development infrastructure seperti pekerjaan pembangunan dan maintenance jalan hauling hin pembangunan infrastruktur tambang lainnya (stockpile, jembatan, dll). Kemudian pekerjaan mining contractor yakni mulai pengupasan lapisan tanah penutup (overburden) hingga pengangkutan ore nikel (hauling services).

Direktur Utama PT PP Presisi Rully Noviandar mengatakan, hingga Desember 2021, total kontrak baru dari jasa pertambangan telah kami dapatkan sebesar Rp 2,9Triliun.

Kontrak-kontrak itu mayoritas berasal dari Weda Bay Nickel sebagai kontraktor mining development dan Tambang Nikel Morowali sebagai mining contractor.

"Dari Weda Bay Nickel, kami telah mengantongi total Rp1,8Triliun hingga Desember 2021 dan mendapatkan tambahan nilai kontrak baru sebesar Rp311Miliar pada Januari 2022 untuk pekerjaan jasa hauling," ujar Rully dalam keterangannya, Rabu (2/3/2022).

Dengan perolehan kontrak baru pada jasa tambang yang cukup signifikan pada tahun 2021, PPRE optimis dapat memperoleh kontrak baru jasa tambang yang besar juga pada tahun 2022, terutama untuk lingkup pekerjaan mining contractor.

Weda Bay Nickel, yang merupakan salah satu tambang nikel terbesar di dunia dengan total produksi per tahunnya mencapai 25 hingga 30 juta ton, tentunya menjadi salah satu incaran PPRE untuk mendapatkan peluang pekerjaan sebagai main contractor.

"Tahun lalu (2021) Weda Bay bekerja dengan 5 kontraktor penambangan untuk mencapai target produksi sebesar 16-20 juta ton. Namun dengan adanya peningkatan target hingga 30 juta ton pertahun, maka Weda Bay juga akan menambah kapasitas kontraktornya," imbuh dia.

Selain Weda Bay, Rully menambahkan, perseroan juga tengah melakukan penjajakan pada beberapa potensi lain untuk tambang nickel maupun mineral lainnya seperti bauksit, silika dan emas baik di wilayah Sulawesi maupun Kalimantan, dengan lingkup pekerjaan mining development maupun mining contractor.

Adapun total potensi tersebut dapat mencapai lebih dari Rp 5 triliun. Dengan total potensi yang besar tersebut, tentunya juga akan meningkatkan kapasitas alat berat perseroan.

"Tahun 2021, total belanja modal kami untuk alat berat mencapai Rp336Miliar dan akan kami tingkatkan sebesar 20 persen. Melalui jasa pertambangan, kami berharap PPRE dapat berperan dalam pemulihan ekonomi Indonesia serta memberikan nilai tambah bagi para stakeholders," pungkas Rully.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Konstruksi Sirkuit Formula E Pakai Bambu, Wagub DKI: Jangan Dianggap Pondasi Itu Harus dari Beton

Konstruksi Sirkuit Formula E Pakai Bambu, Wagub DKI: Jangan Dianggap Pondasi Itu Harus dari Beton

News | Senin, 28 Februari 2022 | 17:07 WIB

Mempertanyakan Sisi Maskulinitas Laki-laki Lewat Buku 'Mask Off: Masculinity Redefined'

Mempertanyakan Sisi Maskulinitas Laki-laki Lewat Buku 'Mask Off: Masculinity Redefined'

Your Say | Jum'at, 25 Februari 2022 | 10:59 WIB

Patung Presiden RI Joko Widodo Jadi Landmark Sirkuit Mandalika, Konstruksi Pemasangan Hampir Selesai

Patung Presiden RI Joko Widodo Jadi Landmark Sirkuit Mandalika, Konstruksi Pemasangan Hampir Selesai

Otomotif | Kamis, 24 Februari 2022 | 06:01 WIB

Terkini

Tak Cuma AS, Pemerintah RI Siapkan 'Karpet Merah' DHE SDA Eksportir Asing

Tak Cuma AS, Pemerintah RI Siapkan 'Karpet Merah' DHE SDA Eksportir Asing

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 19:20 WIB

Perkuat GCG dan Efisiensi, Pengamat Apresiasi Tata Kelola BUMN

Perkuat GCG dan Efisiensi, Pengamat Apresiasi Tata Kelola BUMN

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 16:54 WIB

Danantara Sumberdaya Indonesia Beroperasi, Pemerintah Masih "Buta" Soal Target Kinerja

Danantara Sumberdaya Indonesia Beroperasi, Pemerintah Masih "Buta" Soal Target Kinerja

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 16:47 WIB

DSI Resmi Kelola Ekspor Mulai 1 Juni, Ada Bocoran Peran Dirjen Bea Cukai

DSI Resmi Kelola Ekspor Mulai 1 Juni, Ada Bocoran Peran Dirjen Bea Cukai

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 16:19 WIB

Belajar dari 'TikTok', Rugi di Pasar Modal: Bahaya Investasi Berbasis Tren Media Sosial

Belajar dari 'TikTok', Rugi di Pasar Modal: Bahaya Investasi Berbasis Tren Media Sosial

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:25 WIB

Bisnis Gerai Minuman di Tengah Tekanan Ekonomi, Ada yang Tutup dan Berkembang

Bisnis Gerai Minuman di Tengah Tekanan Ekonomi, Ada yang Tutup dan Berkembang

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 15:20 WIB

IHSG Ambles Tapi Aset Emiten Melesat Rp94 Triliun, Ini Penyebabnya

IHSG Ambles Tapi Aset Emiten Melesat Rp94 Triliun, Ini Penyebabnya

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 14:57 WIB

Harga CPO Anjlok Pertengahan Tahun 2026, Kemendag Ungkap Penyebabnya

Harga CPO Anjlok Pertengahan Tahun 2026, Kemendag Ungkap Penyebabnya

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:43 WIB

Rincian Aturan Baru Pajak UMKM: CV, Firma, dan PT Baru Kehilangan Fasilitas PPh

Rincian Aturan Baru Pajak UMKM: CV, Firma, dan PT Baru Kehilangan Fasilitas PPh

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:11 WIB

Harga Pangan Kian Meroket: Cabai Merah Besar Tembus Rp107 Ribu, Beras Ikut Naik

Harga Pangan Kian Meroket: Cabai Merah Besar Tembus Rp107 Ribu, Beras Ikut Naik

Bisnis | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:37 WIB