Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.905,620
LQ45 668,634
Srikehati 330,295
JII 446,889
USD/IDR 17.410

PT PP Presisi Raih Kontrak Baru Rp 101 Miliar Garap Peningkatan Jalan di Mojokerto

Chandra Iswinarno | Achmad Fauzi | Suara.com

Selasa, 08 Maret 2022 | 19:28 WIB
PT PP Presisi Raih Kontrak Baru Rp 101 Miliar Garap Peningkatan Jalan di Mojokerto
Ilustrasi PT PP Presisi. [https://pp-presisi.co.id/]

Suara.com - PT PP Presisi Tbk (PPRE) meraih kontrak baru Pekerjaan Peningkatan Jalan Empu Nala (PEN) di Kota Mojokerto, Jawa Timur senilai Rp 101 miliar. Perolehan kontrak baru tersebut menambah total pencapaian kontrak baru perseroan hingga saat ini sebesar Rp 577,7 miliar.

Proyek Pekerjaan Peningkatan Jalan Empu Nala tersebut merupakan program Pemerintah Kota (Pemkot) Mojokerto Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman dengan menggunakan anggaran APBD Pemerintah Kota Mojokerto Tahun Anggaran 2022.

Direktur Operasi PT PP Presisi M Darwis Hamzah menjelaskan, perseroan akan mengerjakan peningkatan jalan sepanjang 2,4 km mulai dari Jalan Bypass hingga Simpang Empat Sekarsari dengan lingkup kerja dominan yaitu pengadaan dan pemasangan box culvert di sepanjang saluran drainase Jalan Empu Nala.

Fungsi drainase akan ditingkatkan dimana bagian atasnya dapat dimanfaatkan sebagai jalan aktif untuk menambah kapasitas jalan yang awalnya hanya 2 lajur dengan 2 arah menjadi 4 lajur dengan 2 arah.

"Selain itu, lebar jalan juga akan bertambah menjadi rata-rata 17 meter," ujar Darwis dalam keterangannya, Selasa (8/3/2022).

Proyek yang akan berlangsung selama 12 bulan tersebut bertujuan untuk dapat mengangkat perekonomian masyarakat Mojokerto.

Melalui perbaikan sarana infrastruktur, diharapkan dapat memberikan peluang lebih besar bagi warga untuk menjalankan usahanya, karena selama ini kondisi jalan di Empu Nala terhalang oleh sungai dan taman.

PP Presisi menargetkan perolehan kontrak baru tahun 2022 dapat mencapai Rp 5,9 triliun, di mana komposisi terbesarnya adalah pekerjaan civil work dan mining services.

Sebagai perusahaan jasa konstruksi berbasis alat berat terintegrasi, kedua lini bisnis tersebut merupakan backbone aktivitas bisnis PP Presisi yang didukung oleh kapasitas alat berat yang dapat digunakan untuk kedua pekerjaan tersebut.

"Dengan armada alat berat pekerjaan sipil yang kami miliki, tentunya proyek tersebut dapat terlaksana sesuai target mutu, waktu dan biaya," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PT PP Targetkan Kontrak Baru Rp31 Triliun Pada 2022

PT PP Targetkan Kontrak Baru Rp31 Triliun Pada 2022

Bisnis | Jum'at, 14 Januari 2022 | 19:37 WIB

PT PP Lepas Saham Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi ke Investor Hong Kong

PT PP Lepas Saham Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi ke Investor Hong Kong

News | Jum'at, 23 April 2021 | 20:00 WIB

PT PP Kebut Pembangunan Bendungan Way Sekampung dan Pidekso

PT PP Kebut Pembangunan Bendungan Way Sekampung dan Pidekso

Bisnis | Jum'at, 12 Maret 2021 | 08:33 WIB

Terkini

Paradoks Beras: Stok Melimpah 5,19 Juta Ton, Harga di 105 Daerah Masih Melonjak

Paradoks Beras: Stok Melimpah 5,19 Juta Ton, Harga di 105 Daerah Masih Melonjak

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:24 WIB

Rupiah Tembus di Rp17.500, Pedagang Elektronik: Harga Sudah Naik 5 Persen

Rupiah Tembus di Rp17.500, Pedagang Elektronik: Harga Sudah Naik 5 Persen

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:07 WIB

Rupiah Tembus Rp17.528, Harga Laptop dan Ponsel di Mall Ambasador Terancam Melonjak

Rupiah Tembus Rp17.528, Harga Laptop dan Ponsel di Mall Ambasador Terancam Melonjak

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:58 WIB

Siap-siap! Dana Rp 31,5 Triliun Bakal Hilang dari Pasar Modal RI

Siap-siap! Dana Rp 31,5 Triliun Bakal Hilang dari Pasar Modal RI

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:32 WIB

RI Bakal Punya Pusat Riset Timah di Bangka

RI Bakal Punya Pusat Riset Timah di Bangka

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gegara Pelemahan Rupiah, Harga AC dan TV Langsung Naik

Gegara Pelemahan Rupiah, Harga AC dan TV Langsung Naik

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 18:05 WIB

Pegadaian Semarang Luncurkan BCC 2026 di UNNES, Lebih dari 1.000 Mahasiswa Hadir

Pegadaian Semarang Luncurkan BCC 2026 di UNNES, Lebih dari 1.000 Mahasiswa Hadir

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:58 WIB

Rupiah Cetak Rekor Terlemah, IHSG Ditutup Merah Lagi

Rupiah Cetak Rekor Terlemah, IHSG Ditutup Merah Lagi

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:07 WIB

Purbaya Siap Jelaskan ke DPR soal Rupiah Lemah, Tegaskan Itu Tanggung Jawab BI

Purbaya Siap Jelaskan ke DPR soal Rupiah Lemah, Tegaskan Itu Tanggung Jawab BI

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:06 WIB

Jelang Rebalancing MSCI, Emiten Sinarmas DSSA Ditinggal Kabur Investor Asing

Jelang Rebalancing MSCI, Emiten Sinarmas DSSA Ditinggal Kabur Investor Asing

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:39 WIB