Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.885.000
Beli Rp2.725.000
IHSG 7.378,606
LQ45 715,878
Srikehati 346,150
JII 498,926

Sanksi Barat ke Rusia Jadi Penyebab Melesatnya Harga Paladium dan Emas

Iwan Supriyatna | Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Senin, 07 Maret 2022 | 07:34 WIB
Sanksi Barat ke Rusia Jadi Penyebab Melesatnya Harga Paladium dan Emas
Ilustrasi logam mulia paladium. [Shutterstock]

Suara.com - Harga paladium melesat ke level tertinggi 10 bulan atau mendekati USD3.000 per ounce pada akhir pekan lalu. Kenaikan ini dipicu kekhawatiran pasokan dari Rusia yang berkurang akibat sanksi dari negara Barat imbas invasi negara tersebut ke Ukraina.

Kondisi ini juga membuat harga emas ikut terkerek naik.

Mengutip CNBC, Senin (7/3/2022) harga paladium di pasar spot naik 6,1 persen menjadi USD2.943,56 per ons setelah sempat naik ke posisi tertinggi USD2.970,50 sejak Mei 2021.

Rusia menyumbang 40 persen dari produksi global logam tersebut. Palladium menuju kenaikan 24 persemln minggu ini, kinerja terbaiknya sejak akhir Maret 2020.

"Ada konsensus yang berkembang bahwa Rusia tidak memperlambat kampanye militernya dan Anda hanya akan melihat sanksi menjadi jauh lebih sulit, dan itu benar-benar akan mengganggu bisnis untuk mendapatkan pasokan paladium itu," kata Edward Moya, senior analis pasar di OANDA.

Menurut dia larangan penerbangan, masalah logistik, dan sanksi akan membuat paladium sangat bullish karena ini terjadi pada saat permintaan mulai meningkat secara signifikan.

Sementara itu harga emas di pasar spot melonjak 1 persen menjadi USD1.954,53 per ounce dan naik sekitar 3,5 persen untuk minggu ini. Emas berjangka AS naik 1,1 persen menjadi USD1.956,70.

"Krisis Rusia-Ukraina akan terus mendukung prospek harga logam mulia yang lebih tinggi," kata analis Saxo Bank, Ole Hansen dalam sebuah catatan.

Emas batangan yang dianggap sebagai penyimpan nilai yang aman selama ketidakpastian seperti itu, sebagian besar mengabaikan lonjakan 1 persen dalam dolar - tempat berlindung alternatif - dan kemungkinan kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve akhir bulan ini.

Sementara logam lainnya perak naik 1,2 persen menjadi USD25,45 per ounce, menguat untuk kelima pekan berturut-turut. Platinum naik 2,5 persen menjadi USD1,108,19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Profil DJ Una, Viral Gegara Disawer Duit Sampai Emas di Sidrap

Profil DJ Una, Viral Gegara Disawer Duit Sampai Emas di Sidrap

Entertainment | Senin, 07 Maret 2022 | 00:15 WIB

Pamer Mandi Uang Usai Disawer, DJ Una: Ini Sidrap Bos!

Pamer Mandi Uang Usai Disawer, DJ Una: Ini Sidrap Bos!

Entertainment | Minggu, 06 Maret 2022 | 13:32 WIB

Disawer Uang Rp 240 Juta hingga Gelang Emas, DJ Una Jadi Perbincangan

Disawer Uang Rp 240 Juta hingga Gelang Emas, DJ Una Jadi Perbincangan

Bogor | Minggu, 06 Maret 2022 | 09:29 WIB

Terkini

Berkat Bantuan BI Rupiah Akhirnya Bangkit, Ditutup ke Level Rp 17.228

Berkat Bantuan BI Rupiah Akhirnya Bangkit, Ditutup ke Level Rp 17.228

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 16:08 WIB

Pemerintah Tangguhkan Ekspor Minyak Mentah, Fokus Kebutuhan Dalam Negeri

Pemerintah Tangguhkan Ekspor Minyak Mentah, Fokus Kebutuhan Dalam Negeri

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 16:04 WIB

BRI Consumer Expo 2026 Tawarkan Bunga KPR 1,75% dan Hiburan Meriah

BRI Consumer Expo 2026 Tawarkan Bunga KPR 1,75% dan Hiburan Meriah

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 16:01 WIB

Potret Horor Ketimpangan Ekonomi: Harta 50 Triliuner RI Bertambah Rp13,48 Miliar Setiap hari

Potret Horor Ketimpangan Ekonomi: Harta 50 Triliuner RI Bertambah Rp13,48 Miliar Setiap hari

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 16:01 WIB

Hari Bumi 2026, Telkom Pertegas Langkah Strategis Menuju Masa Depan Berkelanjutan

Hari Bumi 2026, Telkom Pertegas Langkah Strategis Menuju Masa Depan Berkelanjutan

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 15:57 WIB

Kisah Nasabah PNM Mekaar, Ibu Anastasia: Membangun Salon Inklusif dan Gratis untuk ODGJ

Kisah Nasabah PNM Mekaar, Ibu Anastasia: Membangun Salon Inklusif dan Gratis untuk ODGJ

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 15:41 WIB

Sambut Idul Adha, Berkurban Makin Praktis dan Nyaman lewat BRImo, Berikut Langkah-langkahnya

Sambut Idul Adha, Berkurban Makin Praktis dan Nyaman lewat BRImo, Berikut Langkah-langkahnya

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 15:37 WIB

Pasang Surut Rupiah Sejak 1998, Kurs Dolar Kembali Mendekati Level Krisis Moneter?

Pasang Surut Rupiah Sejak 1998, Kurs Dolar Kembali Mendekati Level Krisis Moneter?

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 15:29 WIB

Indonesia Impor Minyak Rusia Hingga 150 Juta Barel, Belum Cukup Sampai Akhir Tahun

Indonesia Impor Minyak Rusia Hingga 150 Juta Barel, Belum Cukup Sampai Akhir Tahun

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 15:21 WIB

Tak Cuma Outflow, Rebalancing MSCI Justru Bisa Picu Aksi Borong Saham

Tak Cuma Outflow, Rebalancing MSCI Justru Bisa Picu Aksi Borong Saham

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 14:54 WIB