Kunci Sukses Trading, Pahami Dulu Support Resistance

Iwan Supriyatna

Rabu, 16 Maret 2022 | 11:43 WIB
Kunci Sukses Trading, Pahami Dulu Support Resistance
Live Trading via Zoom "Entry Point Signal & Analisa Menurut 3 EMA".

Suara.com - Dalam Live Trading via Zoom "Entry Point Signal & Analisa Menurut 3 EMA" Bersama Ms. Cenli Yani, Kamis (10/3), Ms. Cenli mengungkapkan bahwa teknik 3 EMA ini adalah sebuah teknik dasar yang merupakan pengembangan dari Support Resistance.

“Teknik 3 EMA adalah teknik dasar di mana teknik dasar yang dikembangkan dari Support Resistance. Artinya, sebelum adanya teknikal-teknikal lain seperti Moving Average, Fibonacci, Stokastik dan lain-lain itu, banyak banget teknik yang didasarkan dari Support Resistance,” ucap Ms. Cenli Yani Trading Analyst Didimax ditulis Rabu (16/3/2022).

Ia juga mengungkapkan bahwa ia selalu berpesan kepada para peserta Live Trading untuk mempelajari Support Resistance setelahnya baru bisa pakai teknik apapun untuk trading.

“Jadi, kenapa saya selalu mengulang mengingatkan harus mempelajari dulu Support Resistance, baru sesudahnya ketika sudah menguasai, baru teknik apapun bisa digunakan. Support Resistance itu sangat penting karena teknik ini yang menjadi teknik paling dasar dari teknik lainnya,” ungkapnya.

Langkah berikutnya ketika sudah belajar dan menguasai Support Resistance, Ms. Cenli menjelaskan kepada para peserta untuk tahu mengenai pola Candle. Menurutnya, pola Candle yang perlu diketahui bukan tentang Candle Hammer, Doji, dan lain-lain yang sebenarnya tidak harus dihafalkan tetapi seiring praktiknya para peserta akan fasih mana Candle pembalik arah, penerus arah, dan konfirmasi serta koreksi.

“Itu yang paling penting!”, ucap Ms. Cenli.

Teknik 3 EMA sendiri dapat ditemukan di mesin pencari Google. Tapi menurut Ms. Cenli, 3 EMA yang berada di Google adalah materi Moving Average secara umum dan ada beberapa teknik yang disertakan di materi-materi yang ada di mesin pencari tersebut.

“Moving Average 3 EMA ini bukan buatan saya. Saya juga menemukannya di Google tetapi yang saya gunakan adalah penyempurnaan dari yang saya analisakan selama 6 tahun,” ujarnya.

“Semua materi 3 EMA ditemui di mesin pencari Google adalah materi Moving Average secara umum. Moving Average sendiri bisa digunakan sebagai Support Resistance, Trigger, acuan sebagai di mana kita Open Position, acuan sebagai Take Profit serta Stop Loss. Semua Moving Average pakai teknik itu. Tapi di 3 EMA ini ada beberapa teknik yang tidak disertakan di materi-materi yang ada di Google,” tambahnya.

baca juga

Lalu bagaimana menentukan Take Profit dan Stop Loss? Ms. Cenli menjelaskan bahwa menentukan itu semua bisa dilihat dari Money Management, Support Resistance atau bisa juga berdasarkan teknik yang dipakai.

“Menentukan itu semua bisa dilihat dari Money Management, Support Resistance atau bisa juga berdasarkan teknik yang dipakai. Mau 1:1 atau 1:2 itu tergantung Money Management, tergantung teknik yang dipakai. Kalau misalnya menggunakan Support Resistance berarti harus ditandai Stop Loss-nya di harga Support Resistance. Kalau sudah menggunakan Take Profit dan Stop Loss di area Support Resistance, balik lagi berapa profit yang mau diambil,” jelas Ms. Cenli.

Dalam Live Trading ini, ia juga mengingatkan kepada para peserta untuk selalu melihat fundamental-fundamental yang ada. Kondisi harga emas yang mengalami kenaikan saat ini berdasarkan fundamental yang sedang terjadi yaitu Invasi Rusia ke Ukraina.

“Naiknya XAUUSD ini adalah catatan baru sejarah karena naik berdasarkan fundamental yang kita tahu. Fundamental yang kita tahu adalah invasi Rusia vs Ukraina yang membuat aset Safe Haven melambung tinggi. Karena para investor lebih memilih beralih ke beli emas daripada aset mereka hilang. Beli emas lebih safe kalau kondisi dunia ini mengalami perang,” ingatnya.

“Tapi kalau perang ini sudah mengalami perdamaian, emas akan kembali ke tren normalnya, naik turun secara normal. Kalau missal emas tertinggi sekarang berada di 2.072 berarti dia harus ke area paling rendah yaitu 1.700. Karena di mana pun harga berada akan kembali ke tren harga paling rendah ataupun paling tinggi,” tutup Ms. Cenli.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Profil Chris Ryan: Aktor Ngaku Jadi Korban Robot Trading, Malah Pancing Curiga

Profil Chris Ryan: Aktor Ngaku Jadi Korban Robot Trading, Malah Pancing Curiga

Entertainment | Rabu, 16 Maret 2022 | 11:38 WIB

Aktor Chris Ryan Jadi Korban Robot Trading Fahrenheit, Rugi Rp 30 Miliar

Aktor Chris Ryan Jadi Korban Robot Trading Fahrenheit, Rugi Rp 30 Miliar

Entertainment | Rabu, 16 Maret 2022 | 11:17 WIB

Lebih Ngeri dari Doni Salmanan, Hendry Susanto Bos Robot Fahrenheit Diduga Bawa Kabur Rp 5 Triliun

Lebih Ngeri dari Doni Salmanan, Hendry Susanto Bos Robot Fahrenheit Diduga Bawa Kabur Rp 5 Triliun

Lifestyle | Rabu, 16 Maret 2022 | 11:16 WIB

Terkini

Bukan Cuma Megapiksel, OPPO dan Hasselblad Uji 3 Hal Penting agar Foto HP Lebih Natural

Bukan Cuma Megapiksel, OPPO dan Hasselblad Uji 3 Hal Penting agar Foto HP Lebih Natural

Tekno | Sabtu, 07 November 2026 | 17:12 WIB

Penyelam TNI AL Temukan Kotak Hitam Heli Mi-17 yang Jatuh di Laut Kalteng

Penyelam TNI AL Temukan Kotak Hitam Heli Mi-17 yang Jatuh di Laut Kalteng

News | Sabtu, 07 November 2026 | 17:07 WIB

GJLS: Berapi-Api, Aksi Pemadam Kebakaran Paling Konyol dan Menghibur!

GJLS: Berapi-Api, Aksi Pemadam Kebakaran Paling Konyol dan Menghibur!

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 17:00 WIB

Kebakaran Hebat di Kalimalang Bekasi: Lapak Palet Ludes, Api Merembet ke Bangunan Warga

Kebakaran Hebat di Kalimalang Bekasi: Lapak Palet Ludes, Api Merembet ke Bangunan Warga

News | Sabtu, 07 November 2026 | 16:52 WIB

Keanu Reeves Kembali ke Semesta John Wick Lewat Prekuel Animasi Terbaru

Keanu Reeves Kembali ke Semesta John Wick Lewat Prekuel Animasi Terbaru

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 16:45 WIB

Nekat Serang Polisi Saat Disergap, Tiga Bandit di Tulang Bawang Didor: Terbongkar Terlibat 10 Kasus

Nekat Serang Polisi Saat Disergap, Tiga Bandit di Tulang Bawang Didor: Terbongkar Terlibat 10 Kasus

Lampung | Sabtu, 07 November 2026 | 16:41 WIB

Apakah CPNS 2026 Akan Dibuka? Catat Syarat, Dokumen, dan Bocoran Formasinya

Apakah CPNS 2026 Akan Dibuka? Catat Syarat, Dokumen, dan Bocoran Formasinya

News | Sabtu, 07 November 2026 | 16:38 WIB

LPS Tetapkan Syarat Ketat Perusahaan Peserta Penjaminan Polis Asuransi, Berlaku Juli 2027

LPS Tetapkan Syarat Ketat Perusahaan Peserta Penjaminan Polis Asuransi, Berlaku Juli 2027

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 16:36 WIB

TNI Sempat Minta OPM Menyerah Sebelum Kontak Tembak 45 Menit di Yahukimo

TNI Sempat Minta OPM Menyerah Sebelum Kontak Tembak 45 Menit di Yahukimo

News | Sabtu, 07 November 2026 | 16:32 WIB

Dari Jurnal Hilang, Berakhir dengan Jatuh Hati: Dilema di Novel Obliviate

Dari Jurnal Hilang, Berakhir dengan Jatuh Hati: Dilema di Novel Obliviate

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 16:30 WIB

×